Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 23 Oktober 2017 | 13:24 WIB
Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hadir dalam pemutaran perdana film berjudul "Merah Putih Memanggil" di XXI Epiwalk, Jakarta, Kamis (5/10) malam.

Suara.com - Amerika Serikat, lewat US Customs and Border Protection menolak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Washington DC. Meski, Gator ke sana berdasar undangan petinggi angkatan bersenjata di AS.

Seperti apa lembaga US Customs and Border Protection sampai 'berani' menolak masuknya petinggi TNI paling tinggi di Indonesia itu?

US Customs and Border Protection atau CBP merupakan salah satu lembaga penegak hukum di Amerika Serikat yang bertugas menjaga perbatasan, berbeda dengan imigrasi.

CBP ini menjaga perbatasan dari sisi keamanan. Salah satu misi terbesar mereka, menjaga AS dari masuknya kelompok atau individu berbahaya sekelas 'teroris'. CBP ini juga menghalau senjata berbahaya masuk negara pimpinan Donald Trump itu, termasuk mengawasi perdagangan impor dan ekspor.

Situs CBP melansir, US Customs and Border Protection mempunyai 60.000 orang pekerja. Mereka disebar di bandara-bandara dan objek vitas se-Amerika Serikat.

"CBP bertanggung jawab memberlakukan ratusan undang-undang dan peraturan di AS," tulis dalam profil CBP.

Saban hari CBP mengawasi hampir satu juta pengunjung, mengawasi lebih dari 67.000 kontainer kargo, menangkap lebih dari 1.100 individu yang dianggap berbahaya dan menyita hampir 6 ton obat terlarang.

"Mengapa CBP ada? Untuk melindungi perbatasan Amerika, sehingga melindungi masyarakat dari orang-orang dan bahan berbahaya sambil meningkatkan daya saing ekonomi nasional."

"Kewaspadaan adalah bagaimana kami memastikan keamanan semua orang Amerika. Kami terus waspada untuk mencegah, mendeteksi dan mencegah ancaman terhadap bangsa kami," tulis misi CBP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:03 WIB

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:35 WIB

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:05 WIB

Sikapi Penolakan Panglima TNI ke AS, Wiranto Tunggu Menlu Bicara

Sikapi Penolakan Panglima TNI ke AS, Wiranto Tunggu Menlu Bicara

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:59 WIB

Menlu Panggil Wakil Dubes AS Bahas Penolakan Panglima Masuk AS

Menlu Panggil Wakil Dubes AS Bahas Penolakan Panglima Masuk AS

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:24 WIB

Pensiunan Jenderal Analisa Alasan Panglima TNI Ditolak ke AS

Pensiunan Jenderal Analisa Alasan Panglima TNI Ditolak ke AS

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 11:18 WIB

Panglima TNI Kecewa Dilarang Masuk Amerika Serikat

Panglima TNI Kecewa Dilarang Masuk Amerika Serikat

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Sekjen Nasdem Minta Donald Trump Minta Maaf ke Indonesia

Sekjen Nasdem Minta Donald Trump Minta Maaf ke Indonesia

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 20:47 WIB

Meski Minta Maaf, Kedubes AS Tak Jelaskan Sebab Ditolaknya Gatot

Meski Minta Maaf, Kedubes AS Tak Jelaskan Sebab Ditolaknya Gatot

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 19:53 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB