Pansus Angket KPK ke Mabes Polri Agar Politik Tak Gaduh

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 12 Juli 2017 | 10:53 WIB
Pansus Angket KPK ke Mabes Polri Agar Politik Tak Gaduh
Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin di Acara Indo Security Expo, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta (12/7/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR akan berkunjung ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (12/7/2017) pukul 12.00 siang. Kunjungan tersebut usai KPK berkunjung ke lembaga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin mengatakan kunjungan tersebut merupakan kunjungan silaturahim. Kata Syafruddin kunjungan tersebut juga untuk mencegah adanya kegaduhan politik.

"Halal bihalal itu, silaturahim. Kemarin juga Minggu lalu Komisioner KPK juga datang (ke Mabes) jadi kita menjalin komunikasi yang kondusif ya. Supaya tidak terjadi kegaduhan politik," ujar Syafruddin di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

"Panitia angket dan lembaga itu adalah lembaga politik, di satu sisi KPK itu adalah lembaga independen di bidang penegakan hukum, di bidang korupsi jadi ada dua sisi dua kutub, yang perlu di komunikasikan dengan baik supaya tidak terjadi kegaduhan politik, dan Polri siap dengan itu," kata dia.

Pansus Asngket KPK ingin memeriksa tersangka pemberi keterangan Palsu, Miryam S Haryani dalam rapat dengar pendapat. Namun pemeriksaan ini belum disetujui KPK. DPR pun meminta polisi membantu pemanggilan Miryam secara paksa.

"Akan memanggil opsi memanggil paksa miryam sudah tidak ada lagi. Ya oleh karena itu perlu dikomunikasikan dengan baik dengan lembaga ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miryam Ceria KPK Buka Rekaman: Agar Tahu Saya Pusing karena Duren

Miryam Ceria KPK Buka Rekaman: Agar Tahu Saya Pusing karena Duren

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 19:52 WIB

Romli: 36 TSK KPK Tanpa Bukti Permulaan, Polsek Saja Tak Begitu

Romli: 36 TSK KPK Tanpa Bukti Permulaan, Polsek Saja Tak Begitu

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 19:40 WIB

Ketua Pansus Angket Dicecar KPK, Begini Jawabannya

Ketua Pansus Angket Dicecar KPK, Begini Jawabannya

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 17:36 WIB

Pansus Angket KPK Terus Bergerak, Besok akan Temui Kapolri

Pansus Angket KPK Terus Bergerak, Besok akan Temui Kapolri

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 17:15 WIB

Ketua Pansus Angket Akhirnya Penuhi Panggilan KPK, Ini Ucapannya

Ketua Pansus Angket Akhirnya Penuhi Panggilan KPK, Ini Ucapannya

News | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:41 WIB

Ketua Pansus KPK Diperiksa KPK

Ketua Pansus KPK Diperiksa KPK

Foto | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:53 WIB

Yusril Sarankan KPK Gugat ke Pengadilan Jika Tolak Pansus

Yusril Sarankan KPK Gugat ke Pengadilan Jika Tolak Pansus

News | Senin, 10 Juli 2017 | 20:26 WIB

Yusril: KPK Bisa Dibubarkan Seperti Kopkamtib Zaman Soeharto

Yusril: KPK Bisa Dibubarkan Seperti Kopkamtib Zaman Soeharto

News | Senin, 10 Juli 2017 | 17:56 WIB

Ini yang Paling Ditakutkan ICW dengan Aksi Pansus Angket KPK

Ini yang Paling Ditakutkan ICW dengan Aksi Pansus Angket KPK

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 14:49 WIB

Terkini

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:51 WIB

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:46 WIB

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:13 WIB

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:11 WIB

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:06 WIB