Ujaran Kebencian Jonru Dinilai Sudah Akut

Ardi Mandiri, Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 September 2017 | 23:01 WIB
Ujaran Kebencian Jonru Dinilai Sudah Akut
Laman Facebook atas nama Jonru seperti diakses di Jakarta, Kamis (31/8). [Suara.com/Liberty Jemadu]

Suara.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memberikan 14 pertanyaan kepada Muannas Al Aidid untuk mencocokan barang bukti berupa postingan yang disertakan dirinya sebagai pihak pelapor dalam kasus ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Jonru Ginting.

"Tadi ada sekitar 14 pertanyaan, jadi 1 pertanyaan beranak pinak gitu ada poin a b c, tapi pertanyaan yang diajuin adalah apa yang dimaksud dengan hate speech kemudian pencocokan bukti-bukti postingan-postingan di sosmed yang kita ajukan mana yang masuk rumusan ini nah itu yang kita jawab," kata Muannas usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Senin (4/9/2017).
 
Dia menyampaikan ada belasan postinganya yang disebar di beberapa akun milik Jonru yang telah diklarifikasi oleh penyidik. Bahkan, menurutnya, isi postingan yang Jonru cenderung bermuatan ujaran kebencian SARA dan diduga sengaja disebar sebagai upaya provokasi kepada satu kelompok dan etnis tertentu.
 
"Kalau postingan terlalu banyak, ini sentimen SARA dan adu dombanya sudah akut. Jadi kita itu hanya memberikan dokumen-dokumen mana yang diduga masuk dalam rumusan itu, tadi udah kami sampaikan ada sekitar 10-12 postingan," katanya 
 
Muannas menjelaskan beberapa postingan Jonru yang telah diklarifikasi penyidik sebagai barang bukti 
 
"Kami menyampaikan beberapa bukti di antaranya 1 soal masalah postingan yang bernada adu domba sentimen etnis misalnya '1945 Indonesia dijajah Belanda dan Jepang, 2017 Indonesia dijajah Cina' menurut kami itu adalah sentimen bagi etnis-etnis tertentu, karena berdasarkan UU Nomor 4 Tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras itu sudah tidak ada lagi istilah Cina pribumi yang ada WNI," kata dia 
 
Postingan Jonru juga dianggap telah menebar sentimen terhadap agama tertentu. 
 
"Nah kemudian tentang adanya sentimen agama, dlm postingan itu terlihat dia menyebutkan yang menjajah Indonesia itu non muslim misalnya. Tendensius ya terhadap satu agama padahal faktanya ada pahlawan-pahlawan yang non muslim," katanya.
 
Dia juga menganggap ujaran kebencian bermuatan SARA yang disebarkan Jonru sudah fatal dan akut. Tudingan-tudingan Jonru yang dianggap tidak mendasar juga menyasar kepada nama Presiden Joko Widodo.
 
"Termasuk satu lagi soal asal usul Jokowi itu sentimen-sentimen individu jdi tidak persoalan-persoalan dalam kasus akun Jonru itu bukan soal Jokowi, ini sentimen SARA-nya sudah akut mengadu dombanya sudah luar biasa," kata dia.
 
Dia pun telah mendorong agar penyidik segera memintai keterangan sejumlah ahli untuk menindaklanjuti proses hukum Jonru Ginting. 
 
"Ya ini kan nanti yang menentukan apakah masuk rumusan delik adalah pemeriksaan ahli, mungkin waktu dekat tadi kan kami minta supaya diajukan ahli pidana atau ahli bahasa," kata dia.
 
Dia juga meminta penyidik menghadirkan ahli digital forensik untuk membuka beberapa akun milik Jonru Ginting yang sudah dihapus. 
 
"Kemudian ahli forensik karena sehubungan ada beberap bukti-bukti sudah terhapus dalam akun Jonru sehingga apa yang terhapus bisa dimunculkan kembali gitu," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Selesai Satu Kasus, Jonru Ginting Kembali Dipolisikan

Belum Selesai Satu Kasus, Jonru Ginting Kembali Dipolisikan

News | Senin, 04 September 2017 | 18:15 WIB

Ujaran Kebencian Jonru Dinilai Mirip Kelompok Saracen

Ujaran Kebencian Jonru Dinilai Mirip Kelompok Saracen

News | Senin, 04 September 2017 | 16:50 WIB

Muannas:  Pak Jonru Ini Sama Sekali Tidak Tersentuh Hukum

Muannas: Pak Jonru Ini Sama Sekali Tidak Tersentuh Hukum

News | Senin, 04 September 2017 | 16:12 WIB

Pelapor Jonru Ginting Diperiksa Polisi Hari Ini

Pelapor Jonru Ginting Diperiksa Polisi Hari Ini

News | Senin, 04 September 2017 | 15:15 WIB

Polisi Kirim Surat Panggilan ke Pelapor Jonru Ginting

Polisi Kirim Surat Panggilan ke Pelapor Jonru Ginting

News | Senin, 04 September 2017 | 09:59 WIB

Polisi Periksa Pelapor Jonru Ginting Pekan Depan

Polisi Periksa Pelapor Jonru Ginting Pekan Depan

News | Senin, 04 September 2017 | 08:39 WIB

Dipolisikan, Jonru: Pengacara Papan Atas Akan Dampingi Saya

Dipolisikan, Jonru: Pengacara Papan Atas Akan Dampingi Saya

Tekno | Jum'at, 01 September 2017 | 19:29 WIB

Kasus Jonru Ginting Diproses Polda Metro Jaya

Kasus Jonru Ginting Diproses Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 01 September 2017 | 13:42 WIB

Dianggap Berbahaya, Jonru Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Dianggap Berbahaya, Jonru Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 21:47 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×