facebook

Penis Pemuka Agama di India Dipotong karena Memperkosa

Pebriansyah Ariefana
Penis Pemuka Agama di India Dipotong karena Memperkosa
Lelaki kesakitan di area penisnya. [shutterstock]

Pelaku pemerkosaan itu masih hidup dengan kondisi penis terpotong.

Suara.com - Seorang perempuan asal India berusia 23 tahun mengaku diperkosa seorang pemuka agama Hindu selama bertahun-tahun. Perempuan itu pun memotong penis lelaki berusia 54 tahun itu.

Aksi potong penis itu dilakukan saat pemuka agama Hindu yang dia sebut sebagai 'guru' itu mencoba memperkosanya kembali di rumahnya di negara bagian selatan Kerala, Sabtu (20/5/2017) kemarin.

Mahasiswi itu ada di kediamannya di ibukota negara bagian Thiruvananthapuram, Jumat malam saat dia mengatakan bahwa lelaki berusia 54 tahun itu menyerangnya.

Kepala Kepolisian Sektor setempat G Sparjan Kumar mengatakan kepada kantor berita AFP melalui telepon, bahwa 'guru Hindu' itu berulang kali mengunjungi rumah korban untuk melakukan ritual kesehatan.

Baca Juga: Pelaku Pemerkosaan Mayoritas dari Hubungan Sedarah

Polisi telah menjerat lelaki 54 tahun itu dengan kejahatan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Sebab Perempuan itu diperkosa sejak duduk di bangku sekolah menengah atas.

"Dia menggunakan pisau untuk berhatan dan pisau itu digunakan untuk memotong penisnya," kata Kumar.

Korban pemerkosaan itu kini dalam perlindungan polisi dan menerima konseling trauma.

Media setempat melaporkan bahwa tersangka berada dalam kondisi stabil dan masih hidup setelah menjalani prosedur medis darurat di rumah sakit.

Sebelumnya juga ada insiden penyerangan seksual baru-baru ini yang melibatkan pemuka agama di negara bagian India selatan.

Baca Juga: Awal Kasus Pemerkosaan Dukun Cabul Cilandak Terungkap

Tahun lalu saja seorang pastor divonis 40 tahun penjara oleh pengadilan di Kerala karena memperkosa seorang gadis berusia 12 tahun pada tahun 2014. (Al Jazeera)