Manuver Gatot Dinilai Berpolemik Jika Maju dalam Pilpres 2019

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Senin, 25 September 2017 | 14:58 WIB
Manuver Gatot Dinilai Berpolemik Jika Maju dalam Pilpres 2019
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Oke Atmaja]

Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengatakan ada yang tidak beres dengan penyampaian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tentang ‎pembelian 5000 pucuk senjata yang dibeli secara ilegal.

Sebab, menurut Hasanuddin, ‎sebagai seorang pejabat negara harusnya Gatot menjunjung aturan, prosedur dan etika yang ada dalam melakukan setiap tindakannya.‎

"‎Yah pejabat negara itu harus paham betul aturan dan perundang-undangan juga soal prosedur dan termasuk didalamnya etika," kata Hasanuddin di DPR, Jakarta, Senin (25/9/2017).‎

Hasanuddin menerangkan, Gatot ‎harus mengkonfirmasi informasi yang dia dapat itu dan tidak langsung menyimpulkannya atau menceritakan kepada yang lain.

Hasanuddin kemudian mencontohkan, semisal ada informasi tentang pembelian senjata seperti ini dan dilakukan instansi lain yang bukan militer, maka Panglima TNI harusnya bisa berdiskusi dengan instansi tersebut.

"‎Kalau itu sulit dicapai, maka lapor ke Menkopolhukam. Karena beliau (Menkopolhukam) punya kewenangan untuk memanggil dan mengkordinasikan," katanya.‎

"Kalau itu juga sulit dan prosdedur itu dilalui, lapor langsung pada bapak presiden. Pasti bapak presiden akan melakukan upaya upaya," tambah Politikus PDI Perjuangan ini.

Hasanuddin kemudian menyarankan agar informasi yang notabennya dianggap sebagai informasi yang sangat sensitif, ‎untuk dihindarkan untuk dilempar ke publik. Karena dengan dimunculkan ke publik hal itu akan membuat keriuhan tersendiri.

baca juga

"‎Dan ternyata benar kemudian menjadi riuh. Masyarakat menilai ada apa ini?" Diselesaikan saja secara intern karena Panglima TNI bagian dari yang tidak terpisahkan dari bagian ini. Kalau perlu bawa ke rapat terbatas di kabinet. Itu prosedurnya," kata dia.

Apa yang dilakukan Gatot ini membuat polemik kalau dirinya akan maju dalam gelaran Pemilihan Presiden 2019. Hasanuddin mengatakan, siapapun berhak mencalonkan diri menjadi presiden atau wakil presiden, tapi harus mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kalau Gatot memang menginginkan maju dalam Pilpres 2019, Hasanuddin menyarankan dia mundur dari jabatannya.

"‎Menurut hemat saya semua orang berhak mencalonkan presiden tapi ikuti aturan perundang-undangan. Ketika saya mau mencalonkan anggota DPR, saya bahkan mundur (dari TNI) sebelum masa saya habis. Tapi kalau saya masih dinas melakukan kampanye itu tidak pas," tuturnya.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal 5000 Senjata, Kapuspen TNI: Ada Wartawan Menyadap atau Rekam

Soal 5000 Senjata, Kapuspen TNI: Ada Wartawan Menyadap atau Rekam

News | Senin, 25 September 2017 | 14:45 WIB

Pengamat: Waspadai Operasi Asing Adu Domba TNI dan BIN

Pengamat: Waspadai Operasi Asing Adu Domba TNI dan BIN

News | Senin, 25 September 2017 | 11:14 WIB

Panglima TNI Dinilai Peragakan Politik Tidak Etis

Panglima TNI Dinilai Peragakan Politik Tidak Etis

News | Minggu, 24 September 2017 | 21:00 WIB

Bukan 5 Ribu, Ternyata BIN Beli 500 Pucuk Senjata

Bukan 5 Ribu, Ternyata BIN Beli 500 Pucuk Senjata

News | Minggu, 24 September 2017 | 19:11 WIB

Terkait 5 Ribu Senjata Ilegal, Ini Klarifikasi Menkopolhukam

Terkait 5 Ribu Senjata Ilegal, Ini Klarifikasi Menkopolhukam

News | Minggu, 24 September 2017 | 19:09 WIB

Soal 5 Ribu Senjata Ilegal, PDIP Minta Pemerintah Berdialog

Soal 5 Ribu Senjata Ilegal, PDIP Minta Pemerintah Berdialog

News | Minggu, 24 September 2017 | 17:55 WIB

Lieus Menilai Pernyataan Gatot Soal 5000 Senjata Sangat Serius

Lieus Menilai Pernyataan Gatot Soal 5000 Senjata Sangat Serius

News | Minggu, 24 September 2017 | 12:46 WIB

Demokrat: Panglima TNI Langgar UU Saat Ancam Menyerbu Polisi

Demokrat: Panglima TNI Langgar UU Saat Ancam Menyerbu Polisi

News | Minggu, 24 September 2017 | 12:07 WIB

Fadli Zon Minta Panglima TNI Klarifikasi 5.000 Senjata Selundupan

Fadli Zon Minta Panglima TNI Klarifikasi 5.000 Senjata Selundupan

News | Minggu, 24 September 2017 | 10:34 WIB

Gerindra: Yang Dimaksud Panglima TNI Bukan BIN

Gerindra: Yang Dimaksud Panglima TNI Bukan BIN

News | Minggu, 24 September 2017 | 10:13 WIB

Terkini

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

7 Cara Menyiasati Posisi Meja Kerja yang Salah Menurut Feng Shui, Tidak Perlu Dipindah

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Review Film M3GAN 2.0: Aksi Penuh Gaya dari Boneka Ikonik Generasi Baru!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Sinyal Positif: Realisasi Pajak Lampung Meroket 25 Persen di Semester I

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

×