Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Senin, 04 September 2017 | 13:45 WIB
Perempuan Berjilbab Ini Bersedia 'Jihad' ke Myanmar, Mengapa?
Ratusan Massa yang menamakan diri Sahabat Muslim Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Myanmar, Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2017). (suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Erdina Sari (43), salah satu massa aksi Sahabat Muslim Rohingya menanggapi pembukaan pendaftaran Jihad yang dilakukan oleh FPI untuk membantu korban kekerasan dan pembunuhan para muslim Rohingya, Myanmar.

"Ya, kalau jihad menolong warga muslim Rohingya, saya pribadi siap membantu," kata Erdina di Depan Gedung Kedubes Myanmar di Jalan H. Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2017).

Perempuan berjilbab itu menilai tindakan kekerasan yang dilakukan militer Myanmar mengetuk hati para umat muslim di seluruh dunia.

"Apa yang dilakukan FPI, salah satu tindakan mulia sebagai umat muslim yang melihat kekejaman yang terjadi di Myanmar. Kami tidak mau hanya melihat penderitaan mereka," ujar Erdina.

Hal sama diungkapkan, Sari (37) mengatakan tindakan FPI membuka pendaftaran Jihad karena sudah melihat kekejaman yang cukup keji terhadap umat muslim Rohingya.

"Ini sudah pembunuhan yang kejam terjadi di Myanmar. FPI pasti ingin membantu. Karena anak - anak juga menjadi korban," ujar Sari.

Selanjutnya, mengenai apakah akan mengikuti pendaftaran Jihad, kata Sari, siap membantu korban - korban pengungsi etnis Rohingya.

"Saya ingin sekali membantu. Saya mau berangkat. Tapi menunggu perkembangan dulu, pemerintah Indonesia kan, lagi bahas dengan Myanmar, untuk hentikan kekerasan warga Rohingya. Saya tunggu itu," ujar Sari.

Sebelumnya, FPI tingkat wilayah mulai membuka pendaftaran jihad ke Myanmar untuk membantu muslim Rohingya yang menjadi korban kekerasan dan pembunuhan.

baca juga

"Itu inisiatif dari wilayah-wilayah. Yang sudah buka pendaftaran Aceh, Pasuruan, kemudian besok Banten," kata Ketua Bidang Jihad FPI Ustadz Aka kepada Suara.com, Senin (4/9/2017).

Ustadz Aka mengatakan DPP FPI nanti akan membantu pemberangkatan para mujahid. Ketika ditanya seperti apa jihad yang akan dilakukan di Myanmar, Ustadz Aka menyebut jihad kemanusiaan, tetapi bisa saja menjadi jihad secara fisik.

"Jihad apapun, menyeluruh. Kan sejak awal, sejak di Palestina, kan masalah kemanusiaan, kita cegah kebiadaban, kedzoliman. Jihad kita terutama jihad kemanusiaan, tetapi tidak menutup kemungkinan, seperti itu (perang). Bismillah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

News | Senin, 04 September 2017 | 13:32 WIB

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

News | Senin, 04 September 2017 | 13:13 WIB

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 12:52 WIB

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 12:18 WIB

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

News | Senin, 04 September 2017 | 11:53 WIB

Aksi Bela Rohingya

Aksi Bela Rohingya

Foto | Senin, 04 September 2017 | 11:52 WIB

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 11:43 WIB

Myanmar Blokir Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Rohingya

Myanmar Blokir Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 11:25 WIB

Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Masuki Tahap Kedua

Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Masuki Tahap Kedua

News | Senin, 04 September 2017 | 10:56 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×