Ayatollah Khamenei: Aung San Suu Kyi Ternyata Perempuan Kejam

Reza Gunadha

Rabu, 13 September 2017 | 11:31 WIB
Ayatollah Khamenei: Aung San Suu Kyi Ternyata Perempuan Kejam
`Pemimpin Agung Ali Khamenei. (AFP)

Suara.com - Sayeed Ali Husaini Khamenei, salah satu Marja Taqlid Islam mazhab Syiah sekaligus pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, mengutuk Konselor Myanmar Aung San Suu Kyi yang bungkam dan tak menghentikan persekusi militer terhadap warga Rohingya.

Bahkan Sayedd Khamenei menyebut Suu Kyi sebagai ”perempuan kejam”.

”Kami ikut bersama negara-negara lain yang terus menekan pemerintah Myanmar agar militer mereka menghentikan persekusi terhadap Rohingya. Suu Kyi sebagai penerima Nobel Perdamaian seharusnya berlaku serupa, tapi ternyata dia perempuan kejam,” tegas Sayyed Khamenei, seperti diberitakan Press TV, Rabu (13/9/2017).

Ia mengatakan, Iran tak bakal mengerahkan kekuatan militer maupun paramiliter untuk membantu Rohingya melawan persekusi militer Myanmar. Ia juga berharap negara-negara lain melakukan hal serupa.

Menurutnya, yang dibutuhkan Rohingya kekinian adalah bantuan kemanusiaan berupa barang-barang kebutuhan pokok serta kesehatan, dan keaktifan negara-negara lain melakukan tekanan diplomatis terhadap pemerintah Myanmar.

Ayatollah juga menyerukan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) harus menggelar pertemuan darurat untuk mebahas krisis kemanusiaan Rohingya.

”Iran, sebagai anggota OKI akan menginisiasi pertemuan darurat, sehingga persoalan Rohingya bisa segera terselesaikan,” tandasnya.

Sementara ketika Arab Saudi dan negara-negara Arab belum berpikir memberikan pertolongan kepada warga Rohingya, Tim Bulan Sabit Merah Iran sudah siap mengirimkan menyiapkan bala bantuan.

Iran telah memuat 40 ton beragam barang kebutuhan senilai USD100 ribu atau setara Rp1,3 miliar dalam satu pesawat terbang khusus sejak Jumat (8/9) pekan lalu.

baca juga

"Bala bantuan ini berupa makanan, paket darurat, alat-alat kesehatan dan kehidupan higienis sudah termuat dalam satu pesawat," kata Kepala Bulan Sabit Merah Iran, Morteza Salimi.

"Bala bantuan ini perintah langsung dari Presiden Hassan Rouhani," terangnya.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Pesawat Indonesia Bawa 20 Ton Beras dan Makanan ke Rohingya

4 Pesawat Indonesia Bawa 20 Ton Beras dan Makanan ke Rohingya

News | Rabu, 13 September 2017 | 11:05 WIB

Jokowi Lepas 4 Pesawat Hercules Kirim Bantuan untuk Rohingya

Jokowi Lepas 4 Pesawat Hercules Kirim Bantuan untuk Rohingya

News | Rabu, 13 September 2017 | 10:33 WIB

UNHCR Kirim Bantuan untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh

UNHCR Kirim Bantuan untuk Pengungsi Rohingya di Bangladesh

News | Rabu, 13 September 2017 | 08:20 WIB

Deklarasi Solidaritas untuk Rohingya

Deklarasi Solidaritas untuk Rohingya

Foto | Selasa, 12 September 2017 | 18:48 WIB

Gaji Anggota Fraksi PKS Dipotong untuk Pengungsi Rohingya

Gaji Anggota Fraksi PKS Dipotong untuk Pengungsi Rohingya

News | Selasa, 12 September 2017 | 15:02 WIB

Hasil Diplomasi Menlu Soal Rohingya

Hasil Diplomasi Menlu Soal Rohingya

Foto | Senin, 11 September 2017 | 17:07 WIB

Dalai Lama: Aku Merasakan Buddha Bersama Kaum Rohingya

Dalai Lama: Aku Merasakan Buddha Bersama Kaum Rohingya

News | Senin, 11 September 2017 | 16:15 WIB

Sarawak Malaysia Tolak Tampung Pengungsi Rohingya

Sarawak Malaysia Tolak Tampung Pengungsi Rohingya

News | Senin, 11 September 2017 | 12:51 WIB

Myanmar Tolak Permintaan Gencatan Senjata Pemberontak Rohingya

Myanmar Tolak Permintaan Gencatan Senjata Pemberontak Rohingya

News | Senin, 11 September 2017 | 12:23 WIB

ARSA, Pemberontak Bersenjata Rohingya Minta Gencatan Senjata

ARSA, Pemberontak Bersenjata Rohingya Minta Gencatan Senjata

News | Senin, 11 September 2017 | 11:55 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×