Jika PT IBU Tak Bersalah, Ini yang Bakal Dilakukan Ombudsman

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 29 Juli 2017 | 19:14 WIB
Jika PT IBU Tak Bersalah, Ini yang Bakal Dilakukan Ombudsman
Gedung Ombudsman Republik Indonesia di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Komisioner Ombudsman RI Alamsyah Saragih mengatakan akan terus mendalami kasus penggerebekan gudang beras PT Indo Beras Unggul (IBU) yang dilakukan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Nantinya, jika ombudsmen tidak menemukan pelanggaran administrasi, maka akan merekomendasikannnya kepada Presiden Joko Widodo.

"Jika tidak ada ya, kita akan buat rekomendasi kepada Bapak Presiden (Jokowi)," kata Alamsyah saat diskusi bertajuk 'Republik Beras' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/7/2017).

Sebalikanya, apabila dalam investigasinya ditemukan ada pelanggaran mal administrasi yang berujung pada tindakan pidana, maka akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Namun, untuk memastikan hal tersebut, Alamsyah mengaku lembaganya sedang bekerja hingga saat ini.

"Nantinya apakah perusahan yang bersangkutan memiliki penguasaan di pasar baik beras premium medium atau rendah, kita akan kroscek. Kemudian terkait pemberitaan di publik, apakah perilaku dia (PT IBU) menjual beras excercising monopoli power,
kita akan cek lagi, kita akan lihat apakah ada pelanggaran atau tidak," katanya.

Sejauh ini, baik ombudsman, kepolisian, KPPU meupun pihak Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan masih terus menggali fakta-fakta dibalik dugaan monopoli pasar oleh PT IBU. Ia pun meminta kepada masyarakat, baik masyarakat umum ataupun para petani untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan oleh isu-isu yang beredar.

"Jangan sampai nanti ada kebohongan publik," tutup Alamsyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HKTI Minta Pemerintah Perjelas Regulasi Peredaran Beras

HKTI Minta Pemerintah Perjelas Regulasi Peredaran Beras

Bisnis | Sabtu, 29 Juli 2017 | 18:56 WIB

Komisi IV DPR Salahkan Pemerintah Soal Harga Beras

Komisi IV DPR Salahkan Pemerintah Soal Harga Beras

Bisnis | Sabtu, 29 Juli 2017 | 18:44 WIB

Ombudsman RI Dalami Informasi Jenis Beras PT IBU

Ombudsman RI Dalami Informasi Jenis Beras PT IBU

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2017 | 14:48 WIB

Inilah Penjelasan Kabareskrim Polri Soal Kasus Beras PT IBU

Inilah Penjelasan Kabareskrim Polri Soal Kasus Beras PT IBU

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 14:28 WIB

Mentan Beri Penjelasan Lengkap Soal Beras Oplosan PT IBU

Mentan Beri Penjelasan Lengkap Soal Beras Oplosan PT IBU

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 15:44 WIB

PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras

PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:56 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:33 WIB

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:25 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:18 WIB

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 18:22 WIB

Terkini

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB