Banyuwangi Buat Rumah Singgah Bagi Warga yang Dirujuk ke Surabaya

Adhitya Himawan

Jum'at, 02 Juni 2017 | 14:50 WIB
Banyuwangi Buat Rumah Singgah Bagi Warga yang Dirujuk ke Surabaya
Rumah singgah yang didirikan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. [Dok Pemkab Banyuwangi]

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi membuka rumah singgah bagi warganya yang sakit dan harus dirujuk ke RSUD dr Soetomo, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kota Surabaya. Warga Banyuwangi yang sakit tidak perlu bingung penginapan dan kebutuhan penunjang lain saat harus mengantarkan keluarganya berobat ke Surabaya.

"Juga kita siapkan petugas khusus untuk membantu menangani kebutuhan warga kurang mampu selama mendampingi anggota keluarganya yang menjadi pasien di Surabaya," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (2/6/2017).

Anas mengatakan, rumah singgah ini didirikan sebagai solusi membantu warga yang terpaksa dirujuk ke Surabaya. Selama ini, baiaya pengobatan untuk warga miskin sudah ditanggung pemerintah lewat berbagai skema, baik itu Kartu Indonesia Sehat (KIS), fasilitasi Pemkab Banyuwangi, maupun BPJS secara umum. Namun, biaya akomodasi keluarga yang mengantar dan menunggui pasien tidak termasuk dalam skema.

"Dan itu bagi warga miskin cukup berat lho, penginapan di Surabaya minimal Rp 200.000 per malam. Kalau lebih sehari bagaimana? Belum biaya makan. Selama ini, kebutuhan itu sebagian dari saweran teman-teman. Ada juga komunitas membantu menggalang donasi. Luar biasa peran mereka. Nah, Pemkab Banyuwangi ingin meningkatkan bantuannya. Maka saya kepikiran solusi berupa rumah singgah. Jadi warga bisa menginap di situ, ada musala, petugas khusus, dapur untuk dimasakkan petugas khusus. Semua gratis. Semoga ini membantu meringankan beban warga," terang Anas.

Rumah singgah tersebut berada di kawasan Jalan Kemangi, Surabaya, yang cukup dekat dengan RSUD dr Soetomo. Bisa berjalan kaki ke rumah sakit yang menjadi pusat rujukan kawasan Indonesia Timur itu. Rumah singgah tersebut juga tidak jauh dari Stasiun Gubeng Surabaya, sehingga memudahkan keluarga pasien yang menggunakan kereta api.

"Kami sewa rumah, karena kalau beli pasti mahal. Kami renovasi, kami lengkapi toilet bagus, kamar tidur, ruang tamu, televisi, internet, dapur. Ya memang tidak seperti hotel, tapi cukup nyaman dan representatif," papar bupati berusia 43 tahun itu.

Anas menambahkan, secara bertahap, dua rumah sakit Pemkab Banyuwangi terus berbenah. Salah satu rumah sakit itu, yaitu RSUD Blambangan, sudah bertipe B, lebih baik dibanding rumah sakit di sekitar Banyuwangi. Ada penyakit yang dulu harus dirujuk ke Surabaya, kini bisa ditangani di Banyuwangi, seperti bedah saraf, tumor otak, pendarahan otak, dan hidrosefalus.

"Kita sedang siapkan bisa pasang ring jantung di Banyuwangi secara bertahap. Tapi memang ada penyakit yang harus dirujuk ke Surabaya, terutama yang cukup berat, nah rumah singgah itu menjadi solusi bagi warga yang harus dirujuk ke Surabaya," kata Anas.

baca juga

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, menambahkan, rumah singgah tersebut memiliki 4 kamar tidur yang lumayan luas 10 bed dan 2 kamar mandi. Bed tambahan disiapkan bila keluarga pasien cukup banyak. Bed tambahan akan ditempatkan di ruangan cukup luas yang juga bisa berfungsi sebagai ruang tamu dan ruang tunggu.

"Kami sedang lengkapi fasilitas layaknya penginapan. Dalam satu bulan ini selesai. Sehingga bisa segera dimanfaatkan warga Banyuwangi,” kata dr Rio, sapaan akrabnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amien Rais akan Datangi KPK: Saya Takut Hanya Pada Yang Di Langit

Amien Rais akan Datangi KPK: Saya Takut Hanya Pada Yang Di Langit

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 12:57 WIB

Bupati Banyuwangi Dukung UKP PIP Tanamkan Nilai Pancasila

Bupati Banyuwangi Dukung UKP PIP Tanamkan Nilai Pancasila

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 11:26 WIB

KPK Didesak Untuk Berani Segera Periksa Amien Rais

KPK Didesak Untuk Berani Segera Periksa Amien Rais

News | Jum'at, 02 Juni 2017 | 09:00 WIB

Merasakan Ada Denyutan Dalam Perut, Normalkah?

Merasakan Ada Denyutan Dalam Perut, Normalkah?

Health | Rabu, 31 Mei 2017 | 20:30 WIB

Telinga Berbau Tak Sedap, Penyebab dan Solusinya

Telinga Berbau Tak Sedap, Penyebab dan Solusinya

Health | Rabu, 31 Mei 2017 | 14:41 WIB

Dampak Buruk Menyimpan Rahasia bagi Kesehatan

Dampak Buruk Menyimpan Rahasia bagi Kesehatan

Health | Rabu, 31 Mei 2017 | 13:17 WIB

Unik, Sembako di Banyuwangi Saat Ramadan Malah Turun Harga

Unik, Sembako di Banyuwangi Saat Ramadan Malah Turun Harga

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 15:09 WIB

Waduh! Instagram Medsos Terburuk bagi Kesehatan Mental

Waduh! Instagram Medsos Terburuk bagi Kesehatan Mental

Health | Selasa, 30 Mei 2017 | 19:31 WIB

Sambut Fakultas Kedokteran, Unair Banyuwangi Buka 3 Prodi Baru

Sambut Fakultas Kedokteran, Unair Banyuwangi Buka 3 Prodi Baru

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 09:32 WIB

Minum Kopi Lima Cangkir Sehari Cegah Kanker Hati

Minum Kopi Lima Cangkir Sehari Cegah Kanker Hati

Health | Selasa, 30 Mei 2017 | 09:09 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×