PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 25 Juli 2017 | 14:56 WIB
PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras
Lahan pertanian sawah padi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (26/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk hari ini melakukan public expose di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk menjawab tuduhan kasus beras oplosan bersubsidi yang dilakukan oleh anak usahanya PT. Indo Beras Unggul (IBU).

Dalam paparannya, Direktur sekaligus Juru Bicara AISA, Jo Tjong menjelaskan, selama ini PT. IBU memperoleh beras dalam bentuk gabah dari kelompok petani. Selain itu membeli gabah, perseroan juga membeli dalam bentuk beras dari mitra penggilingan lokal.

"Kami pabrik di Bekasi, Jawa Barat. Kami selama ini membeli gabah atau beras sesuai dengan mekanisme pasar. Bukan hanya kami, tetapi banyak pelaku usaha industri beras lain melakukan pembelian di pasar," kata Jo di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017).

Jo menjelaskan, untuk harga pembelian gabah, perseroan membeli gabah kering panen sebesar Rp4.900 dari kelompok petani. Jika dilihat, harga ini berada di atas harga gabah subisidi dari padi varietas IR64.

"Kenapa kita beli dengan harga yang lebih tinggi, karena kami ingin mendapatkan kualitas beras yang baik. Gabah itu sendiri mengandung air sekitar 38-50 persen di gabah itu sendiri. Kadar air kami 12-13 persen, itu susut karena air yg dikeluarkan, ada kulit padi dan lainnya. Jadi perhitungan sederhana, dari 1 kilogram (kg) gabah akan jadi gabah 500 gram. Kalau harga temuan Rp 4.900, jadi berasnya jadi Rp 9.800," katanya.

Berdasarkan hasil perhitungan, lanjut Jo, PT. IBU mengeluarkan biaya, seperti biaya produksi dan pengemasan, biaya pengiriman dan marketing, serta biaya overhead. Dari total tiga biaya utama tersebut sektar Rp 1.700 per kilogram.

Sedangkan untuk total harga pokok penjualan untuk beras bermerek Maknyuss sampai di distributor sebesar Rp 11.500. Angka itu berasal dari Rp 9.800 ditambah total biaya Rp 1.700.

"Jadi begitu untuk rantai distribusi beras dari PT. IBu," kata Jo.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:33 WIB

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:25 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:18 WIB

Produsen Beras Maknyuss Angkat Suara soal Beras Oplosan

Produsen Beras Maknyuss Angkat Suara soal Beras Oplosan

News | Selasa, 25 Juli 2017 | 12:58 WIB

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 18:22 WIB

Soal Beras Oplosan, Khofifah Sebut PT. IBU Tak Ada Kesalahan

Soal Beras Oplosan, Khofifah Sebut PT. IBU Tak Ada Kesalahan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 16:27 WIB

Komisi IV DPR akan Panggil Berbagai Pihak Soal Beras Oplosan

Komisi IV DPR akan Panggil Berbagai Pihak Soal Beras Oplosan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 16:01 WIB

Saham AISA Turun Karena Kasus Beras Oplosan, BEI Angkat Tangan

Saham AISA Turun Karena Kasus Beras Oplosan, BEI Angkat Tangan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 15:36 WIB

Besok AISA Akan Beberkan Masalah Beras Oplosan Saat Public Expose

Besok AISA Akan Beberkan Masalah Beras Oplosan Saat Public Expose

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 15:27 WIB

Kementan Dinilai Kecolongan soal Beras Oplosan

Kementan Dinilai Kecolongan soal Beras Oplosan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 14:42 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×