Demokrat Akan Cuek dengan Perjalanan Pansus Angket KPK

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Jum'at, 09 Juni 2017 | 12:54 WIB
Demokrat Akan Cuek dengan Perjalanan Pansus Angket KPK
Agus Hermanto [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Partai Demokrat enggan mengomentari apa yang berjalan di dalam Panitia Khusus Angket KPK, termasuk usulan Pansus Angket KPK tentang anggarannya sebesar Rp3,1 miliar.
‎‎
"Partai Demokrat tidak ikut dalam Pansus Angket KPK tersebut. Sehingga apa yang diputuskan, yang dibicarakan, kami tidak mengikuti karena memang kami dari Partai Demokrat tidak ada yang masuk di dalam anggota atau pimpinan dari Pansus tersebut," kata Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di DPR, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Partai Demokrat konsisten tidak mengirimkan nama untuk menjadi anggota Panitia Khusus Angket KPK. Agus menerangkan, hal itu terjadi sejak awal, saat Partai Demokrat tidak mengirimkan pengusul, dan menandatangani pengajuan hak angket ini, serta memberikan pandangan sikapnya di dalam rapat paripurna pengesahan Pengajuan Hak Angket.
‎
Sikap ini merupakan sikap utuh Partai Demokrat. Di mana Partai Demokrat berada sebagai penyeimbang. Bukan sebagai oposisi atau koalisi, melainkan pemberi solusi.


‎
"Karenanya, sampai saat ini kami masih konsisten dan tawadu, masih seperti keputusan yang lama (menolak)," kata dia.

Dengan demikian partainya tidak bertanggungjawab dengan segala bentuk keputusan yang dihasilkan oleh Pansus Angket KPK ini.‎

"Kalau ada keputusan ada hal yang mengenai pansus, tentunya Partai Demokrat tidak bertanggungjawab. Karena pertanggungjawaban kita ke rakyat," tuturnya.

‎Untuk diketahui, Hak angket muncul pertamakali ketika berlangsung rapat dengar pendapat antara KPK dan Komisi III DPR pada 19 April 2017.

Dalam rapat itu, Komisi III ingin KPK membuka rekaman pemeriksaan terhadap anggota Fraksi Hanura Miryam Haryani terkait kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik.

Namun, KPK menolak karena rekaman menjadi bagian dari materi pemeriksaan. KPK menekankan bahwa rekaman tersebut bisa dibuka hanya di dalam pengadilan.

Alhasil, rapat tersebut membuat sejumlah Anggota Komisi III mengusulkan penggunaan hak angket. Usulan hak angket kemudian dibawa ke Paripurna dan disahkan oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang memimpin rapat pada 28 April 2017.‎
‎
Pansus Hak Angket KPK menggelar rapat perdananya, Rabu (7/6/2017). Rapat tersebut dihadiri 7 fraksi hadir, yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem, PPP, PAN dan Gerindra.

baca juga

Rapat tersebut memutuskan pimpinan Pansus Angket KPK. Politikus Partai Golkar Agun Gunandjar ditunjuk sebagai Ketua. Sementara Politikus PDI Perjuangan Risa Mariska, Politikus Hanura Dossy Iskandar dan Politikus Nasdem Taufiqulhadi ditunjuk menjadi wakilnya.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fraksi Demokrat: Pansus Angket Justru Ganggu Kinerja KPK

Fraksi Demokrat: Pansus Angket Justru Ganggu Kinerja KPK

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 12:21 WIB

Anggap Ilegal, KPK Diminta Tak Datang Kalau Diminta Pansus DPR

Anggap Ilegal, KPK Diminta Tak Datang Kalau Diminta Pansus DPR

News | Jum'at, 09 Juni 2017 | 07:57 WIB

Pansus KPK Butuh Duit Rp3,1 M, Biaya Konsumsinya Paling Mahal

Pansus KPK Butuh Duit Rp3,1 M, Biaya Konsumsinya Paling Mahal

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 21:02 WIB

Tak Ikut Pansus Angket KPK, PKS Ingin Tetap Gentleman

Tak Ikut Pansus Angket KPK, PKS Ingin Tetap Gentleman

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 19:33 WIB

Rapat Perdana Pansus Angket KPK

Rapat Perdana Pansus Angket KPK

Foto | Kamis, 08 Juni 2017 | 18:51 WIB

Ibas Ungkap Demokrat Dilobi terkait Hak Angket KPK

Ibas Ungkap Demokrat Dilobi terkait Hak Angket KPK

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 18:12 WIB

Baru Dipilih Jadi Ketua Pansus Angket KPK, Agun Diprotes PAN

Baru Dipilih Jadi Ketua Pansus Angket KPK, Agun Diprotes PAN

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 17:20 WIB

PAN Jelaskan Soal Anak Amien Rais Mendadak Ikut Rapat Angket KPK

PAN Jelaskan Soal Anak Amien Rais Mendadak Ikut Rapat Angket KPK

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 16:29 WIB

Pansus Angket KPK: Kami Bisa Minta Polisi Panggil Paksa KPK

Pansus Angket KPK: Kami Bisa Minta Polisi Panggil Paksa KPK

News | Kamis, 08 Juni 2017 | 14:34 WIB

Terkini

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

×