- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan tidak mengetahui rencana perombakan kabinet di Jakarta pada Selasa.
- Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan belum ada pembahasan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Partai Demokrat terkait reshuffle.
- Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merespons isu reshuffle. Ia menegaskan tidak mengetahui perihal tersebut.
"Enggak ada," ujar AHY di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (28/7/2026).
AHY menegaskan belum ada pembicaraan seputar reshuffle antara Prabowo dengan Partai Demokrat, sebagai salah satu partai di kabinet.
"Belum ada," kata AHY.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan persoalan rombak-pasang kabinet menjadi kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto.
Penegasan tersebut menjadi tanggapan Menteri ESSM merespons soal informasi perombakan kabinet dalam waktu dekat dan apakah Partai Golkar diajak bicara mengenai reshuffle.
"Menyangkut dengan reshuffle kabinet itu adalah hak prerogatif bapak presiden karena itu kita semua harus taat tunduk pada hak prerogatif bapak presiden," kata Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/7/2026).
Bahlil justru meminta tidak ada spekulasi terkait perombakan kabinet yang menjadi kewenangan penuh Prabowo.
"Jangan berspekulasi melampaui batas kewenangan. Sekali lagi reshuffle itu adalah hak prerogatif bapak presiden," kata Bahlil.