AS: Hanya Cina yang Bisa Selesaikan Kasus Nuklir Korut

Ardi Mandiri

Rabu, 06 September 2017 | 22:46 WIB
AS: Hanya Cina yang Bisa Selesaikan Kasus Nuklir Korut
Korea Utara kembali menggelar uji coba rudal balistik antarbenua yang bisa membawa hulu ledak nuklir, Rabu (5/7).

Suara.com - Cina memegang kunci untuk menyelesaikan ancaman nuklir Korea Utara dan harus berbuat lebih banyak dengan menggunakan semua pengaruhnya guna menghadapi tetangganya itu, kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon pada Rabu.

"Cina memegang kuncinya, minyak ke Korea Utara mengalir dari China. China tidak hanya memiliki pengaruh, namun memiliki banyak tuas, yang dibutuhkan untuk mengubah perilaku Korea Utara," kata Fallon kepada radio BBC.

"Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis dan saya dan yang lain di pemerintahan sangat jelas bahwa kita harus betul-betul menggunakan setiap jalan diplomatik untuk membuat keadaan terkendali. Itu berarti bekerja secara saksama di New York selama beberapa hari ke depan untuk mendapatkan resolusi baru PBB. Itu berarti menerapkan sanksi dan memastikan diberlakukan dengan benar.

"Di atas segalanya, itu berarti memberi tekanan lebih besar pada Cina untuk berurusan dengan tetangganya tersebut," katanya.

Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pengembangan bom hidrogen itu dilakukan di tengah peningkatan ketegangan wilayah menyusul dua uji peluru kendali antarbenua (ICBM) Pyongyang pada Juli, yang dapat terbang hingga sekitar 10.000 kilometer dan diperkirakan menjangkau beberapa bagian dari daratan utama Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinan generasi ketiga, Kim Jong-un, Korea Utara berusaha mengembangkan perangkat nuklir kecil dan ringan, yang sesuai dengan peluru kendali balistik jarak jauh tanpa mempengaruhi jangkauannya, sehingga mampu bertahan setelah kembali memasuki atmosfer Bumi.

Korea Utara, yang mengembangkan kegiatan nuklir dan peluru kendalinya meskipun bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyebabkannya dikenai beberapa sanksi, "baru-baru ini berhasil" membuat kemajuan dalam pengembangan bom hidrogen yang akan dimuat dalam ICBM, menurut laporan KCNA.

"Bom-H, yang kekuatan peledaknya dapat disesuaikan dari puluhan kilo ton hingga ratusan kilo ton, merupakan senjata termonuklir bersifat multifungsi dengan kekuatan perusak yang hebat, meskipun diledakkan bahkan di tempat yang tinggi untuk serangan EMP (Electromagnetic Pulse) super kuat guna menyerang sesuai dengan tujuan strategis," kata KCNA.

Kim Dong-yub, seorang ahli militer di Institut Studi Timur Jauh pada Universitas Kyungnam, Seoul, merasa skeptis.

"Jika merujuk pada daya ledak puluhan sampai ratusan kilo ton, itu tampaknya bukan bom H yang sama sekali baru. Kemungkinan itu hanyalah perangkat nuklir yang diperkuat," kata Dong-yub, mengacu pada bom atom, yang menggunakan beberapa isotop hidrogen untuk meningkatkan daya ledak.

Daya ledak bom hidrogen dapat mencapai ribuan kilo ton, lebih kuat daripada bom nuklir, yang terakhir di uji Korea Utara pada September dengan kekuatan hanya sekitar 10 sampai 15 kilo ton, mirip dengan yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada 1945. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korut Ancam Kirim "Hadiah" Lebih Banyak Lagi ke AS

Korut Ancam Kirim "Hadiah" Lebih Banyak Lagi ke AS

News | Rabu, 06 September 2017 | 12:39 WIB

Ini Ilmuwan di Balik Program Senjata Nuklir Korea Utara

Ini Ilmuwan di Balik Program Senjata Nuklir Korea Utara

Tekno | Rabu, 06 September 2017 | 07:16 WIB

AS dan Jerman Desak PBB Sanksi Korut

AS dan Jerman Desak PBB Sanksi Korut

News | Rabu, 06 September 2017 | 00:15 WIB

Wiranto: Uji Coba Nuklir Korut Ganggu Perdamaian

Wiranto: Uji Coba Nuklir Korut Ganggu Perdamaian

News | Selasa, 05 September 2017 | 05:27 WIB

Deretan Gaya Kim Jong-un Ketika Memilih Barang di Toko

Deretan Gaya Kim Jong-un Ketika Memilih Barang di Toko

News | Senin, 04 September 2017 | 19:03 WIB

Nuklir Korut Terbaru, 8 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Nuklir Korut Terbaru, 8 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

News | Senin, 04 September 2017 | 06:38 WIB

Guncangan Bom Hidrogen Korut sampai Terdeteksi BMKG

Guncangan Bom Hidrogen Korut sampai Terdeteksi BMKG

News | Minggu, 03 September 2017 | 16:30 WIB

Ledakan Bom Hidrogen Korut Akibatkan Gempa 6,3 SR

Ledakan Bom Hidrogen Korut Akibatkan Gempa 6,3 SR

News | Minggu, 03 September 2017 | 14:59 WIB

Kim Jong-un Dikaruniai Anak Ketiga

Kim Jong-un Dikaruniai Anak Ketiga

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 19:56 WIB

Terkini

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:50 WIB

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Transformasi Holding BUMN Asuransi Tak Hanya Fokus Bisnis

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:48 WIB

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

×