Deportasi Penjahat Siber Asal Cina Gunakan 2 Pesawat

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 03 Agustus 2017 | 11:22 WIB
Deportasi Penjahat Siber Asal Cina Gunakan 2 Pesawat
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto menjelaskan proses deportasi 148 penjahat siber asal Cina akan dibagi menjadi dua kelompok. Menurutnya, pemulangan ratusan WNA akan menggunakan pesawat China Eastern MU7021 dan China Southern CZ8683.

"Itu untuk kita kelompokkan di dalam kelompok pesawat, kan ada dua pesawat yang informasi kami terima bahwa mereka dikirim menggunakan dua penerbangan, penerbangan pertama dan penerbangan kedua," kata Didik di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (3/8/2017).

Kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM dan Kepolisian Cina untuk mendeportasi para pelaku.

"Proses deportasi dan itu domainnya teman-teman dari imigrasi, kami dari kepolisian melakukan pengawalan sampai bandara dan saat ini sedang dilakukan proses deportasi oleh pihak imigrasi koordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata dia.

Adapun jadwal kepulangan para WNA yang menumpang pesawat Eastern MU7021 dilakukan pada pukul 12.00 WIB. Sedangkan para WNA yang ditampung di China Southern CZ8683 akan diterbangkan pada pukul 14.00 WIB.

Ratusan WNA tersebut yang dibawa menggunakan empat bus tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten sekita pukul 11.00 WIB. Mereka dikawal ketat oleh anggota polisi bersenjata laras panjang.

Sebanyak 148 warga Cina itu ditangkap saat tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di Jakarta, Surabaya dan Bali, Sabtu (29/7/2017).

Sindikat penipuan internasional ini menyasar para pejabat negara yang ada di Cina. Modus mereka yakni mencari pejabat yang memiliki sejumlah kasus dan mengancam dengan berpura-pura sebagai aparat penegak hukum.

Selama melakukan aksi kejahatan siber di Indonesia, mereka sudah meraup keuntungan sekitar Rp6 Triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini, Polri Serahkan 148 Penjahat Siber ke Kepolisian Cina

Hari Ini, Polri Serahkan 148 Penjahat Siber ke Kepolisian Cina

News | Kamis, 03 Agustus 2017 | 09:26 WIB

Polisi Bebaskan 5 WNI di Kasus Kejahatan Siber Cina

Polisi Bebaskan 5 WNI di Kasus Kejahatan Siber Cina

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 15:58 WIB

Polisi Cari Pemegang Paspor Anggota Sindikat Kejahatan Siber Cina

Polisi Cari Pemegang Paspor Anggota Sindikat Kejahatan Siber Cina

News | Selasa, 01 Agustus 2017 | 01:27 WIB

Alasan Sindikat Kejahatan Siber Cina Pilih Bermarkas Indonesia

Alasan Sindikat Kejahatan Siber Cina Pilih Bermarkas Indonesia

News | Senin, 31 Juli 2017 | 22:49 WIB

Pelaku Kejahatan Siber Asal Cina Digoda Gaji Rp40 Juta per Bulan

Pelaku Kejahatan Siber Asal Cina Digoda Gaji Rp40 Juta per Bulan

News | Senin, 31 Juli 2017 | 22:36 WIB

Bongkar Jaringan Cyber Crime Asal Cina

Bongkar Jaringan Cyber Crime Asal Cina

Foto | Senin, 31 Juli 2017 | 19:14 WIB

Warga Cina Terduga Kasus Penipuan Masuk Ilegal ke Indonesia

Warga Cina Terduga Kasus Penipuan Masuk Ilegal ke Indonesia

News | Senin, 31 Juli 2017 | 15:41 WIB

Begini Toko Masa Depan di Cina, Tak Ada Kasir dan Uang Tunai

Begini Toko Masa Depan di Cina, Tak Ada Kasir dan Uang Tunai

News | Senin, 31 Juli 2017 | 13:40 WIB

Polisi Telusuri Paspor WNA Pelaku Penipuan Internasional

Polisi Telusuri Paspor WNA Pelaku Penipuan Internasional

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 20:26 WIB

Donald Trump Amuk Cina di Twitter, Gertak Sambal?

Donald Trump Amuk Cina di Twitter, Gertak Sambal?

News | Minggu, 30 Juli 2017 | 13:45 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×