Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'

Pebriansyah Ariefana

Senin, 04 September 2017 | 13:32 WIB
Sejumlah Daerah Demo Pro Rohingya, Ada Pendaftaran 'Jihad'
Sahabat Muslim Rohingya melakukan aksi di Kedubes Myanmar, Jakarta, Senin (4/9).

Suara.com - Organisasi di sejumlah daerah serentak melakukan aksi demonstrasi untuk mengecam pembantaian Muslim Rohingya yang dilakukan tentara Myanmar, Senin(4/9/2017). Demo mereka tidak saling berhubungan.

Di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 22 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Peduli Myanmar menyatakan sikap bahwa kebiadaban militer Myanmar terhadap warga Muslim Rohingya sudah merupakan kejahatan kemanusiaan sehingga sepatutnya disikapi oleh dunia internasional.

"Maka dari itu, kami meminta agar persoalan ini bisa diseret ke Pengadilan Internasional karena sudah tergolong kejahatan kemanusiaan yang serius," kata Koordinator Umum Muhammad Isnaini sat berpidato di simpang empat Islamic Center, Kota Mataram.

Ormas yang nampak memberikan dukungan dalam aksi ini antara lain berasal dari Pemuda Pancasila, Gemahbudhi, Laskar Mujahidin, GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Nahdlatul Wathan, PMII, dan HMI.

Dalam aksinya massa aksi juga meminta Indonesia segera mengambil langkah diplomatik terhadap negara-negara ASEAN untuk mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN dan meminta untuk mencabut nobel "Aung San Suu Kyi".

Sementara di Sumatera Barat, Forum Masyarakat Minangkabau (FMM) meminta DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan sikap resmi terkait aksi kekerasan yang diterima etnis Rohingya di Myanmar, sebagai bentuk kepedulian sesama umat Islam.

"Kami minta pernyataaan resmi mereka sebagai perwakilan masyarakat Sumbar yang mengecam aksi kekerasan tersebut," kata Wakil Ketua FMM, Irfianda Abidin saat mengunjungi DPRD Sumbar di Padang.

Menurut dia selain mengeluarkan pernyataan sikap, pihaknya meminta DPRD Sumbar untuk mendorong Pemprov Sumbar mengirimkan bantuan kepada etnis Rohingya. Kemudian pihaknya meminta DPRD Sumbar untuk menyurati Kemendagri untuk menarik duta besar Indonesia yang ada di Myanmar dan mengusir duta besar Myanmar dari Indonesia.

"Langkah nyata harus dilakukan sebagai bentuk protes kita terhadap aksi kekerasan ini," sebut dia.

baca juga

Bahkan pihaknya telah membuka pendaftaran kepada seluruh masyarakat Sumbar yang ingin berangkat ke Myanmar untuk berjihad membantu etnis Rohingya di Myanmar.

"Apabila usul kita tidak diproses maka kami akan memberangkatkan para mujahidin asal Sumbar untuk berjuang di Myanmar," kata Irfianda.

Selain mendatangi gedung DPRD Sumbar, rombongan FMM akan mendatangi kantor Budha Tzu Chi di kawasan Pondok, Padang Selatan. Mereka ingin meminta pernyataan sikap Budha Tzu Chi Sumbar terkait aksi kekerasan di Myanmar tersebut.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sumbar, Guspardi Gaus menjelaskan dirinya mengecam aksi kekerasan terhadap etnis Rohingya tersebut, bahkan meminta agar pelaku aksi itu dibawa ke mahkamah militer internasional untuk diadili. Terkait dengan pembukaan pendaftaran jihad, Guspardi menilai hal itu belum dapat dilakukan karena lokasinya berada di Negara Myanmar. Tentu dalam hal pemberangkatan orang itu harus melalui cara atau aturan yang berlaku dan secara legal.

"Kita tidak dapat mengirim orang begitu saja untuk berjuang di sana, semua sudah ada aturannya. Apalagi untuk mengirim pasukan Garuda yang dilakukan apabila ada permintaan dari PBB," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

Pendemo Pro Rohingya Sebut Seruan HAM Suu Kyi Bohong

News | Senin, 04 September 2017 | 13:13 WIB

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

DPR Gelar Rapat Pimpinan Bahas Pembantaian Muslim Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 12:52 WIB

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

MPR Dukung Penuh Jokowi Kirim Retno Bantu Atasi Tragedi Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 12:18 WIB

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

FPI Buka Pendaftaran Jihad ke Myanmar, Ustadz Aka: Bismillah

News | Senin, 04 September 2017 | 11:53 WIB

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

Massa Perempuan Berjilbab Demo Kedutaan Besar Myanmar

News | Senin, 04 September 2017 | 11:43 WIB

Myanmar Blokir Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Rohingya

Myanmar Blokir Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 11:25 WIB

Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Masuki Tahap Kedua

Pembangunan RS Indonesia di Myanmar Masuki Tahap Kedua

News | Senin, 04 September 2017 | 10:56 WIB

Diperintah Jokowi Urus Rohingya, Menlu RI Tiba di Yangon

Diperintah Jokowi Urus Rohingya, Menlu RI Tiba di Yangon

News | Senin, 04 September 2017 | 08:42 WIB

Kumpulan Foto Hoax yang Diklaim Pembantaian Rohingya

Kumpulan Foto Hoax yang Diklaim Pembantaian Rohingya

News | Senin, 04 September 2017 | 07:08 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×