Inilah Penjelasan Kabareskrim Polri Soal Kasus Beras PT IBU

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Kamis, 27 Juli 2017 | 14:28 WIB
Inilah Penjelasan Kabareskrim Polri Soal Kasus Beras PT IBU
Konferensi pers terkait kasus beras PT Ibu di Gedung Ombudsman RI. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto menjelaskan secara gamblang terkait kasus beras yang melibatkan PT Ibu (Indonesia Beras Unggul). Dia mengatakan selama ini terjadi kesimpangsiuran informasi yang beredar di masyarakat.

Kata dia, yang beredar di masyarakat adalah Polisi mempermasalahkan PT. IBU karena menjual beras kepada konsumen dengan harga yang mahal, membeli padi dengan harga yang tinggi dari pertani sehingga merugikan pihak penggilingan.

"Di wilayah Karawang ada harga beras yang berbeda. Di pasar kita teliti juga ada sekian merek, ada merek yang berbeda dari beras yang ada dalam karung dengan komposisi yang ada di labelnya. Kita teliti ini dua merek berbeda, itu apa maksudnya, itu kita temukan di Bekasi ternyata PT IBU," kata Ari Dono di gedung Ombudsmen RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2017).

Temuan terkait adanya perbedaan jenis beras dengan yang tertulis di label tersebut setelah mendapat hasil pemeriksaan sampel di laboratorium Polri. Dan menurut dia, jumlah beras yang dimiliki PT IBU mencapai 1661 ton.

"Karena jumlah besar kita informasikan ke pimpinan. Sekarang sudah lanjut ke penyelidikan kita sudah temukan dua bukti permulaan yang cukup di lapangan. Dari penyelidikan kita tingkatkan ke penyidikan," kata Ari Dono.

Meski sudah menaikan kasus tersebut ke tingkat penyidikan, dia belum bisa menentukan tersangkanya. Sebab, untuk memastikan hal tersebut harus berdasarkan hasil penelitian terlebih dahulu.

"Penyidik tidak menyalahkan, kita baru temukan bukti-bukti ini dari hasil labaoratorium, sudah kita temukan, yang dipanggil juga harus datang, dari situ nanti disimpulkan siapa tersangkanya," kata Ari Dono.

Sementara terkait operasi yang dilakukan oleh Satgas pangan tersebut, Ari Dono menegaskan tidak hanya dilakukan di Karawang, Jawa Barat. Kata dia operasi dalam rangka untuk menjaga stabilitas pasokan beras bagi konsumen tersebut dilakukan di seluruh Indonesia.

"Perlu saya sampaikan disni bahwa kegiatan ini bukan hanya di PT IBU. Ini kegiatan dari satgas pangan yang sudah ada. Dari evaluasi, ada 250 kasus pangan yang dikendalikan, untuk jenis komoditi beras yang banyak masalah, ada 41 dengan berbagai modus, oplos kemudian pemutih. Ada berbagai macam kasus, kita kumpulkan semua direktur ekonomi khusus, itu kita tingkatkan jangan sampai ada kelangkaan, ini ada panen raya jangan sampai beras tidak ada, kemudian nanti pengaruh dengan keberadaan dan harga," kata Ari Dono.

baca juga

Oleh karena itu, dia meminta agar tidak menyebarkan informasi kepada publik seolah-olah operasi tersebut hanya terjadi di PT. IBU

"Mungkin karena Karawang lebih dekat, makanya media angkat terus. Sebenarnya ada juga di Sumatera Utara, ada kasus beras gunakan pemutih," kata Ari Dono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mentan Beri Penjelasan Lengkap Soal Beras Oplosan PT IBU

Mentan Beri Penjelasan Lengkap Soal Beras Oplosan PT IBU

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 15:44 WIB

PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras

PT. Tiga Pilar Sejahtera Beberkan Sumber Pasokan Beras

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:56 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Tiga Pilar Sejahtera Kaget Sahamnya Anjlok Akibat Beras Oplosan

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:33 WIB

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

AISA Klaim PT IBU Beli Gabah Dari Petani Sekitar Pabrik

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:25 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Tiga Pilar Sejahtera Bantah Jual Beras Bersubsidi

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2017 | 13:18 WIB

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

KPPU Akui Adanya Praktik Oligopoli Dalam Perdagangan Beras

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 18:22 WIB

Soal Beras Oplosan, Khofifah Sebut PT. IBU Tak Ada Kesalahan

Soal Beras Oplosan, Khofifah Sebut PT. IBU Tak Ada Kesalahan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 16:27 WIB

Komisi IV DPR akan Panggil Berbagai Pihak Soal Beras Oplosan

Komisi IV DPR akan Panggil Berbagai Pihak Soal Beras Oplosan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 16:01 WIB

Saham AISA Turun Karena Kasus Beras Oplosan, BEI Angkat Tangan

Saham AISA Turun Karena Kasus Beras Oplosan, BEI Angkat Tangan

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 15:36 WIB

Besok AISA Akan Beberkan Masalah Beras Oplosan Saat Public Expose

Besok AISA Akan Beberkan Masalah Beras Oplosan Saat Public Expose

Bisnis | Senin, 24 Juli 2017 | 15:27 WIB

Terkini

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

Singapura Janji Lebih Galak Soal Kabut Asap Kebakaran Hutan saat Jadi Ketua ASEAN 2027

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:55 WIB

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Jangan Asal Instal, Ini 6 Cara Cek File APK Aman Sebelum Dipasang di HP Android

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Anti Ngembang! Ini 5 Rekomendasi Protein Cream Penjinak Rambut

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Ciri-ciri Sepatu Adidas Spezial Original, Ini Cara Membedakan dengan yang KW

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:50 WIB

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Clarentia Prameta: Berkarya Melampaui Batas, Menghidupi Musik dan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:47 WIB

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

PNM Hadirkan Akses Air Bersih, Jaga Harapan Masyarakat di Tengah Keterbatasan

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:46 WIB

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Tren Stop the Wedding: Bukti Remaja Takut Menikah atau Sikap Realistis?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:45 WIB

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Piala Asia 2027 Ditunda, Jadi Digelar 23 Desember-21 Januari 2028

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:41 WIB

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

BPS Akui Sektor Pariwisata dan Industri Hotel RI Anjlok Imbas Karhutla

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:37 WIB

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Ulasan Buku The Alpha Girls Guide: Menjadi Perempuan Cerdas dan Mandiri

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:30 WIB

×