Kemensos Minta Gundar Pertemukan Pelaku Bullying dengan Korban

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 17 Juli 2017 | 15:28 WIB
Kemensos Minta Gundar Pertemukan Pelaku Bullying dengan Korban
Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Nahar. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Setelah video aksi bullying yang dilakukan mahasiswa Universitas Gunadarma viral di sosial media, membuat Kementerian Sosial Republik Indonesia langsung turun tangan.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Nahar bertemu dengan pihak kampus Gunadarma, Senin (17/7/2017). Dia bertemu Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma Irwan Bastian.

"Kami dari pemerintah ingin memastikan persoalannya apa sih. Tentu kalau ada persoalan hukum proses hukum yang berlaku, kalau ini ada kaitanya proses pendidikan proses pendidikan yang berlaku," ujar Nahar seusai melakukan pertemuan tertutup di kampus D Gunadarma, Depok, Jawa Barat.

Dalam kasus ini, Farhan menjadi korban bullying teman sekelasnya. Dia adalah mahasiswa berkebutuhan khusus atau autis. Saat ini Farhan semester II, angkatan 2016, Jurusan Sistem Informasi di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi. Nahar mengatakan pihak kampus Gunadarma telah membuat langkah penanganan.

"Dan hari ini dipastikan korban dan pelaku akan dipertemukan (pihak kampus), atau ditanya persoalan sebenarnya apa," kata Nahar.

Dalam pertemuan ini, juga hadir perwakilan dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia. Mereka, kata Nahar, memprotes keras aksi bullying dilakukan di lingkungan kampus.

"Ratusan organisasi penyandang disabilitas anak itu perwakilannya memprotes kejadian ini. Protes itu telah disampikan secara tertulis. Lalu menyampaikn beberapa solusi. Salah satunya memproses kejadian ini sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata dia.

Nahar menegasakan kedatangannya kali ini bukan semata-mata untuk menyalahlan pihak kampus. Ia hanya ingin tahu peristiwa yang terjadi sebenarya.

"Apa ada dampak lain dari pola asuh yang salah, sehingga menimbulkan pola asuh yang keterlaluan dalam tanda kutip bahan olokan penyandang disabilitas," katanya.

Untuk diketahui, media sosial belum lama ini dihebohkan dengan video yang memperlihatkan aksi bullying terjadi di lingkungan Kampus Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat.

Kali ini, yang membuat netizen marah karena korbanya diduga mahasiswa yang mengalami berkebutuhan khusus atau autis. Video yang sempat viral ini diunggah di akun Instagram @thenewbikingregetan.

Video yang diunggah pada Sabtu (15/7/2017) malam tersebut memperlihatkan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus mengenakan jaket abu-abu dan menggunakan tas ransel. Dia dikelilingi tiga pemuda yang diduga teman satu kelasnya.

Salah satu pelaku terlihat menarik tas korban sehingga F sulit untuk melangkah. Setelah tas yang dipegangin pelaku dilepas, korban terlihat meluapkan emosinya dengan melemparkan tempat sampah kearah pelaku. Orang yang ada di dalam video kemudian bersorak-sorai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop! Kasus Bullying Anak Kebutuhan Khusus, Lakukan Ini

Stop! Kasus Bullying Anak Kebutuhan Khusus, Lakukan Ini

Health | Senin, 17 Juli 2017 | 15:25 WIB

Suka Duka Besarkan Anak Berkebutuhan Khusus, Kadang Iri dan Marah

Suka Duka Besarkan Anak Berkebutuhan Khusus, Kadang Iri dan Marah

News | Senin, 17 Juli 2017 | 15:22 WIB

Cerita Guru Anak Berkebutuhan Khusus, Sabar dan Perjuangan Ekstra

Cerita Guru Anak Berkebutuhan Khusus, Sabar dan Perjuangan Ekstra

News | Senin, 17 Juli 2017 | 15:07 WIB

Kisah Ibu Penuh Kesabaran Bimbing Putri Berkebutuhan Khusus

Kisah Ibu Penuh Kesabaran Bimbing Putri Berkebutuhan Khusus

News | Senin, 17 Juli 2017 | 14:43 WIB

Djarot Belum Lihat Video Siswi Dijambak dan Diseret Temannya

Djarot Belum Lihat Video Siswi Dijambak dan Diseret Temannya

News | Senin, 17 Juli 2017 | 13:54 WIB

Mahasiswa Kebutuhan Khusus Gundar Di-Bully, Kemensos Turun Tangan

Mahasiswa Kebutuhan Khusus Gundar Di-Bully, Kemensos Turun Tangan

News | Senin, 17 Juli 2017 | 13:30 WIB

Siswi SMP Jambak-jambakan, Polsek Tanah Abang Lacak Pelaku

Siswi SMP Jambak-jambakan, Polsek Tanah Abang Lacak Pelaku

News | Senin, 17 Juli 2017 | 13:19 WIB

Bully Mahasiswa Gundar Berkebutuhan Khusus, Apa Kata Psikolog?

Bully Mahasiswa Gundar Berkebutuhan Khusus, Apa Kata Psikolog?

News | Senin, 17 Juli 2017 | 13:09 WIB

Kasus Siswi SMP di Tanah Abang Jambak-jambakan Diusut

Kasus Siswi SMP di Tanah Abang Jambak-jambakan Diusut

News | Senin, 17 Juli 2017 | 12:01 WIB

Terkini

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

Israel dan Lebanon Hentikan Kontak Senjata Selama 10 Hari untuk Memulai Proses Diplomasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

TNI AD Bangun 300 Jembatan dalam 3 Bulan, KSAD Laporkan Langsung ke Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:44 WIB

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

Banjir Setinggi 1 Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim Pagi Ini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:37 WIB

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan Udara Israel di Ghazieh Tewaskan 7 Warga Sipil Menjelang Kesepakatan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:35 WIB

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

PAM JAYA Lanjutkan Distribusi Toren Gratis, Kini Sasar 270 Hunian di Jakarta Utara

News | Jum'at, 17 April 2026 | 07:14 WIB

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi, Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB