AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 23 Juli 2026 | 14:23 WIB
AHY Bilang Truk Odol Biang Kerok Jalanan Rusak, RI Harus Keluar Duit Rp40 T Setiap Tahun
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • APBN terkuras Rp40 triliun per tahun akibat kerusakan jalan karena ODOL.
  • AHY: Truk ODOL picu kecelakaan dan harus ditindak tegas.
  • Pemerintah dorong kereta dan kapal logistik kurangi ketergantungan jalan raya.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan praktik kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi beban besar bagi keuangan negara. Kerusakan jalan akibat truk bermuatan berlebih membuat pemerintah harus menggelontorkan anggaran lebih dari Rp40 triliun setiap tahun hanya untuk perbaikan dan preservasi jalan.

AHY menegaskan persoalan ODOL tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur yang pada akhirnya membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kendaraan-kendaraan ODOL ini berbahaya. Kita sering mendengarkan, mengikuti berita bahwa kendaraan over dimension overload ini sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, mengakibatkan korban jiwa, dan kerusakan jalan," kata AHY dalam acara The Big Idea Forum bertajuk Transformasi dan Dekarbonisasi Sektor Transportasi Logistik Menuju Zero Emission di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut AHY, besarnya kerusakan yang ditimbulkan kendaraan bermuatan berlebih membuat Kementerian Pekerjaan Umum harus mengalokasikan anggaran jumbo setiap tahun untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak.

"Jadi setiap tahun Kementerian Pekerjaan Umum misalnya, itu harus mengeluarkan anggaran 40 lebih triliun untuk perbaikan atau preservasi jalan yang rusak akibat kendaraan-kendaraan yang heavy duty tadi. Bahkan lebih dari muatan dan lebih dari berat yang seharusnya," ujarnya.

Selain menguras anggaran negara, AHY mengatakan truk ODOL juga menjadi salah satu penyumbang tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pemerintah akan mempercepat penertiban dengan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, hingga aparat penegak hukum.

"Jadi ini akan kita tertibkan. Tentu melibatkan banyak stakeholders dan enforcement-nya juga harus dilakukan secara tegas tapi juga adil buat semua," tegas AHY.

Ia menjelaskan, pemerintah mendorong Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian serta Korps Lalu Lintas Polri untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran kendaraan ODOL.

"Maka kami mendorong Kementerian Perhubungan, bersama Kementerian Perindustrian, lalu tentunya jajaran Polri, Lantas Polri, yang bisa melakukan langkah-langkah penegakan hukum jika terjadi pelanggaran hukum di jalan raya," katanya.

baca juga

Di sisi lain, AHY menilai penanganan ODOL harus dibarengi dengan penyediaan moda transportasi logistik yang lebih efisien. Pemerintah kini mendorong pengembangan jalur kereta logistik dan peningkatan kapasitas angkutan laut agar distribusi barang tidak lagi bertumpu pada angkutan jalan raya.

"Ketika kita bisa mengurangi ODOL, bisa mengurangi emisi, dan bisa menurunkan angka kecelakaan. Tapi solusi lainnya juga harus disiapkan, misalnya pengembangan jalur kereta untuk logistik, pengembangan kapasitas maritim logistik yang juga semakin memadai agar penggunaan jalan raya semakin berkurang," pungkas AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman

AHY Siapkan Insentif Truk ODOL, Dorong Armada Listrik dan Logistik Lebih Aman

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:15 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pemilik Truk ODOL yang Mau Beralih ke Truk Standar

Pemerintah Siapkan Insentif untuk Pemilik Truk ODOL yang Mau Beralih ke Truk Standar

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:31 WIB

Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN

Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×