Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Cair Beragam Rasa

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 01 Agustus 2017 | 19:50 WIB
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Cair Beragam Rasa
Tersangka liquid vape ganja [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Polisi membongkar peredaran cairan narkotika yang dicampur dengan cairan yang biasa digunakan pada rokok elektrik. Narkotika jenis itu dipasarkan melalui media sosial.

"Saya sampaikan pengungkapan narkoba jenis baru, narkotik sintetik yang beberapa hari ini menjadi tranding topik di lingkungan kita," kata Wadir Narkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Gidion Arif Setiawan di Polda Metro Jaya, Selasa (1/8/2017)

Melalui pengungkapan kasus ini, polisi menangkap Martino Saputra, Gantes Watimuri, dan Kurniawan Hidayat alias Wawan. 

Gidion menjelaskan, pelaku memasarkan cairan narkotika ini secara daring melalui akun Instagram bernama Mamen Liq.

Polisi lantas berpura-pura memesan liquid narkotika itu yang berukuran 60 mililiter, dengan mentransfer uang sebesar Rp2,5 juta ke rekening salah satu pelaku.

"Lalu, pada tanggal 6 Juli, transaksi dilakukan dengan cara barang dikirim melalui seseorang yang mengaku sebagai pengojek online di belakang Universitas Al Azhar, Kebayoran, bernama Martino Saputra. Dari tangan kurir ini ada tiga buah botol narkotika cairan berisi 5 ml," kata Gidion.

Saat ditangkap, kata Gidion, Martino yang berpura-pura sebagai pengojek online itu akhirnya mengakui mendapatkan barang tersebut dari Gantes. Berdasarkan keterangan tersebut, polisi langsung menggerebek rumah pelaku di Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Dari tangan tersangka GW diamankan 27 botol berisi 5 mili liter," ungkapnya.

baca juga

Tak sampai di situ, polisi kemudian mengembangkan dengan menangkap Kurniawan pada 12 Juli 2017 lalu.

"Hasil pengecekan laboratorium forensik botol liquid tersebut mengandung narkotika jenis 5-fluoro-ADB dan termasuk dalam Permenkes Nomor 1 lampiran nomor urut 95," kata Gidion.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Donny Alexander menjelaskan, efek yang ditimbulkan dari liquid narkoba itu hampir sama seperti mabuk setelah orang mengisap ganja 

"Ini efek nge-fly sampai akut dan muntah-muntah," katanya.

Dia juga membeberkan, para pelaku menjual liquid narkotik tersebut dari harga  Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta untuk ukuran 60 militer. Sedangkan untuk ukuran 5 mili liter, pelaku menjual dengan harga Rp300 ribu.

"Pengakuannya para tersangka berjalan dua bulan. Tapi kami masih selidiki siapa di atas mereka. Kami juga masih memburu admin instagram yang menjual ini, bernama P. Akun instagramnya sudah dihapus," kata Donny.

Dia mengakui agak sulit untuk membedakan narkoba cair dengan liquid rokok elektrik asli yang banyak dijual di pasaran.

Menurutnya, cara pelaku meracik narkoba cair tersebut juga tergolong hebat. Sebab, liquid narkoba yang diedarkanya banyak memiliki varian rasa.

 "Ini yang hebatnya, baunya sama seperti liquid rokok elektrik pada umumnya," tukasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, ketiga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 113 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 lebih subsider Pasal 112 ayat 2 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkoba. Jika terbukai bersalah, mereka terancam hukuman mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

148 WNA Penipu 'Mama Minta Pulsa' Bakal Dideportasi ke Cina

148 WNA Penipu 'Mama Minta Pulsa' Bakal Dideportasi ke Cina

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:53 WIB

Sketsa Wajah Dua Terduga Penyerang Novel Akan Disebar Polisi

Sketsa Wajah Dua Terduga Penyerang Novel Akan Disebar Polisi

News | Senin, 31 Juli 2017 | 09:54 WIB

WNI Penyedia Rumah Kelompok Penipu Internasional Diburu Polisi

WNI Penyedia Rumah Kelompok Penipu Internasional Diburu Polisi

News | Senin, 31 Juli 2017 | 09:47 WIB

IPW Pertanyakan Rencana Polda Metro Rekrut 'Pak Ogah'

IPW Pertanyakan Rencana Polda Metro Rekrut 'Pak Ogah'

News | Sabtu, 29 Juli 2017 | 18:50 WIB

Ini Pengalihan Jalan Ibu Kota Selama Ada Aksi Tolak Perppu Ormas

Ini Pengalihan Jalan Ibu Kota Selama Ada Aksi Tolak Perppu Ormas

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 10:59 WIB

Polda Metro Mulai Mendata 'Pak Ogah' untuk Jadi Supeltas

Polda Metro Mulai Mendata 'Pak Ogah' untuk Jadi Supeltas

News | Jum'at, 28 Juli 2017 | 09:48 WIB

Sosok Iriawan di Mata Anak Buah Selama Pimpin Polda Metro Jaya

Sosok Iriawan di Mata Anak Buah Selama Pimpin Polda Metro Jaya

News | Kamis, 27 Juli 2017 | 11:45 WIB

Ibu Ini Bikin Geger, Isap Ganja Sembari Susui Bayi Mungilnya

Ibu Ini Bikin Geger, Isap Ganja Sembari Susui Bayi Mungilnya

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 21:14 WIB

Pak Ogah Direkrut Polisi, Ketua DPRD DKI: Bikin Warga Malas

Pak Ogah Direkrut Polisi, Ketua DPRD DKI: Bikin Warga Malas

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:25 WIB

Kapolri Ungkap Alasan Polisi Kukuh Tunggu Habib Rizieq Pulang

Kapolri Ungkap Alasan Polisi Kukuh Tunggu Habib Rizieq Pulang

News | Rabu, 26 Juli 2017 | 10:11 WIB

Terkini

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB