Di Pansus KPK, Adnan Pandu Disebut Terima Duit Nazaruddin 1 M

Senin, 24 Juli 2017 | 21:05 WIB
Di Pansus KPK, Adnan Pandu Disebut Terima Duit Nazaruddin 1 M
Adnan Pandu Praja [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Di tengah proses hukum terhadap kasus korupsi e-KTP yang baru-baru ini menjerat Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto menjadi tersangka, panitia khusus hak angket terhadap KPK tetap melanjutkan tugas.

Hari ini, Senin (24/7/2017), mereka mendengarkan keterangan mantan anak buah terpidana korupsi proyek Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin, Yulianis.

Yulianis mengaku datang ke pansus atas inisiatif sendiri. Dia datang untuk menyampaikan informasi mengenai dugaan penyimpangan yang dilakukan KPK. Sebelum memberikan keterangan, Yulianis terlebih dahulu disumpah.

Yulianis kemudian bercerita informasi yang pernah didengarnya dari MInarsih -- anak buah Nazaruddin, yang menyebutkan komisioner KPK Adnan Pandu Praja pernah menerima uang Nazarudin lewat Minarsih.

Tapi, Yulianis mengaku lupa kapan persisnya kejadian itu. Seingatnya ketika Adnan menjadi komisioner KPK pada periode 2011-2015.

Yulianis mengatakan ketika itu Minarsih mengatakan Adnan diberikan uang sebesar Rp1 miliar yang diserahkan di ruangan pengacara Elza Syarief.

"Kejadiannya di kantornya Ibu Syarief. Di ruangan itu ada Minarsih, Elsa Syarief, Hasyim, adiknya Nazar, dan Pak Pandu sendiri," ‎kata Yulianis.

Minarsih merupakan salah satu tersangka kasus pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Udayana, Bali, dan Pengadan Alat Kesehatan di Rumah Sakit ‎Airlangga, Surabaya.

Menurut informasi Yulianis ada satu saksi lagi yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Jadi kalau Pansus mau panggil, jadi waktu itu saksinya Minarsih dan Marsini Martondang. Marsini Martondang itu mengantar ke tempat Elza Syarief hanya di luar. Yang masuk ke ruangan Elza Syarief adalah Minarsih, Hasyim adiknya nazarudin, Pak Pandu dan bu Elza Syarief," tuturnya.

Yulianis mengaku mendapatkan banyak cerita seperti itu, tetapi selama ini enggan mengungkap ke publik.

"Kalau yang saya tahu, itu (Adnan dan Minarsih). Yang lain saya cuma dengar gosip-gosip yang saya nggak mau bicara di sini," tuturnya.

Yulianis mengatakan informasi tersebut sudah dilaporkan ke KPK, namun tidak direspon.

"Saya lapor ke biro hukum, saya lapor juga ke penyidik. Lapornya tidak resmi, hanya bicara," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI