DPR Minta AS Jelaskan Pelarangan Masuk Bagi Panglima TNI

Reza Gunadha, Bagus Santosa

Senin, 23 Oktober 2017 | 19:36 WIB
DPR Minta AS Jelaskan Pelarangan Masuk Bagi Panglima TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo hadir dalam pemutaran perdana film berjudul

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Jazuli Juwaini meminta pemerintah Amerika Serikat untuk memberikan penjelasan lengkap, mengenai insiden melarang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bepergian ke wilayah mereka, pada Sabtu (21/10) akhir pekan lalu.

"Meski larangannya sudah dicabut, tetap harus dijelaskan kenapa alasannya," kata Jazuli dihubungi Suara.com, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Ketua Fraksi PKS ini menilai, pelarangan Gatot ke AS bisa menjadi insiden diplomatik yang serius. Apalagi bila tidak ada keterangan yang jelas.

"Masalahnya jelas ada di pihak AS. Meski Duta Besar AS sudah minta maaf, Pemerintah AS secara resmi harus menjelaskan seterang-terangnya apa masalahnya," tukasnya.

Dia juga mendukung penuh sikap Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi, yang tidak menganggap masalah ini selesai setelah Kedubes AS di Jakarta mengajukan permintaan maaf.

"Sikap Menlu sudah tepat. Apalagi pemberitahuan bahwa panglima tidak diizinkan masuk disampaikan melalui pihak maskapai. Jelas ini tidak profesional dan tidak proporsional dalam kerangka diplomasi dua negara," terangnya.

Jazuli menegaskan, Panglima TNI adalah pejabat penting negara dan diundang resmi oleh Panglima Angkatan Bersenjata AS sebagai pejabat negara untuk acara kenegaraan.

"Ada etika dan kepatutan diplomatik yang dilanggar dalam hal ini, karena menyangkut wibawa dan marwah negara," tuturnya.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Retno menghadap Jokowi untuk melaporkan klarifikasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, mengenai penolakan Panglima TNIJenderal Gatot Nurmantyo memasuki Amerika.

"Saya sudah lakukan pertemuan dengan Wakil Dubes AS tadi pagi, jadi semuanya sudah saya laporkan kepada bapak Presiden," kata Retno LP Marsudi di Istana.

Retno kemudian menjelaskan, ada sejumlah hal yang disampaikan oleh Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia Erin Elizabeth Mckee.

Pertama, AS menyatakan pentingnya Indonesia bagi Amerika dan hubungan kedua negara dalam keadaan baik.

Kedua, mereka telah konfirmasi bahwa rencana keberangkatan Panglima TNI dan rombongan adalah untuk memenuhi undangan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Jenderal Joseph F Durford, Jr untuk menghadiri acara Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations ( VEOs) ada 23-24 Oktober 2017.

"Ketiga, mereka regret and apology (menyesal dan memohon maaf) atas kejadian yang tentunya menyebabkan ketidaknyamanan ini," ujar dia.

Selain itu, kata Retno, perwakilan Pemerintah AS di Jakarta itu menyatakan telah mencabut larangan Panglima TNI masuk Amerika. Pemerintah AS mempersilakan dan menyambut baik kedatangan Gatot ke negerinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permohonan Maaf Amerika Serikat

Permohonan Maaf Amerika Serikat

Foto | Senin, 23 Oktober 2017 | 17:40 WIB

Insiden Jenderal Gatot, Menhan AS Minta Maaf Lewat Menhan RI

Insiden Jenderal Gatot, Menhan AS Minta Maaf Lewat Menhan RI

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 16:13 WIB

Polisi Telusuri Darimana Spanduk Anti Amerika Tiba-tiba Muncul

Polisi Telusuri Darimana Spanduk Anti Amerika Tiba-tiba Muncul

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 15:33 WIB

Tokoh FPI Minta Jokowi Protes AS karena Kecewakan Jenderal Gatot

Tokoh FPI Minta Jokowi Protes AS karena Kecewakan Jenderal Gatot

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 15:14 WIB

Politikus Golkar Nilai Amerika Permalukan Panglima TNI

Politikus Golkar Nilai Amerika Permalukan Panglima TNI

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:44 WIB

Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI

Mengenal US Customs and Border Protection, Penolak Panglima TNI

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:24 WIB

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

Lowy Instute: Jenderal Gatot Ditolak AS Sangat Tak Wajar

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:03 WIB

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

Ditolak ke AS, Apakah Panglima TNI Dianggap Berbahaya?

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:02 WIB

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

Spanduk Anti Amerika di Jakarta Sudah Diturunkan Satpol PP

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:35 WIB

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

Menlu: Pelarangan Panglima TNI ke AS Sudah Dicabut

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 12:05 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×