Fahri Hamzah Kembali Sindir KPK: 'Malaikat' kok Makan Uang

Reza Gunadha

Selasa, 25 Juli 2017 | 12:41 WIB
Fahri Hamzah Kembali Sindir KPK: 'Malaikat' kok Makan Uang
Fahri Hamzah [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah kembali menyindir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sindirannya kali ini terkait pengakuan Yulianis dalam Rapat Dengar pendapat Umum Pansus KPK di Gedung Nusantara DPR, Senin (24/7/2017).

Dalam rapat bersama Panitia Khusus Hak Angket DPR tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus KPK), saksi kunci kasus korupsi Wisma Atlet itu mengungkapkan  mantan komisioner KPK Adnan Pandu Pradja menerima uang dari Nazaruddin senilai RP1 miliar.

Uang dari terpidana korupsi Wisma Atlet itu diterima Adnan Pandu melalui perantara, yakni Minarsih. Transaksi itu dilakukan di kantor pengacara beken Elza Syarief.

"Malaikat kok makan uang?" tukas Fahri melalui akun Twitter miliknya, @Fahrihamzah, Senin (24/7) malam.

Fahri Hamzah selama ini dikenal sebagai sosok yang getol mengkritik KPK. Menurutnya, KPK yang oleh banyak pihak dianggap lembaga paling bersih, patut dikritik dalam kerangka penegakan hukum pemberantasan korupsi.

Sebelumnya, Rabu (19/7) pekan lalu, Fahri juga mengkritik KPK. Kala itu, dia mengkritik Ketua KPK Agus Rahardjo terkait kasus dugaan korupsi dana pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Fahri menduga, Agus juga terlibat dalam kasus patgulipat yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun tersebut.

Sementara terkait tuduhan Yulianis, Wakil Ketua KPK periode 2011-2015 Adnan Pandu Praja sudah memberikan bantahan.

baca juga

"Saya terkejut, tiba-tiba Yulianis menyebut nama saya di sidang Pansus Angket tersebut. Saya disebut menerima uang Rp1 miliar, sesuatu yang tentu saja tidak benar," kata Adnan dikutip dari Antara, Senin (24/7).

Adnan menyatakan, setelah dirinya mencermati dari informasi pemberitaan, diketahui Yulianis menyampaikan keterangan dari apa yang dia dengar dari orang lain, bukan kesaksian yang seperti biasa disampaikan Yulianis di pengadilan.

"Biasanya yang saya ketahui Yulianis menyampaikan kesaksian tentang catatan keuangannya, menyebut nama, dan memberikan informasi langsung yang dia ketahui. Tetapi kali ini Yulianis mengatakan dia mendengar dari orang lain bahwa Adnan Pandu menerima uang," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Gerindra, Giliran PAN Berpikir Keluar dari Pansus KPK

Setelah Gerindra, Giliran PAN Berpikir Keluar dari Pansus KPK

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:21 WIB

Demokrat Senang Gerindra Tinggalkan Pansus Hak Angket KPK

Demokrat Senang Gerindra Tinggalkan Pansus Hak Angket KPK

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:18 WIB

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Ini Respon KPK

Gerindra Keluar dari Pansus Angket, Ini Respon KPK

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 06:58 WIB

Gerindra Tarik Diri dari Pansus Hak Angket, Apa Komentar KPK?

Gerindra Tarik Diri dari Pansus Hak Angket, Apa Komentar KPK?

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 05:05 WIB

Disebut Terima Duit Rp1 M dari Nazaruddin, Ini Jawaban Adnan

Disebut Terima Duit Rp1 M dari Nazaruddin, Ini Jawaban Adnan

News | Senin, 24 Juli 2017 | 23:26 WIB

Yulianis: Pak AS dan BW Menolak Panggil Ibas, Katanya Itu Teman

Yulianis: Pak AS dan BW Menolak Panggil Ibas, Katanya Itu Teman

News | Senin, 24 Juli 2017 | 22:50 WIB

Di Pansus KPK, Adnan Pandu Disebut Terima Duit Nazaruddin 1 M

Di Pansus KPK, Adnan Pandu Disebut Terima Duit Nazaruddin 1 M

News | Senin, 24 Juli 2017 | 21:05 WIB

Nofel Hasan Kembalikan Uang 49.000 Dolar Singapura ke KPK

Nofel Hasan Kembalikan Uang 49.000 Dolar Singapura ke KPK

News | Senin, 24 Juli 2017 | 20:47 WIB

Jadi Saksi Novanto, KPK Cekal Irvanto Hendra Pambudi Cahyo

Jadi Saksi Novanto, KPK Cekal Irvanto Hendra Pambudi Cahyo

News | Senin, 24 Juli 2017 | 20:06 WIB

Erick Tohir Datangi KPK

Erick Tohir Datangi KPK

Foto | Senin, 24 Juli 2017 | 15:14 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

×