Pelaku Penikaman Anggota Brimob Ternyata Pedagang Kosmetik

Adhitya Himawan | Erick Tanjung | Suara.com

Sabtu, 01 Juli 2017 | 15:57 WIB
Pelaku Penikaman Anggota Brimob Ternyata Pedagang Kosmetik
Dua anggota Brimob menjadi korban penikaman di Masjid Falatehan. (Suara.com/Oke Atmaja)

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengungkapkan pihaknya telah mengidentifikasi pelaku penikaman terhadap dua anggota Brimob Polri usai salat Isya di masjid Falatehan, sebelah Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017) malam. Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan dari kantong pelaku bernama Mulyadi (Mld).

"Informasi terbaru (hasil pemeriksaan), pelaku 75 persen bernama Mulyadi. Tapi di identitas KTP alamatnya tidak di situ, itu (alamat di KTP) alamat kakak iparnya," kata Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).

Dia menuturkan, pelaku berprofesi sebagai pedagang kosmetik.

"Sudah ditelusuri penyidik bahwa pelaku Mulyadi, pekerjaan pedagang kosmetik di pasar Roxy Bekasi," ujar dia.

Sementara itu, jenazah pelaku telah di bawa ke RS Polri Kramat Jati pada Jumat malam untuk dilakukan autopsi. Tim Labfor dan Inafis Polri juga telah mengambil sidik jari untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan identitasnya.

"Kalau DAM nanti perlu diketahui keluarganya dulu untuk dimintai antemortem," tutur dia.

Sementara itu, kakak kandung dan kakak ipar pelakuu juga sudah dimintai keterangan oleh tim Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri.‎ Selanjutnya tim Labfor dan Inafis akan mencocokkan DNA keluarga dengan jenazah pelaku.

"Kami akan pastikan ‎dengan cek DNA, akan cari orang tuanya atau saudara kandungnya," pungkas dia.

Dalam kartu tanda pengenal tertulis nama warga dengan inisial Mld dengan tanggal lahir 24 April 1989. Alamat yang tercantum dalam tanda pengenal tersebut yaitu Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Statusnya pelajar atau mahasiswa.

Sebelumnya, ketika dihubungi Suara.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto menjelaskan kronologis kejadian tersebut.

Sekitar pukul 19.40 WIB, saat anggota melaksanakan salat Isya di Masjid Falatehan, tiba tiba pelaku yang juga melaksanakan salat meneriakkan "thogut." Lalu, dia menikam anggota Brimob yang posisinya persis di sebelahnya dengan menggunakan pisau sangkur merk Cobra.

Setelah itu pelaku mengancam semua jamaah yang sedang salat dengan mengacungkan sangkur sambil meneriakkan thogut.

Lalu pelaku melarikan diri ke arah Terminal Blok M sambil mengancam dan menantang kelompok anggota Brimob yang bertugas jaga.

Oleh anggota diberikan tembakan peringatan, namun pelaku berbalik arah menantang dengan meneriakkan "allahu akbar" sambil mengacungkan pisau. Lalu anggota Brimob melumpuhkan dengan memberikan tembakan kepada pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Suasana Masjid Falatehan Usai Teror Penikaman 2 Brimob

Begini Suasana Masjid Falatehan Usai Teror Penikaman 2 Brimob

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 14:44 WIB

Sangkur yang Menikam Dua Anggota Brimob Sepanjang 25-30 Cm

Sangkur yang Menikam Dua Anggota Brimob Sepanjang 25-30 Cm

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 09:21 WIB

Dua Anggota Brimob Ditikam

Dua Anggota Brimob Ditikam

Foto | Sabtu, 01 Juli 2017 | 04:34 WIB

Ransel Milik Penikam Brimob Diledakkan oleh Petugas

Ransel Milik Penikam Brimob Diledakkan oleh Petugas

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 03:36 WIB

Kondisi Dua Brimob Korban Penikaman Stabil dan Sadar

Kondisi Dua Brimob Korban Penikaman Stabil dan Sadar

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 01:22 WIB

Soal Teror pada Aparat Kepolisian, Ini Komentar Mendagri

Soal Teror pada Aparat Kepolisian, Ini Komentar Mendagri

News | Sabtu, 01 Juli 2017 | 00:27 WIB

2 Polisi Ditikam di Masjid, Para Anggota Brimob Diteriaki Kafir

2 Polisi Ditikam di Masjid, Para Anggota Brimob Diteriaki Kafir

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 22:51 WIB

Dua Brimob Korban Penikaman di Masjid Dirawat di RS Pertamina

Dua Brimob Korban Penikaman di Masjid Dirawat di RS Pertamina

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 22:45 WIB

Ini Identitas Lelaki Penikam Dua Brimob di Tengah Jamaah Masjid

Ini Identitas Lelaki Penikam Dua Brimob di Tengah Jamaah Masjid

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 22:20 WIB

Penikam Brimob Dilumpuhkan Usai Teriak Takbir dan Acungkan Pisau

Penikam Brimob Dilumpuhkan Usai Teriak Takbir dan Acungkan Pisau

News | Jum'at, 30 Juni 2017 | 21:43 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB