Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS

Dythia Novianty

Rabu, 30 Agustus 2017 | 11:53 WIB
Meski Syok, Bocah Ini Selamat Gempuran ISIS
Bocah ini selamat dari gempuran ISIS. [Metro]

Suara.com - Seorang anak lelaki dipanggil-panggil untuk ke tempat yang aman oleh polisi, setelah orang-orang bersenjata Isis membunuh kakeknya dan jemaat lainnya di sebuah masjid.

Ali Ahmad (4) diketahui sedang bersama kakeknya saat para teroris menyerbu masjid Imam Zaman Syiah di Kabul beberapa hari lalu. Insiden ini menewaskan 28 orang.

Sedikitnya, empat penyerang yang menyamar dengan seragam polisi memasuki masjid dan mulai menembaki ratusan jamaah di dalam. Dan meledakkan satu bom bunuh diri.

Sebuah gambar mengejutkan menunjukkan, Ali berdiri sendirian di halaman masjid saat polisi dengan berusaha keras memberi isyarat kepadanya agar bersembunyi.

Dia selamat dari serangan tersebut, namun ayahnya mengatakan bahwa dia mengalami trauma dan masih menderita mimpi buruk. Ayah Ali, Sayed Bashir, tidak berada di masjid saat bom pertama meledak, tapi dia segera berlari memeriksa keluarganya.

"Ketika saya mendengar tentang insiden, saya hubungi ponsel ayah saya. Anakku menjawab teleponnya dan berkata 'mereka [penyerang] membunuh kakekku'. Dia memintaku membawa mobil untuk membawa ayahku pergi," jelas Bashir.

Dalam kepanikannya, Bashir dengan putus asa mencari-cari di sekitar masjid, namun polisi menghentikannya karena terlalu dekat. Dia menghubungi nomor itu lagi dan berbicara dengan anaknya saat terjadi ledakan lain.

Saat itu, polisi pun terus memanggil Ali agar pergi ke tempat aman dan dia berkeliling ke sisi lain masjid. Segera, dia pun terselamatkan, namun ayahnya mengatakan bahwa dia masih menderita trauma akibat serangan tersebut.

"Setelah kejadian itu, anak saya memiliki beberapa masalah. Dia sangat takut pada malam hari, dan dia berkata sambil tidur, 'bangunkan aku'. Dia sangat takut, dia bahkan tidak bisa tidur sepanjang malam," terangnya.

baca juga

Serangan tersebut diklaim oleh Isis Khorasan, cabang lokal kelompok teroris yang telah mengambil nama sebuah wilayah di Afghanistan. PBB mengatakan, setidaknya 62 warga sipil telah terbunuh dan 119 lainnya cedera dalam enam serangan di masjid Syiah tahun ini. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Bintang Film Dewasa Diancam Dipenggal Kepalanya oleh ISIS

Mantan Bintang Film Dewasa Diancam Dipenggal Kepalanya oleh ISIS

News | Minggu, 27 Agustus 2017 | 11:16 WIB

Robek Foto Paus, ISIS Janji akan Datang ke Roma

Robek Foto Paus, ISIS Janji akan Datang ke Roma

News | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 07:21 WIB

Bocah ISIS Sebut Trump Boneka Yahudi

Bocah ISIS Sebut Trump Boneka Yahudi

News | Kamis, 24 Agustus 2017 | 15:08 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×