Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 13:20 WIB
Ternyata Sindikat Saracen Sudah Beroperasi Sejak Dua Tahun Lalu
Diskusi tentang Saracen di Warung Daun,Cikini, Jakarta Pusat. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Sindikat Saracen yang sering menyebarkan berita-berita bohong bernuansa Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) ternyata sudah beroperasi sejak dua tahun lalu. Namun pihak kepolisian baru bisa mengikuti perkembangannya setahun terakhir.

Hal itu disampaikan oleh Analis Kebijakan Madya, Bidang Penmas Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Sulistyo Pudjo Hartono dalam di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/8/2017).

"Kita mulai mapping terhadap berbagai konten di medsos mulai setahun terakhir. Dan mengerucut enam bulan terakhir, dan satu bulan terakhir kita mengetahui ada hubungan besar jadi satu jaringan besar," kata Pudjo.

Setelah melakukan mapping yang terus menemukan titik terangnya, polisi pun mulai berhasil menangkap pelakunya. Polisi berhasil membekuk beberpa orang di beberapa daerah di seluruh Indonesia.

"Kita melakukan penangkapan di Koja, Riau, dan Cianjur, Jawa Barat," kata Pudjo.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pihaknya saat ini sudah mendapatkan banyak bukti digital yang kuat terkait sindikat Saracen tersebut. Namun, yang diperlukan oleh polisi saat ini adalah membuktikan apa yang telah didapatkan tersebut.

"Kami berusaha untuk tidak gegabah menunjukkan siapa-siapa saja dalam bukti digital kami punya," tegas Pudjo.

Menurutnya, dari bukti-bukti yang telah dipeganya tersebut, didalamnya terdapat nama-nama pengurus sindikat tersebut.
Untuk itu, Polisi akan segera memanggil nama-nama yang terdapat dalam daftar tersebut.

"Kepada orang yang disebutkan dalam jaringan tersebut, apakah pembina, penasihat, akan kita panggil untuk dicocokan, apakah benar posisi beliau," tutup Pudjo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

Eggi Sudjana Klarifikasi Jadi Dewan Penasihat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 12:34 WIB

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

PKS Apresiasi Keberhasilan Polisi Ungkap Sindikat Saracen

News | Sabtu, 26 Agustus 2017 | 01:07 WIB

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

Golkar Sebut Saracen Pintu Masuk Ungkap Penyebar "Hoax" Lainnya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 22:36 WIB

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

Akun-akun Grup FB Terkait Saracen Masih Aktif, Ini Kata Polisi

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 20:01 WIB

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

Buntut Saracen, PKB: Jika Mafia Lebih Canggih, Negara Bisa Bahaya

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 19:09 WIB

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

Saracen Dibongkar, Fahri Hamzah Minta Ada Aturan untuk Buzzer

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:45 WIB

Polisi Buru Pemesan "Hate Speech" Saracen

Polisi Buru Pemesan "Hate Speech" Saracen

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 18:12 WIB

Jelang Pilpres, Kelompok Mirip Saracen Diyakini Masih Banyak

Jelang Pilpres, Kelompok Mirip Saracen Diyakini Masih Banyak

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 17:57 WIB

Polisi Akan Panggil Nama di Struktur Organisasi Kelompok Saracen

Polisi Akan Panggil Nama di Struktur Organisasi Kelompok Saracen

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 10:35 WIB

Polisi Panggil Saksi Ahli Ungkap Kasus Kelompok Saracen

Polisi Panggil Saksi Ahli Ungkap Kasus Kelompok Saracen

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 08:59 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB