Raja Dari Lombok Tegaskan Siap Jadi Mitra Pemerintah

Adhitya Himawan, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 24 Agustus 2017 | 20:22 WIB
Raja Dari Lombok Tegaskan Siap Jadi Mitra Pemerintah
Raja Siledendeng, Nusa Tenggara Barat, Raden Tuan Haji Lalu Patria. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Raden Tuan Haji Lalu Patria menyebut adanya perbedaan zaman ketika zaman kerajaan dengan era modern yang saat ini. Lalu merupakan Raja Siledendeng, dari Kerajaan atau Kedatuhan Siledendeng, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Lalu menuturkan ketika zaman Kerajaan, seorang Raja dan Sultan merupakan pemerintah di dalam sebuah wilayah.

"Sudah pasti kalau zaman dahulu, Raja dan Sultan itu sebagai pemerintah di dalam sebuah negeri atau wilayah. Sekarang kita dalam rangka memperkuat dan kerja sama sebagai mitra pemerintah yang menjaga kebudayaan daerah," ujar Lalu usai pengukuhan Majelis Agung Raja Sultan (Mars) Indonesia, di Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (24/8/2017).

Namun saat ini, Lalu mengatakan bahwa seorang Raja dan Sultan memiliki tugas untuk menjaga dan melestarikan budaya masing-masing wilayahnya. Adapun dirinya bertugas menjaga kelestarian kebudayaan Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Raja sultan pada saat ini hanya dalam rangka menggali dan melestarikan budaya, Di Lombok NTB. Kami memiliki nilai kearifan lokal untuk menyelesaikan masalah, dengan bekerja sama dengan pemerintah menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat," ucap Lalu.

Selain itu, Lalu menceritakan ketika masa kejayaan Kerajaan Lombok. Ketika itu masyarakat setempat damai sejahtera dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

"Alhamdulillah di Lombok dulu, masyarakat disamping Gemah Ripah Loh Jinawi, masyarakat damai sejahtera dalam bingkai ukuran yang disepakati oleh masyarakat. Semua masalah itu diselesaikan secara bersama-sama, duduk bersama untuk mencari tahu menyelesaikan sebuah masalah," kata dia.

"Apabila hal ini bisa kita terapkan oleh bangsa Indonesia yang majemuk, maka Insya Allah akan terwujud bangsa Indonesia yang jaya didunia," sambungnya.

Lalu meminta masyarakat tidak menilai kecil dan besar sebuah kerajaan namun melihat adanya kebhinnekaan yang harus dilestarikan. Maka dari itu, pentingnya untuk menerapkan kebudayaan untuk menjadi filter akan dampaknya globalisasi.

baca juga

"Menurut saya, kebudayaan akan menjadi pilar bangsa kita akan menjadi filter terakhir terhadap dampak-dampak global oleh banyaknya tamu-tamu kita yang datang dari luar daerah kita (Indonesia). Kalau kita memahami nilai-nilai budaya itu, maka Insya Allah kita tidak akan terpengaruh. Biar mereka (asing) datang dengan budaya mereka, tetapi kita juga harus menunjukan nilai budaya kita kepada bangsa dan negara," tutur Lalu.

Dengan terbentuknya Majelis Agung Raja Sultan (Mars) Indonesia, ia berharap organisasi tersebut menjadi ajang untuk membangkitkan kembali budaya lokal yang ada di Indonesia.

"Ini adalah momen kebangkitan bangsa kita Indonesia terkenal jaya karena keberagaman budaya. Disinilah sekarang kita sepakat bahwa Raja Sultan nusantara tidak untuk membangkitkan feodalisme, tetapi bagaimana kita mengali budaya lokal, harkat martabat, serta warsilah dari komunitas. Kita tunjukan sebagai khasanah kekayaan bangsa dan kami sepakat Raja Sultan Nusantara ini merupakan pilar terakhir dari Bangsa Indonesia dan kami sepakat bahwa kami satu dalam bingkai NKRI," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Raja Dari NTT yang Masih Dapat Upeti Dari Rakyatnya

Cerita Raja Dari NTT yang Masih Dapat Upeti Dari Rakyatnya

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:34 WIB

Pembangunan Wisata Raja Ampat Tak Berpihak ke Masyarakat Adat

Pembangunan Wisata Raja Ampat Tak Berpihak ke Masyarakat Adat

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 06:42 WIB

Eksotisme Wisata Budaya di Kampung Adat Praijing

Eksotisme Wisata Budaya di Kampung Adat Praijing

Video | Selasa, 22 Agustus 2017 | 18:40 WIB

Jelang Diverifikasi, PSI Datangi Kantor KPU

Jelang Diverifikasi, PSI Datangi Kantor KPU

News | Senin, 21 Agustus 2017 | 10:11 WIB

Kata 'Orang Bule', 5 Tempat  di Indonesia Ini Harus Dikunjungi

Kata 'Orang Bule', 5 Tempat di Indonesia Ini Harus Dikunjungi

Your Say | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 15:45 WIB

Franz Magnis: Kompetisi Harus Dijalani Dengan Berbudaya

Franz Magnis: Kompetisi Harus Dijalani Dengan Berbudaya

News | Jum'at, 18 Agustus 2017 | 14:37 WIB

Jokowi Sebut Keris Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

Jokowi Sebut Keris Warisan Budaya yang Harus Dilestarikan

News | Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:29 WIB

Cerita Panji Jadi Alternatif Epos Besar Ramayana dan Mahabarata

Cerita Panji Jadi Alternatif Epos Besar Ramayana dan Mahabarata

Lifestyle | Senin, 07 Agustus 2017 | 18:13 WIB

HUT Emas ASEAN, Kemendikbud Gelar Festival Budaya Panji

HUT Emas ASEAN, Kemendikbud Gelar Festival Budaya Panji

Lifestyle | Minggu, 06 Agustus 2017 | 21:01 WIB

Video Haru! Hadiri Nikahan Mantan, Anhar Nyanyi Sembari Menangis

Video Haru! Hadiri Nikahan Mantan, Anhar Nyanyi Sembari Menangis

News | Minggu, 06 Agustus 2017 | 14:41 WIB

Terkini

Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!

Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:37 WIB

Apa Arti Kode CA, CB, dan CC di Tiket Kereta Ekonomi? Jangan Sampai Salah Pilih

Apa Arti Kode CA, CB, dan CC di Tiket Kereta Ekonomi? Jangan Sampai Salah Pilih

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 12:35 WIB

Habiburokhman Soal Penyadapan Prabowo: Mau Geng Solo atau Oslo, Hukum ya Hukum

Habiburokhman Soal Penyadapan Prabowo: Mau Geng Solo atau Oslo, Hukum ya Hukum

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:34 WIB

7 Rekomendasi Film Antologi di Netflix, Horor hingga Komedi

7 Rekomendasi Film Antologi di Netflix, Horor hingga Komedi

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 12:30 WIB

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Sukamiskin Dilatih Konversi Kendaraan Listrik dan Menulis

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Sukamiskin Dilatih Konversi Kendaraan Listrik dan Menulis

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 12:28 WIB

Dari Hybrid hingga Kendaraan Listrik, Deretan Lini Mobil Masa Depan Hadir di Astra Auto Fest 2026

Dari Hybrid hingga Kendaraan Listrik, Deretan Lini Mobil Masa Depan Hadir di Astra Auto Fest 2026

Otomotif | Kamis, 05 November 2026 | 12:27 WIB

Dulu Dipuji 'Kapolri Terbaik' Kini Listyo Jadi Tersangka Penyadapan, Habiburokhman Kaget dan Kecewa

Dulu Dipuji 'Kapolri Terbaik' Kini Listyo Jadi Tersangka Penyadapan, Habiburokhman Kaget dan Kecewa

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:26 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Dipakai Listyo Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Apa Itu LIMS? Sistem yang Dipakai Listyo Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 12:25 WIB

Viral Daftar Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit Cs, Ada Megawati Minus Keluarga Jokowi

Viral Daftar Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit Cs, Ada Megawati Minus Keluarga Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:24 WIB

Harga HP Infinix Terbaru November 2026: Dari Seri Smart hingga Note Ultra

Harga HP Infinix Terbaru November 2026: Dari Seri Smart hingga Note Ultra

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 12:22 WIB

×