Bela Rohingya, Paus Fransiskus Akan Datangi Myanmar

Reza Gunadha

Selasa, 29 Agustus 2017 | 17:00 WIB
Bela Rohingya, Paus Fransiskus Akan Datangi Myanmar
Paus Fransiskus. (AFP)

Suara.com - Myanmar mengundang pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, untuk datang ke negerinya, pada bulan November 2017.

Pemerintah Tahta Suci Vatikan, seperti dilansir Telegraph, Senin (28/8/2017), mengungkapkan undangan itu akan dipenuhi Sri Paus guna membahas secara langsung isu penganiayaan etnis minoritas Rohingnya dengan pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Paus Fransiskus selama ini dikenal sebagai kritikus rezim Myanmar, dan mengkritik kebijakan militer negeri tersebut yang menganiaya etnis minoritas Rohingya di kawasan Rakhine.

San Suu Kyi, pemimpin Myanmar dan penerima Nobel Perdamaian, sendiri selama ini menunjukkan sikap apatis dan menolak PBB melakukan investigasi terhadap pembunuhan warga Rohingya.

Termutakhir, Sri Paus kembali melontarkan kritik terhadap Aung San Syuu Kyi serta militer Myanmar dalam doa pada misa minggu di Lapangan Saint Peter, Vatikan, Minggu (27/8).

"Kembali ada berita menyedihkan mengenai aksi kekerasan terhadap saudara kita, umat muslim Rohingya, yang minoritas di Myanmar. Mari kita berdoa, agar mereka berada dalam perlindungan Tuhan," tutur Sri Paus.

"Seluruh umat Katolik harus berada di sisi saudara Rohingya kita. Setiap umat Katolik harus berusaha memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada saudara Rohingya kita," harapnya lagi.

Pemerintah Myanmar mengungkapkan sedikitnya 100 warga Rakhine tewas dalam operasi militer yang diterapkan sejak Jumat (25/8) pekan lalu.

Operasi militer itu dilakukan setelah sejumlah gerilyawan yang menamakan diri Arakan Rohingya Salvation Army, menyerang 30 polisi memakai pisau dan bom.

Warga Rakhine dan aktivis pembela Rohingya melansir sedikitnya 800 orang tewas dalam operasi militer Myanmar. Korban tewas termasuk kaum perempuan, anak-anak, dan bayi.

Selain korban tewas, sedikitnya 3.000 warga Rohingya di Rakhine terpaksa kabur dan menerobos masuk ke wilayah Bangladesh pada akhir pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lupakan Malaysia, Bima Sakti: Kondisi Timnas U-22 Sudah Oke

Lupakan Malaysia, Bima Sakti: Kondisi Timnas U-22 Sudah Oke

Bola | Selasa, 29 Agustus 2017 | 13:58 WIB

Dikepung Tentara, Warga Rohingya: Bayi Juga Mereka Bunuh

Dikepung Tentara, Warga Rohingya: Bayi Juga Mereka Bunuh

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 13:33 WIB

Gagal Raih Emas, Gelandang Timnas U-22: Sudah Rezekinya

Gagal Raih Emas, Gelandang Timnas U-22: Sudah Rezekinya

Bola | Selasa, 29 Agustus 2017 | 13:03 WIB

Pulih, Septian David Siap Turun Lawan Myanmar, Perebutan Perunggu

Pulih, Septian David Siap Turun Lawan Myanmar, Perebutan Perunggu

Bola | Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:36 WIB

PKS Ingatkan Ada Pembantaian Muslim Rohingya

PKS Ingatkan Ada Pembantaian Muslim Rohingya

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 11:31 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB