Bom Bunuh Diri Kampung Melayu, Polisi Temukan KTP

Siswanto

Kamis, 25 Mei 2017 | 10:44 WIB
Bom Bunuh Diri Kampung Melayu, Polisi Temukan KTP
Personil Inafis dan Labfor Polri mengevakuasi jenazah dan potongan tubuh korban ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jaktim, (25/5) dini hari. Potongan tubuh dan satu jasad di atas motor dievakuasi untuk diidentifikasi. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepolisian mengalihkan sementara arus lalu lintas dari Pasar Gembong ke arah Lapangan Ros, Tebet, karena kembali dilakukan olah tempat kejadian perkara ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, Kamis (25/5/2017), pada pukul 08.39 WIB, masih dilakukan olah TKP di lokasi ledakan Kampung Melayu sehingga untuk sementara lalu lintas dari arah Pasar Gembrong menuju Lapangan Ros dialihkan.

Petugas kepolisian kembali mensterilkan lokasi ledakan bom sekitar pukul 08.30 WIB, setelah sekitar pukul 05.00 WIB garis polisi dilepas.

Aparat juga baru menemukan dua buku telepon di dekat lokasi kejadian, karenanya TKP kembali disterilkan dengan radius 20 meter.

Dalam pemberitaan sebelumnya Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengonfirmasi terjadi dua ledakan bom pada Rabu (24/5/2017).

Perbedaan jarak lokasi bom kedua yang meledak sekitar 5 menit setelah yang pertama hanya sekitar 10 hingga 12 meter.

Pihak kepolisian telah selesai melakukan olah TKP sekitar pukul 05.00 WIB dan mengumpulkan beberapa informasi dari sana termasuk komponen atau bagian serpihan bom.

Pihak kepolisian menemukan kartu tanda penduduk dan dilanjutkan melakukan pencarian pemiliknya. Selain itu, dia mengatakan akan melakukan pengamatan rekaman CCTV  yang sudah diserahkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Berdasarkan dari rekaman CCTV, menurut Martinus, kepolisian akan mencoba menganalisis untuk memperoleh gambaran utuh sebelum dan sesaat setelah kejadian. Dari sini diharapkan dapat diketahui apakah ini disengaja atau direncanakan dilakukan di tempat umum, dan apakah benar hanya dua pelaku saja atau ada pihak lain yang terlibat.

Ia meminta masyarakat tetap tenang, beraktivitas seperti biasa. Jika menemukan hal mencurigakan masyarakat diminta untuk segera melapor ke pihak kepolisian, karena ini akan menambah informasi untuk melakukan tindakan pencegahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×