Begini Kejinya Pasutri Bos Garmen Dibunuh 3 Eks Karyawannya

Reza Gunadha | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 09 Oktober 2017 | 13:36 WIB
Begini Kejinya Pasutri Bos Garmen Dibunuh 3 Eks Karyawannya
Rekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan terhadap suami istri bos pabrik garmen, Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53), memperagakan 26 adegan, Senin (9/10/2017). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Rekonstruksi kasus perampokan dan pembunuhan terhadap suami istri bos pabrik garmen, Zakaria Husni (58) dan Zakiya Masrur (53), memperagakan 26 adegan, Senin (9/10/2017).

"Semua ada 26 adegan termasuk adegan di Purbalingga," kata Kepala Unit Sub Direktorat 3 Ranmor Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Wagino di Jalan Pengairan, Nomor 21, RT 11, RW 6, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam reka ulang adegan pertama sampai keenam, ketiga tersangka yakni Ahmad Zulkifli, Engkos Kuswara, dan Sutarto, diketahui  sempat berkumpul di depan sebuah pos penjagaan dekat rumah mantan bosnya itu. Jarak antara rumah korban dan pos tempat ketiga pelaku kumpul 50 meter.

Selanjutnya pada adegan ketujuh, tersangka Zulkifli terlebih dulu masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci. Sementara Engkos dan Sutarto menyusul dan bersembunyi di balik mobil Toyota Altis milik korban.

"Ini terungkap pada adegan ke 8, di kamar utama, istri korban dicekik oleh tersangka Zul, disusul Engkos ikut memukul dia (Istrinya) sampai meninggal," kata Wagino.

Sementara itu, pada adegan ke 14 di ruang tamu rumah, diketahui Zakaria Husni—suami Zakiya yang juga tewas dibunuh—pulang dari salat Magrib. Ia lantas mendapatkan kekerasan dari Zulkifli.

"Adegan 14 korban suaminya (Zakaria) pulang salat, pas buka pintu rumah, Zul yang bersembunyi di balik pintu langsung memukul. Kepala bagian belakang korban dipukul pakai besi sebanyak dua kali hingga terkapar mengeluarkan banyak darah," ujarnya.

Selanjutnya, adegan ke 22 menunjukkan pasutri yang dalam kondisi sudah meninggal dibawa ke kamar pembantu yang berjarak sekitar empat meter dari kamar lokasi pembunuhan.

"Kedua korban langsung diseret ke kamar mandi pembantu. Itu oleh tersangka Engkos dan Zul kemudian di bungkus selimut," ungkapnya.

Wagino menegaskan, berdasarkan rekonstruksi tersebut, pasutri korban pembunuhan itu dipastikan meninggal di rumah sebelum dibawa ke Purbalingga, Jawa Tengah.

"Ini sudah meninggal di rumah sebelum dibawa ke Purbalingga," tukasnya.

Kasus perampokan dan pembunuhan terhadap pasutri dilakukan oleh tiga mantan karyawan pada Minggu (10/9/2017).

Ketiga mantan karyawan yaitu Ahmad Zulkifli, Sutarto, dan Engkos Kuswara. Zulkifli merupakan mantan supir sekaligus otak perampokan ditembak mati karena melawan petugas.

Setelah menggasak harta korban, Zulkifli, Sutarto, dan Engkos membawa mayat ke Jawa Tengah dan membuangnya di bawa jembatan Sungai Klawing, Purbalingga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekonstruksi Pembunuhan Digelar, Polisi Kawal Ketat Dua Pelaku

Rekonstruksi Pembunuhan Digelar, Polisi Kawal Ketat Dua Pelaku

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 10:37 WIB

Warga Marah Lihat Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri Bos Garmen

Warga Marah Lihat Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri Bos Garmen

News | Senin, 09 Oktober 2017 | 10:34 WIB

Tega Banget, Suami Bakar Apartemen yang Ditinggali Istri dan Anak

Tega Banget, Suami Bakar Apartemen yang Ditinggali Istri dan Anak

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 17:02 WIB

Dokter Autopsi Nenek yang Tewas Diikat dan Muka Dilakban

Dokter Autopsi Nenek yang Tewas Diikat dan Muka Dilakban

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 14:57 WIB

Adegan yang Membuat Kepala Abi Pecah Diperagakan di Benhil

Adegan yang Membuat Kepala Abi Pecah Diperagakan di Benhil

News | Kamis, 05 Oktober 2017 | 13:07 WIB

Mau Antarkan Nasi Rawon, Anak Temukan Ibu Tewas Dilakban

Mau Antarkan Nasi Rawon, Anak Temukan Ibu Tewas Dilakban

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 19:43 WIB

Pembakar Istri Orang Dibekuk Setelah 10 Tahun Buron

Pembakar Istri Orang Dibekuk Setelah 10 Tahun Buron

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 10:58 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Benhil Belum Pasti Hari Ini

Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Benhil Belum Pasti Hari Ini

News | Senin, 02 Oktober 2017 | 13:24 WIB

Sadis, Bantai Pacar dan Keluarganya Gara-gara Lamaran Ditolak

Sadis, Bantai Pacar dan Keluarganya Gara-gara Lamaran Ditolak

News | Jum'at, 29 September 2017 | 20:03 WIB

Pembunuhan Cewek Setengah Telanjang, Pelaku Mabuk Dulu

Pembunuhan Cewek Setengah Telanjang, Pelaku Mabuk Dulu

News | Kamis, 28 September 2017 | 12:03 WIB

Terkini

Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan

Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'

Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:25 WIB

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:22 WIB

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:17 WIB

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:15 WIB

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:14 WIB

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:12 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

Kondisi Terkini Andrie Yunus, Masih Berjuang Pulih di HCU RSCM

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB

DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina

DPR Israel Sahkan RUU Bisa Hukum Mati Langsung Warga Palestina

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:03 WIB