Ada yang Kesal dengan Pakaian Gibran Saat Ketemu Agus di Istana

Siswanto

Jum'at, 11 Agustus 2017 | 06:20 WIB
Ada yang Kesal dengan Pakaian Gibran Saat Ketemu Agus di Istana
Gibran Rakabuming Raka dan Agus Harimurti. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Pemandangan langka baru saja terjadi di Istana Kepresidenan, dimana anak Presiden dengan anak mantan Presiden berjumpa.

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kini pensiun dini dari militer demi memasuki dunia politik, Agus Harimurti Yudhoyono, bertemu dalam suasana yang santai, kemarin.

Maksud kedatangan Agus siang itu adalah untuk menyampaikan undangan sekaligus memohon restu kepada Presiden terkait peluncuran The Yudhoyono Institute yang akan diselenggarakan di Djakarta Theater, Jakarta, malam harinya.

Gibran yang datang belakangan kemudian ikut bergabung dalam pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, Gibran hanya mengenakan pakaian casual, sementara Agus mengenakan pakaian formal, batik lengan panjang. Gaya Gibran begitu santai, berbeda dengan penampilan Agus yang formal.

Penampilan Gibran menarik perhatian warganet. Sebagian warganet menyoroti gaya berpakaian Gibran.

"Berpakaianlah pada tempatnya. Karena Adab itu lebih tinggi dari ilmu yang anda raih. Nasehat buat gibran," tulis netizen.

Netizen yang menyebut dua pemuda tersebut memiliki gaya yang berbeda.

"Dua gaya yang berbeda antara Gibran dengan AHY," tulis warganet.

Tak semua warganet mengkritik penampilan Gibran. Sebagian membelanya dengan menyatakan tak penting mengomentari penampilan.

"Cuma foto AHY & Gibran R. Nggak usah dikomentari. Baik style, sepatu, cara duduk dll. Cuma foto," tulis netizen.

Sebagian warganet merayakan pertemuan kedua putra tokoh bangsa yang langkah di negeri ini.

"Saya tak tahu pendapat Gibran tentang AHY. Tapi AHY punya kesan baik tentang Gibran: pemuda yang mandiri dengan kepribadian otentik. Cocok," tulis netizen.

Pesan Jokowi dan masakan Gibran

Presiden mengharapkan generasi muda Indonesia dapat mempersiapkan diri, tampil, dan berani berkompetisi guna menghadapi tantangan tersebut di masa mendatang dan berperan bagi kemajuan bangsa.

Harapan ini disampaikan Presiden saat bersama Gibran menerima Agus.

“Tadi Bapak Presiden Jokowi menyampaikan kepada saya bahwa memang perkembangan dunia ini begitu cepat dan anak-anak muda diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya memajukan bangsa, merespons perubahan, cepat beradaptasi, dan mudah-mudahan juga bisa membawa berbagai kemajuan,” kata Agus kepada wartawan usai pertemuan.

Adapun Gibran yang mengaku ingin bertemu secara langsung dengan Agus turut memberikan keterangan kepada wartawan usai pertemuan.

“Tadi spontan saja. Ada tamu spesial, Mas Agus. Dari dulu kan saya ingin ketemu. Saya izin ke Bapak, ‘Pak, boleh gabung tidak?’ Boleh, ya saya langsung lari ke Istana,” ujar Gibran.

Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyajikan hidangan spesial buatannya yakni bubur lemu yang disajikan bersama gudeg dan menjadi hidangan makan siang untuk ketiganya.

“Enak sekali, luar biasa. Terima kasih, Mas Gibran. Saya juga dijamu makan sama Pak Jokowi, sama mas Gibran juga. Tadi disajikan bubur gudeg ya. Saya juga baru sekali ini gudeg pakai bubur, tapi rasanya enak sekali. Mudah-mudahan sukses usahanya, kita doakan dan nanti saya ajak teman-teman,” jawab Agus ketika ditanyakan soal hidangan tersebut oleh Gibran.

Sampaikan undangan

Menurut Agus maksud kedatangannya siang itu adalah untuk menyampaikan undangan sekaligus memohon restu kepada Presiden.

“Tentu saya memohon doa restu kepada Bapak Presiden sekaligus ingin mendapatkan wejangan, nasihat, dan juga hal-hal lain yang perlu saya jadikan pedoman dalam rangka kesuksesan dari institut tersebut,” ucap Agus yang menjabat sebagai direktur eksekutif dari institut tersebut.

Menanggapi peluncuran lembaga tersebut, Kepala Negara menyambut baik dan mengharapkan akan muncul pemikiran-pemikiran baru yang sekaligus memotivasi generasi muda untuk dapat menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang. Presiden secara khusus memberikan dorongan semangat kepada Agus dalam menjalankan lembaga itu.

“Besar harapan beliau (Presiden) kepada anak-anak muda yang beberapa kali disampaikan. Intinya adalah membangun sumber daya manusia yang utuh, unggul, karena sekali lagi kompetisi ke depan di abad 21 ini semakin sengit dan kita jangan berkompetisi di dalam saja, justru kita bersatu bersama-sama sebagai sebuah bangsa kita siapkan diri kita untuk siap berkompetisi dengan siapa pun yang ada di luar Indonesia,” kata Agus.

Gibran sendiri, selaku seorang generasi muda kreatif yang sukses menjalankan sejumlah bisnis kuliner di berbagai tempat, juga memiliki pandangan yang sama. Bahwa generasi muda harus berani bersaing dan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman.

“Pada intinya tokoh-tokoh muda seperti Mas Agus ini harus tampil. Indonesia harus diisi oleh orang-orang dan tokoh-tokoh muda,” ucap Gibran.

Di akhir keterangannya, Agus juga menyampaikan salam hormat Yudhoyono kepada Jokowi. Ia berharap agar diskusi yang dilakukan pada hari ini dapat berlanjut di masa-masa mendatang.

“Pak SBY menyambut baik dan senang mendengar saya menghadap dan sowan kepada Bapak Presiden. Beliau tentunya menitipkan pesan salam hormat untuk Pak Jokowi dan keluarga sekaligus mendoakan semoga Bapak Presiden bisa benar-benar sukses dan selalu sehat dan diberikan kesuksesan dalam memimpin negeri dan memimpin pemerintahan,” pungkas AGus.

Sementara itu, ditemui jurnalis saat menerima Pengurus Jamaiyah Batak Muslim Indonesia sore harinya di Istana Merdeka, Presiden mengatakan bahwa kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono untuk menyampaikan undangan peluncuran The Yudhoyono Institute.

“Siang tadi Mas AHY menyampaikan undangan untuk hadir di pembukaan The Yudhoyono Institute, dan tadi kebetulan anak saya Gibran di sini, ya sudah ayo saya kenalin,” ucap Presiden.

Namun Presiden menyampaikan tidak dapat menghadiri acara tersebut. “Saya ada acara (lain) nanti malam,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Gibran Ajak Mahasiswa Tinjau Program MBG di Indonesia Timur

Gibran Ajak Mahasiswa Tinjau Program MBG di Indonesia Timur

Foto | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:48 WIB

Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih

Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:55 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

Disambut Riuh Mahasiswa, Wapres Gibran Buka Pintu Setwapres untuk Pendemo

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:15 WIB

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

Nama AHY Dikaitkan Kasus BGN, Demokrat Tegaskan Itu Fitnah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:50 WIB

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang

Video | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:45 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB