PVMBG Tunggu Kondisi Gunung Agung Stabil Beberapa Hari ke Depan

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 20:42 WIB
PVMBG Tunggu Kondisi Gunung Agung Stabil Beberapa Hari ke Depan
Gunung Agung yang berstatus awas di Karangasem, Bali, Selasa (26/9/2017). [Antara]

Suara.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian ESDM, hingga saat ini masih menunggu kondisi aktivitas Gunung Agung beberapa hari ke depan hingga mengarah stabil.

"Berdasarkan data satu minggu terakhir ini, kami melihat aktivitas vulkanik Gunung Agung menurun kisaran 100 kali hingga 300 kali per harinya," kata Kasubid Mitigasi Gunung Agung Wilayah Timur dari PVMBG Badan Geologi, Kementerian ESDM, Devy Kamil, saat ditemui di Pos Pantau Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Sabtu (28/10/2017).

Namun begitu, menurut Devy, pihaknya tidak bisa mengambil kesimpulan terbaik, karena perlu mempertimbangkan apakah penurunan ini justru berbahaya atau tidak, sehingga tim PVMBG menunggu sampai sinyal aktivitas vulkanik Gunung Agung (3142 mdpl) ini benar-benar stabil total.

"Kami tetap mengingatkan bahwa aktivitas Gunung Agung ini perlu tetap kami pantau, karena penurunannya sangat drastis, dan kondisi gunung tertinggi di Bali ini belum kembali ke kondisi normalnya," ujarnya.

Ia menuturkan, dalam kondisi normal, aktivitas kegempaan Gunung Agung hanya terdeteksi dalam kurun waktu satu hingga dua bulan sekali, atau bahkan tidak terekam sama sekali. "Sehingga penurunan aktivitas Gunung Agung ini akan kami tindaklanjuti dan terus dievaluasi," ucapnya.

Untuk deformasi atau perubahan bentuk Gunung Agung saat ini, kata Devy, tercatat mengalami perlambatan dalam satu minggu terakhir ini. "Bukan berarti juga deformasi Gunung Agung ini sudah kembali ke titik aslinya, namun kami terus pantau tiap harinya," ujarnya.

Sebelumnya, Gunung Agung dilaporkan mengalami kenaikan atau aplif (vertical displacement) mencapai enam centimeter pada 19 September 2017 lalu. Namun, setelah terjadi vertical displacement ini, deformasi Gunung Agung belum kembali seperti normal dan tetap tertahan di kisaran angka itu.

"Jadi hingga saat ini, deformasi Gunung Agung masih tertahan atau dalam posisi tidak mengalami kenaikan maupun penurunan. Artinya, deformasi Gunung Agung ini mengalami perlambatan, dan bukan berarti sudah kembali ke dalam kondisi normalnya," ujarnya.

Untuk itu, Devy menilai bahwa meskipun aktivitas vulkanik Gunung Agung menurun, namun belum kembali ke dalam kondisi normal. Hingga pukul 00.00 Wita hingga 18.00 Wita pada 28 Oktober 2017, tercatat aktivitas kegempaan vulkanik dangkal 48 kali, vulkanik dalam 55 kali, tektonik lokal dua kali durasi 49 detik, serta tektonik jauh dua kali durasi 80-84 detik. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Ekonomi, Gubernur Bali Minta Status Gunung Agung Diturunkan

Demi Ekonomi, Gubernur Bali Minta Status Gunung Agung Diturunkan

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 13:42 WIB

Bilik Asmara Buat Pasutri Pengungsi Belum Dibutuhkan

Bilik Asmara Buat Pasutri Pengungsi Belum Dibutuhkan

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 16:51 WIB

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Luhut Jelaskan Soal Gunung Agung Pada IMF dan Bank Dunia

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 14:24 WIB

Terkini

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

Aturan Penyadapan yang Sah di Indonesia, Bagaimana Ketentuannya Menurut Hukum?

News | Rabu, 04 November 2026 | 06:33 WIB

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Apa Itu LIMS? Sistem yang Digunakan untuk Menyadap HP Prabowo, Ketahui Cara Kerjanya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 06:13 WIB

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

×