Imigrasi Meulaboh Gelar Razia Orang Asing

Tomi Tresnady

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 00:32 WIB
Imigrasi Meulaboh Gelar Razia Orang Asing
Ilustrasi orang asing. [shutterstock]

Suara.com - Kantor Imigrasi Kelas II Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat akan menggelar razia terhadap orang asing di Kabupaten Aceh Selatan yang diduga dipekerjakan secara ilegal di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kluet-1 di Kecamatan Kluet Tengah.

"Jika memang hal itu (keberadaan orang asing) telah meresahkan masyarakat, kita akan gelar razia nantinya," kata Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Aceh, Arieb Rachman Kunjono di Tapaktuan, Jumat.

Penegasan itu disampaikan Arieb Rachman menjawab pertanyaan salah seorang peserta mewakili Camat Kluet Tengah pada acara rapat tim pemantau orang asing yang diselenggarakan pihak Imigrasi Kelas II Meulaboh di Tapaktuan.

Sebelumnya, salah seorang peserta mewakili Camat Kluet Tengah menyampaikan bahwa sejak beberapa bulan terakhir masyarakat di sana telah merasa resah dan khawatir dengan banyaknya kehadiran orang asing di wilayah mereka khususnya yang dipekerjakan di PLTA oleh PT Trinusa Energy Indonesia.

"Banyak orang asing yang secara tiba-tiba langsung masuk ke kawasan hutan. Masyarakat khawatir keberadaan orang asing tersebut disalah gunakan untuk kejahatan seperti sindikat teroris, narkotika dan lain-lain," ujar peserta tersebut.

Menurutnya, timbulnya keresahan dan kekhawatiran masyarakat disebabkan keberadaan orang asing yang disebut-sebut dipekerjakan di PLTA Kluet-1 itu, tidak dikoordinasikan dengan pihak kecamatan maupun pihak desa.

Penegasan serupa juga disampaikan salah seorang peserta mewakili Korem 012/Teuku Umar. Beberapa waktu lalu, pihaknya telah pernah memeriksa kelengkapan dokumen beberapa pekerja orang asing yang diduga sedang melakukan survey dan pengeboran tanah di PLTA tersebut.

Hasilnya, mereka mendapati beberapa orang pekerja orang asing asal Tiongkok tersebut tanpa dilengkapi dokumen Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

"Memang orang asing tersebut memiliki IMTA, tapi IMTA yang dikantongi lokasinya bukan di Aceh Selatan, jadi ini bagaimana?," tanya dia.

baca juga

Menyikapi ini, Arief Rachman menjelaskan bahwa kehadiran pekerja asing di suatu daerah biasanya difasilitasi oleh pihak sponsor tertentu sebagai penjaminnya dalam hal ini adalah pihak perusahaan yang berencana membangun PLTA tersebut.

"Seharusnya menjadi tugas dan tanggungjawab pihak perusahaan tersebut berkoordinasi bahkan melaporkan keberadaan orang asing itu baik kepada pihak Polres, Polsek Kodim, Koramil hingga ke pihak kecamatan dan desa," kata Arieb Rachman.

 Arief Rachman pun dapat memaklumi keresahan dan kekhawatiran yang dialami masyarakat Menggamat, Kluet Tengah, mengingat banyaknya terjadi kejahatan tertentu belakangan ini.

"Jika memang ada yang mencurigakan, maka silahkan saja masyarakat mempertanyakannya kepada pihak perusahaan tersebut. Sebab hal itu menjadi tanggungjawab pihak penjamin atau sponsor yang mendatangkan pihak pekerja itu," katanya. Dikatakan, biasanya, jika masyarakat atau pihak lain secara langsung yang menanyakan pasport atau dokumen maka orang asing tidak akan bersedia memperlihatkannya, karena hal itu ranahnya pihak imigrasi, mereka hanya mau memperlihatkan kepada petugas resmi.

Selain itu, Arieb Rachman juga menjelaskan bahwa biasanya setiap orang asing yang telah melaporkan keberadaannya di sebuah daerah tertentu, maka orang asing dimaksud akan mengantongi surat izin lapor dari pihak kepolisian setempat.

"Jika langkah-langkah ini tidak dilakukan, maka kami mendukung supaya bersama-sama menyelidiki atas tujuan apa oknum orang asing itu berada di Aceh Selatan," tegasnya.

Sedangkan menyangkut dengan temuan kasus ada orang asing yang diduga dipekerjakan oleh PT Trinusa Energy di PLTA Kluet - 1 tanpa mengantongi IMTA lengkap, Arieb Rachman mengaku bahwa pihaknya sudah memonitor dan mempelajari dokumen orang asing tersebut.

"Kami sudah mempelajarinya, memang berdasarkan IMTA yang dimiliki, kami melihat bukan di wilayah Aceh Selatan. Namun yang jadi pertanyaannya adalah, apakah keberadaan orang asing itu benar-benar bekerja di PLTA atau hanya mengunjungi lokasi tersebut selama beberapa waktu. Yang salah itu jika benar-benar bekerja tapi jika hanya meninjau itu tidak masalah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Petugas Imigrasi Sukabumi Kena OTT

Petugas Imigrasi Sukabumi Kena OTT

News | Jum'at, 22 September 2017 | 22:23 WIB

Milo Hilang Bak Ditelan Bumi, Operator Liga 1 Siapkan Sanksi

Milo Hilang Bak Ditelan Bumi, Operator Liga 1 Siapkan Sanksi

Bola | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 14:42 WIB

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

Ratusan TKI Masuk ke Hutan-hutan Demi Hindari Imigrasi

News | Minggu, 09 Juli 2017 | 21:17 WIB

Hakim AS Tunda Keputusan Deportasi 1.400 Warga Irak

Hakim AS Tunda Keputusan Deportasi 1.400 Warga Irak

News | Sabtu, 08 Juli 2017 | 00:52 WIB

Petugas Imigrasi Singapura ke Ustadz Solmed: Kamu Diam!

Petugas Imigrasi Singapura ke Ustadz Solmed: Kamu Diam!

Entertainment | Sabtu, 10 Juni 2017 | 19:41 WIB

Sudah Bolak Balik ke Singapura, Ustadz Solmed Kok Ditahan

Sudah Bolak Balik ke Singapura, Ustadz Solmed Kok Ditahan

Entertainment | Kamis, 08 Juni 2017 | 12:28 WIB

Cegah TPPO, Ditjen Imigrasi Tunda Tebitkan Paspor Ribuan WNI

Cegah TPPO, Ditjen Imigrasi Tunda Tebitkan Paspor Ribuan WNI

News | Minggu, 04 Juni 2017 | 16:44 WIB

Sempat Bermasalah, 300 Lebih TKI Dapat Amnesti dari Raja Salman

Sempat Bermasalah, 300 Lebih TKI Dapat Amnesti dari Raja Salman

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 21:56 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×