Array

Mega: Anak PDIP Nakal-Nakal, Tapi Sekali Saya Beri Komando, Gerak

Siswanto Suara.Com
Selasa, 18 Juli 2017 | 20:37 WIB
Mega: Anak PDIP Nakal-Nakal, Tapi Sekali Saya Beri Komando, Gerak
Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta sejumlah menteri dan pejabat negara tampak menghadiri ulang tahun mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin (23/1/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan partainya berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Megawati menegaskan komitmen itu saat meresmikan kantor DPD PDIP Sumatera Utara di Medan, Selasa (18/7/2017).

"Saya pernah menyatakan saat ulang tahun PDIP kepada Presiden Jokowi bahwa meskipun anak-anak PDIP ini nakal-nakal, tetapi sekali saya beri komando, mereka akan bergerak mendukung dan membela pemerintahan yang sah ini. Jadi, Presiden Jokowi ini dipilih rakyat secara langsung, sehingga kedudukan dan legitimasinya kuat," ujar Megawati dikutip dari Antara.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menambahkan pernyataan Megawati tersebut disampaikan mengingat situasional politik saat ini, di mana pembahasan RUU Pemilu saja berlarut-larut karena kepentingan politik sesaat mengalahkan kepentingan bangsa dan negara.

"Contohnya dalam pembahasan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (Pres-T). Pres-T minimum 20 persen kursi di DPR diperlukan untuk memastikan presiden dan wapres yang dipilih secara langsung mendapatkan dukungan efektif dari DPR guna menjalankan program dan janji kampanye," ujar Hasto.

Ia menyebutkan dukungan penuh PDIP juga diberikan terkait dengan penerbitan Perppu tentang Ormas. PDIP pun memberikan dukungan terhadap kebijakan Presiden, baik sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Demikian halnya terhadap Pancasila. Lebih-lebih dengan mengingat bahwa menjaga kedaulatan negara adalah hukum tertinggi. Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Siapa pun yang bertentangan dengan Pancasila, tidak bisa dibiarkan. Demokrasi hanya alat dalam mencapai tujuan bernegara. Kebebasan berserikat dan berkumpul bukan tanpa aturan. Praktik berserikat demi demokrasi hanya praktik liberalisme dalam politik," katanya.

Hasto memastikan karakter kepemimpinan Jokowi yang merakyat, gemar blusukan, dan mengedepankan dialog akan menjadi jaminan bahwa Perppu hanya akan dipakai untuk kepentingan umum.

"Perppu itu juga untuk memastikan demokrasi diterapkan dalam instrumen hukum untuk ketentraman masyarakat," tuturnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI