Fakta Halimah Yacob, Presiden Muslim Perempuan Pertama Singapura

Ardi Mandiri | Rinaldi Aban | Suara.com

Selasa, 12 September 2017 | 18:55 WIB
Fakta Halimah Yacob, Presiden Muslim Perempuan Pertama Singapura
Halimah Yacob (kiri). [TANG CHHIN SOTHY/AFP]

Suara.com - Halimah Yacob terpilih menjadi presiden Singapura. Ia menyisihkan dua orang rivalnya yakni Farid Khan Ketua Bourbon Offshore Asia Pacific dan Salleh Marican yang merupakan Kepala Eksekutif Second Chance Properties Mohamed.

Nantinya perempuan berusia 63 tahun itu akan menggantikan Presiden Tony Tan. Ia akan dilantik besok Rabu (13/9/2017).

Namun,siapakah sebenarnya sosok Halimah Yacob ini?Berikut fakta-faktanya.

1. Presiden perempuan pertama di Singapura

Halimah Yacob juga dinobatkan sebagai presiden wanita pertama di Singapura. Selain itu ia juga menjadi muslimah pertama yang menjadi Presiden Singapura.
Halimah Yacob merupakan presiden ke-8 Singapura.

2.. Yatim dan jualan nasi padang

Halimah menjadi anak yatim pada usia delapan tahun sang ayah merupakan seorang muslim India yang bekerja sebagai penjaga keamanan pada pemerintah,  

Sepeninggal sang ayah, ibunda Halimah berjualan nasi padang yang dibantu Halimah kecil dengan membersihkan meja, mencuci piring, hingga melayani pelanggan.

3.Sering tidur di kelas dan tak buat PR

Halimah lahir pada tahun 1954. Semasa sekolahnya ia adalah murid yang suka duduk di belakang kelas dan sering tertidur.

Tak hanya itu ia juga tak pernah mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Tapi hal itu bukan tanpa alasan lantaran ia setiap hari harus bangun jam 5 pagi  untuk membantu ibunya membeli bahan-bahan kios nasi padang.

Namun ia akhirnya menghentikan kebiasaan itu karena dia merasa perlu bekerja keras untuk ibunya.

4.Pendidikan

Halimah  bersekolah di Singapore Chinese Girls School. Lalu ia melanjutkan sekolah di Tanjong Katong Girls School dan berkuliah di University of Singapore dan berhasil meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1978.

Di tahun 2001 dia menyelesaikan gelar Master of Law di NUS.

5.Pembicara Parlemen Wanita Pertama dalam Sejarah Singapura

Ia menjadi pembicara pada 14 Januari 2013 lalu . Dia juga merupakan pembicara kesembilan di Singapura.

6.Ibunda Halimah meninggal dunia

Maimun Abdullah, ibuda Halimah meninggal pada usia 90 tahun pada 11 September 2015 lalu. Meninggalnya sang ibu bertepatan dengan  Hari Pemungutan Suara Pemilu.

Meninggalnya sang ibu membuat Halimah sangat terpukul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Halimah, Penjual Nasi Padang Jadi Presiden Singapura

Halimah, Penjual Nasi Padang Jadi Presiden Singapura

News | Selasa, 12 September 2017 | 14:59 WIB

Halimah Yacob, Perempuan Pertama yang Jadi Presiden Singapura

Halimah Yacob, Perempuan Pertama yang Jadi Presiden Singapura

News | Selasa, 12 September 2017 | 11:36 WIB

Terkini

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB