Sering Bela Orang Miskin, Direktur YLBHI Heran Kantornya Didemo

Chaerunnisa, Dian Rosmala

Senin, 18 September 2017 | 04:40 WIB
Sering Bela Orang Miskin, Direktur YLBHI Heran Kantornya Didemo
Sejumlah massa tampak mengepung Gedung YLBHI di Jalan Diponegoro, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/9/2017) malam. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Alghiffari Aqsa menyayangkan masyarakat yang mendemo kantornya lantaran dianggap menggelar acara terkait Partai Komunis Indonesia. Padahal LBH Jakarta secara intens membela masyarakat.

"Ini kami juga menyayangkan. Ini luar biasa. Ini sejarah LBH. LBH apa yang dibela? LBH menolak reklamasi. LBH membela orang miskin. Membela orang-orang yang digusur," kata Alghiffari di kantir Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (18/9/2017) dini hari.

Bahkan, saat ini dia sedang menjadi kuasa hukum sebuah pesantren di Bogor, Jawa Barat, yang terancam dibubarkan paksa lantaran dituduh mengajarkan paham-paham terkait terorisme.

Secara tegas dia mengatakan, YLBHI membela apapun ideologi orang dengan berbasiskan hak asasi manusia.

"Setiap orang kan bebas berkumpul. Setiap orang bebas berfikir. Setiap orang bebas berpendapat. Siapapun yang tidak mendapatkan keadilan kami akan bela. Dan kami membela kebebasan berekspresi, apapun ideologinya," tutur Alghiffari.

Bukan cuma itu, YLBHI juga mengadvokasi kasus-kasus lainnya yang dinilai bertentangam dengan hak asasi manusia.

"Kami juga membela banyak kasus, misalnya kasus tanjung priok. Kasus pelarangan pakai jilbab. Kami juga menolak Perpppu Ormas," ujar Alghiffari.

Bahkan, dia menilai massa yang sejak Minggu sore hingga Senin (18/9/2017) dini hari melakukan unjuk rasa di depan YLBHI adalah kelompok yang juga sedang mereka bela. Hal inilah yang dia sayangkan.

"Kami minta juga ada ketegasan ataupun ada klarifikais dari banyak pihak bahwa sebenarnya acara yang di LBH itu bukan acara seperti yang dibayangkan oleh orang-orang di luar tersebut," tutur Alghiffari.

baca juga

Sekadar diketahui, kantor YLBHI sejak Minggu sore dikepung oleh massa karena acara "Asik-Asik Aksi" yang mereka selenggarakan diduga ada keterkaitan dengan PKI.

Hingga Senin (18/9/2017) dini hari aksi terus berlanjut dan berujung chaos. Massa melempari gedung YLBHI dengan batu dan meyerang aparat kepolisian yang sedang mengamankan aksi tersebut.

Sebelumnya, pihak kepolisian sudah meyakinkan massa aksi bahwa tak ada kegiatan terkait PKI di YLBHI. Namun massa aksi tidak percaya dan tambah beringas. Polisi lalu membalas dengan menyemprotkan ait ke aras massa dari mobil water canon dan melepaskan tembakan gas air mata. Massa pun berlarian menghindari balasan polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hampir 5 Jam Dikepung, Peserta Kegiatan Seni di YLBHI Dievakuasi

Hampir 5 Jam Dikepung, Peserta Kegiatan Seni di YLBHI Dievakuasi

News | Senin, 18 September 2017 | 04:13 WIB

Yang Bikin Ricuh di Gedung YLBHI Anggota Non FPI

Yang Bikin Ricuh di Gedung YLBHI Anggota Non FPI

News | Senin, 18 September 2017 | 03:00 WIB

Sebagian Gerombolan Penyerang YLBHI Anggota FPI

Sebagian Gerombolan Penyerang YLBHI Anggota FPI

News | Senin, 18 September 2017 | 02:37 WIB

Aksi Massa di Gedung YLBHI Ricuh, Sejumlah Aparat Terluka

Aksi Massa di Gedung YLBHI Ricuh, Sejumlah Aparat Terluka

News | Senin, 18 September 2017 | 02:37 WIB

Dibubarkan Polisi dari YLBHI, Massa Mundur sampai  Stasiun Cikini

Dibubarkan Polisi dari YLBHI, Massa Mundur sampai Stasiun Cikini

News | Senin, 18 September 2017 | 02:14 WIB

Kapolres Pastikan Tak Ada Kegiatan PKI di YLBHI, Massa: Bohong!

Kapolres Pastikan Tak Ada Kegiatan PKI di YLBHI, Massa: Bohong!

News | Senin, 18 September 2017 | 02:12 WIB

Chaos, Gerombolan Pengepung YLBHI Lari Tunggang Langgang

Chaos, Gerombolan Pengepung YLBHI Lari Tunggang Langgang

News | Senin, 18 September 2017 | 01:41 WIB

Massa Beringas, Gedung YLBHI Dilempar Pakai Botol

Massa Beringas, Gedung YLBHI Dilempar Pakai Botol

News | Senin, 18 September 2017 | 01:33 WIB

Terjebak di YLBHI, Melanie Subono Minta Viralkan ke Kapolri

Terjebak di YLBHI, Melanie Subono Minta Viralkan ke Kapolri

Entertainment | Senin, 18 September 2017 | 01:27 WIB

Melanie Subono: Wahai Pejabat, Saya Terjebak di YLBHI

Melanie Subono: Wahai Pejabat, Saya Terjebak di YLBHI

News | Senin, 18 September 2017 | 01:08 WIB

Terkini

Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:56 WIB

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:51 WIB

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:50 WIB

Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat

Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:48 WIB

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:41 WIB

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:32 WIB

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

×