Kapolda Riau Sayangkan Keahlian Pemimpin Saracen Disalahgunakan

Dythia Novianty

Kamis, 24 Agustus 2017 | 22:28 WIB
Kapolda Riau Sayangkan Keahlian Pemimpin Saracen Disalahgunakan
Ilustrasi internet (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Daerah Riau menyayangkan Ketua Grup penyebar ujaran kebencian "Saracen", JAS,  yang ditangkap Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, merupakan warga yang berdomisili di Kota Pekanbaru.

"Kita menyayangkan, dalam artian mengapa dari kita (Riau). Walaupun dia (JAS) menunjukkan kemampuan bidang teknologi informasi yang dimiliki, tapi ini disalahgunakan," kata Kepala Polda Riau, Irjen Pol Zulkarnain di Pekanbaru, Kamis (24/8/2017).

Terkait penangkapan oleh tim siber Mabes Polri, dia mengaku, dilibatkan dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Diberitahukan memang ada pengembangan untuk mengungkap kelompok yang selalu memberitakan hoax dan salah satunya ada di Pekanbaru.

"Kami hanya diberi tahu ada proses penangkapan sebagai pengembangan yang sudah dua bulan proses dipantau. Ada sindikasi yang memang mengumbar dan memberitakan hoax, sara dan memecah belah persatuan dan kesatuan. Kami hanya diinformasikan," ujarnya.

Tim datang, kata dia, juga sebentar yakni pagi lalu siang langsung terbang ke Jakarta. Terkait hal itu, lanjutnya, kasus ini akan tetap di Mabes Polri karena perkara itu lintas wilayah dengan tersangka dua orang lagi ditangkap di daerah lain.

Lebih lanjut, dia mengimbau, agar masyarakat Riau memahami bahwa siapa yang melakukan hal tersebut akan terjerat Undang-Undang Informasi Teknolog Elektronik (ITE). Menurutnya, pelaku JAS juga mengerti karena intelektualitasnya dinilai lumayan terkait teknologi informasi, namun masih mencoba mengelabui.

"Walaupun begitu, karena ini teknologi kita masih bisa pantau dan ungkap kemanapun bersembunyi di dunia maya," tambahnya.

Saracen diketahui memiliki grup Facebook dan situs online berkonten media untuk menyebar ujaran kebencian berbau SARA. Tersangka berinisial JAS asal Pekanbaru, Provinsi Riau juga diketahui punya banyak akun facebook dan email.

Di Pekanbaru, tersangka JAS berdomisili di Jalan Kasa, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Berdasarkan yang diketahui, tetangganya rumah tersebut terlihat sebagai usaha penyaluran guru les privat. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Daftar Tarif Fantastis Kelompok Saracen

Ini Daftar Tarif Fantastis Kelompok Saracen

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 21:33 WIB

Polisi: Kelompok Saracen Penyedia Jasa Meme Hate Speech

Polisi: Kelompok Saracen Penyedia Jasa Meme Hate Speech

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:22 WIB

Peran Tiga Tersangka Kelompok Saracen Terungkap

Peran Tiga Tersangka Kelompok Saracen Terungkap

News | Rabu, 23 Agustus 2017 | 17:47 WIB

Terkini

Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua

Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bukan Bebas Tanpa Batas, Ini Penjelasan Istana Soal 'Academic Freedom' Versi Prabowo

Bukan Bebas Tanpa Batas, Ini Penjelasan Istana Soal 'Academic Freedom' Versi Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri

Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:14 WIB

Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino

Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:10 WIB

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:08 WIB

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

Gubernur Luthfi Salurkan BLT Cukai Tembakau Rp51 Miliar untuk 85 Ribu Pekerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:27 WIB

Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI

Pemkab Mojokerto Paparkan Progres Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN RI

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:25 WIB

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

Digelar Maraton! Hakim PN Jaksel Putus Praperadilan Roy Suryo Pekan Depan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 16:13 WIB

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:56 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Asal Padang Terpilih Lewat Voting Publik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

×