Cerita Cerobong Sampah yang Menolong Penghuni Rusunawa Pesakih

Siswanto, Welly Hidayat

Kamis, 27 Juli 2017 | 21:18 WIB
Cerita Cerobong Sampah yang Menolong Penghuni Rusunawa Pesakih
Salah satu cerobong sampah Rusunawa Pesakih yang kini jebol [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Sekitar 640 kepala keluarga di rumah susun sewa Pesakih yang teletak di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tidak mengkhawatirkan sampah yang mereka hasilkan saban hari. Sebab, rusunawa yang terdiri dari Blok A sampai Blok I (setiap blok ada 80 unit) tersebut memiliki sistem pembuangan sampah.

Yang menarik adalah bagaimana cara penghuni rusunawa yang tinggal di lantai paling atas atau lantai lima.

Mereka ternyata tidak perlu repot-repot untuk turun tangga menuju lantai satu hanya untuk membuang sampah. Sebab setiap lantai sudah disediakan saluran untuk membuang sampah atau di sana dikenal dengan nama cerobong sampah. Saluran itu ditandai oleh pintu kecil untuk menutup cerobong.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Rusunawa Pesakih Ahmad Fauzi mengatakan soal sampah bukan persoalan di kawasan ini.

"Keluhan warga nggak ada ya soal sampah. Ya, kalau cerobong sampah pas dibongkar ya pasti meninggalkan bau. Tapi nggak lama (baunya sampah) itu kan sementara aja pas lagi dikeluarin sampah," kata Ahmad kepada Suara.com di rusunawa Pesakih, Rabu (27/7/2017).

Sampah biasanya diambil petugas dua kali dalam sepekan.

"Itu kan tinggi cerobong sampah sampai lantai lima. Sampah juga nggak numpuk tinggi, paling sampai lantai satu saja menumpuk," ujar Ahmad.

Ahmad kemudian menceritakan peristiwa di cerobong sampah Blok I di sisi sebelah kiri. Pintu bawah cerobong jebol karena bebannya terlalu berat.

"Ini ada di blok I jebol baru mau diperbaiki. Itu kejadian pas lebaran. karena numpuk sampah. Tapi cadangan masih ada di sisi sebelah kanan. kan ada dua setiap blok cerobong sampah," ujar Ahmad.

Jebolnya salah satu cerobong sampah bisa diatasi dengan cerobong-cerobong lain. Jadi warga tinggal memasukkan sampah lewat pintu cerobong sebelah.

"Untuk yang lain masih normal, berfungsi semuanya ya," ujar Ahmad.

Warga bersyukur

Penghuni rusun di lantai empat bernama Winda Sari (34) mengatakan keberadaan cerobong sampah sangat menolong. Dia tidak perlu menggotong sampah yang berat ke lantai dasar.

"Ya, pakai cerobong sampah ini gunanya bagus mas, kan saya kalau buang sampah nggak harus turun lagi ada pintunya," kata Winda kepada Suara.com

Winda mengapresiasi petugas kebersihan yang rutin mengambil sampah sehingga penumpukan sampah tidak sampai puncak cerobong.

"Ya, paling cuma sampai lantai satu aja kalau numpuk sampah mas. Nggak pernah lebih dari itu," kata Winda.

Warga Blok C bernama Sari (40) menambahkan keberadaan cerobong sampah sangat meringankan beban penghuni rusunawa yang sudah berusia lanjut.

"Manfaatnya banyak mas cerobong sampah, buat orang tua yang lanjut usia kan kasihan kalau buang sampah harus turun dulu kan," kata Sari.

"Nggak ada masalah ya mas. Nggak ada kok mampet - mampet atau tersumbat buang sampah. Kalau bau sampahnya paling cuma pas bongkar aja mas. kan dari lantai satu ada pintunya buat cerobong sampah kalau lagi dibersihin," Sari menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×