Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:38 WIB
Djarot Nilai Kejahatan Saracen Luar Biasa
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Welly Hidayat]

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi kasus Kelompok Saracen yang menebarkan ujaran kebencian dan SARA melalui media sosial Facebook.

Menurut Djarot masyarakat harus betul - betul waspada dan cerdas dalam menggunakan media sosial.

"Itu harus betul - betul waspada, cerdas dan memilah-milah untuk tidak mudah di adu domba dengan media sosial yang digerakkan oleh robot dan oknum - oknum yang memecah belahkan bangsa, ini kejahatan yang luar biasa yang hanya berorientasi pada uang," kata Djarot, usai menghadiri acara Program Panggung Kampung Sehat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

Djarot menambahkan Bareskrim Mabes Polri untuk terus mengusut kelompok Saracen ataupun grup - grup akun Facebook yang terkait Saracen yang menyebarkan Hate Speech tersebut.

"Makanya saya berharap kepolisian bisa untuk bisa melacak dan menindak tegas bukan hanya kelompok seracen ini, tetapi siapa yang memesan, kan ini pesanan, kenapa ?," ujar Djarot.

Sebelumnya polisi telah menangkap Tiga tersangka antara lain, JAS ( 32) ketua grup Kelompok Seracen , MFT merupakan koordinator grup Saracen (43) dan SRN (32). Polisi mengamankan barang bukti, antara lain, flashdisk, laptop, telepon genggam, hard disk, dan memory card.

JAS dikenai Pasal 46 ayat 2 jo Pasal 30 ayat 2 tentang Tindak Lidana Ilegal Akses dan atau Pasal 46 ayat 1 jo Pasal 30 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang lTE. Sedangkan, MFT dan SRN dianggap melakukan ujaran kebencian dengan konten SARA sebagaimana dimaksud dalam Pasa| 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU ITE dan atau pasal 45 ayat 3 jo Pasal 27 ayat 3 UU ITE.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:20 WIB

Djarot Tolak Ide Supeltas Diberi Gaji

Djarot Tolak Ide Supeltas Diberi Gaji

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:02 WIB

Pemprov DKI Edukasi Warga Jakarta Untuk Hidup Sehat

Pemprov DKI Edukasi Warga Jakarta Untuk Hidup Sehat

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 12:49 WIB

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 12:34 WIB

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:07 WIB

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 22:36 WIB

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 20:01 WIB

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 19:09 WIB

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:45 WIB

Polisi Buru Pemesan "Hate Speech" Saracen

Polisi Buru Pemesan "Hate Speech" Saracen

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:12 WIB

Terkini

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×