Mahasiswa AS yang Koma Keluar dari Penjara Korea Utara Meninggal

Chaerunnisa

Selasa, 20 Juni 2017 | 07:02 WIB
Mahasiswa AS yang Koma Keluar dari Penjara Korea Utara Meninggal
Otto Warmbier saat di Korea Utara (AFP)

Suara.com - Mahasiswa asal Amerika Serikat, Otto Warmbier, yang sempat pulang ke negerinya dalam keadaan koma setelah ditahan di Korea Utara selama 17 bulan meninggal dunia. Otto menghembuskan napas terakhirnya setelah "perlakuan buruk yang panjang" yang dialaminya.

Keluarga Otto Warmbier, mengatakan lelaki 22 tahun itu meninggal dikelilingi oleh orang-orang terkasihnya setelah enam hari kembali ke Cincinnati, pada Senin (19/6) waktu setempat.

Seorang kerabat mengatakan, Otto meninggal setelah "perlakuan buruk yang panjang" yang dialaminya di Korea Utara di mana menurut media Korea Utara dia ditahan karena berusaha mencuri barang yang mengandung slogan propaganda.

Bereaksi terhadap kematian Otto, Donald Trump mencap Korea Utara sebagai "rezim brutal".

"Akan mudah pada saat seperti ini untuk fokus pada momen kehilangan ini, masa depan yang tidak akan dihabiskan dengan seorang pemuda yang hangat, menarik, brilian yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dan antusiasme untuk hidup tidak mengenal batas," kata keluarga Otto dalam sebuah pernyataan.

"Tapi kami memilih untuk fokus pada waktu yang kami berikan bersama orang yang luar biasa ini. Anda bisa tahu dari pencurahan emosi dari komunitas yang dia sentuh Wyoming, Ohio dan University of Virginia, bahwa cinta untuk Otto melampaui keluarga dekatnya," sambung mereka.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para profesional hebat di University of Cincinnati Medical Center yang melakukan semua yang mereka bisa untuk Otto. Sayangnya, perlakuan buruk yang mengerikan yang diterima putra kami di tangan orang Korea Utara memastikan bahwa tidak ada hasil lain yang mungkin terjadi selain yang menyedihkan yang kita alami saat ini," ungkap keluarga mengucapkan terima kasih kepada pihak medis.

"Ketika Otto kembali ke Cincinnati pada 13 Juni, dia tidak dapat berbicara, tidak dapat melihat, dan tidak dapat bereaksi terhadap perintah lisan. Dia tampak sangat tidak nyaman, terlihat sedih. Meski kita tidak akan pernah mendengar suaranya lagi, dalam sehari wajahnya berubah-ubah, dia merasa damai. Dia ada di rumah, dan kami yakin bisa merasakannya," tandas pihak keluarga Otto.

Pekan lalu, Otto dilaporkan telah stabil. Namun, Direktur medis unit perawatan intensif neuroscience di University of Cincinnati Medical Center, Dr. Daniel Kanter, mengatakan Otto tidak bisa berbicara.

"Tidak menunjukkan tanda-tanda bahasa pemahaman, menanggapi perintah lisan atau kesadaran sekitarnya. Dia belum berbicara. Dia tidak bisa bergerak atau menunjukkan perilaku yang mengerti pada lawan bicaranya," kata Dr. Daniel Kanter dalam sebuah konferensi pers.

Sekadar diketahui, Otto sempat dibebaskan dari penjara di Korea Utara, namun orangtuanya mengatakan bahwa putranya dalam keadaan koma selama setahun.

Otto Warmbier merupakan seorang mahasiswa jurusan ekonomi dari University of Virginia. Lelaki yang  berasal dari Cincinnati, Ohio itu berada di Korea Utara sebagai seorang wisatawan dengan rombongan Young Pioneer Tours saat ditangkap pada 2 Januari 2016.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan sebulan sesudahnya, Otto tampak emosional dan berurai air mata saat mengaku terlah berusaha mengambil plang itu sebagai 'kado' bagi sebuah gereja AS.

Dia mengatakan, "tujuan perbuatan saya ialah untuk merusak motivasi dan etos kerja rakyat Korea," ujarnya.

Beberapa tahanan asing di Korea Utara sebelumnya mengatakan bahwa mereka mendapat tekanan. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korea Utara Diyakini Punya Rudal yang Bisa Capai New York

Korea Utara Diyakini Punya Rudal yang Bisa Capai New York

News | Rabu, 14 Juni 2017 | 15:59 WIB

Makin Panas, AS Uji Rudal Pencegat Peluru Kendali Korut

Makin Panas, AS Uji Rudal Pencegat Peluru Kendali Korut

News | Rabu, 31 Mei 2017 | 12:04 WIB

Korut Punya Senjata Lebih "Mematikan" dari Nuklir?

Korut Punya Senjata Lebih "Mematikan" dari Nuklir?

News | Senin, 29 Mei 2017 | 10:49 WIB

Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Senjata Baru Anti Pesawat

Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Senjata Baru Anti Pesawat

News | Minggu, 28 Mei 2017 | 19:09 WIB

Sukses Uji Coba Rudal Balistik, Jong Un Minta Diproduksi Massal

Sukses Uji Coba Rudal Balistik, Jong Un Minta Diproduksi Massal

News | Senin, 22 Mei 2017 | 06:49 WIB

Kafe Pyongyang dan Kisah Nyata Kehidupan Warga Korut

Kafe Pyongyang dan Kisah Nyata Kehidupan Warga Korut

News | Sabtu, 20 Mei 2017 | 12:49 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×