Kementerian PUPR Percepat Kerja Sama Proyek dengan Jepang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 21:00 WIB
Kementerian PUPR Percepat Kerja Sama Proyek dengan Jepang
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Jepang periode 2007-2008, Mr. Yusuo Fukuda, yang juga Ketua Asosiasi Jepang-Indonesia, di Kantor Kementeriaan PUPR, Jakarta, Jumat (27/10/2017). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Jepang periode 2007-2008, Mr. Yusuo Fukuda, yang juga Ketua Asosiasi Jepang-Indonesia, di Kantor Kementeriaan PUPR, Jakarta, Jumat (27/10/2017). Fukuda datang setelah setelah diterima Presiden RI, Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir utusan khusus presiden untuk Jepang, Rachmat Gobel. Pertemuan ini membahas langkah-langkah percepatan pembangunan infrastruktur PUPR, sebagai bentuk komitmen kerja sama bilateral Indonesia-Jepang.

"Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan sebelumnya, untuk menyamakan persepsi dan mendetailkan proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia," kata Basuki.

Secara rinci, ia menyebutkan, proyek-proyek yang akan dipercepat pelaksanaannya adalah mass rapid transport (MRT), kereta cepat Jakarta-Surabaya, jalan akses Pelabuhan Patimban, sistem pengolahan limbah terpusat DKI Jakarta (Jakarta Sewerage System), dan jalan tol Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru.

Khusus infrastruktur PUPR, pemerintah Jepang berkomitmen untuk mendukung pendanaan tol Trans Sumatera, khususnya ruas Padang -Bukit Tinggi- Pekanbaru, di Sumatera Barat-Riau sepanjang 40 km, dari total 255,8 km, termasuk terowongan sepanjang 7 km. Diperkirakan total biaya konstruksi sebesar Rp65 triliun, dengan masa konstruksi 2018-2023.

"Kami mendorong pembangunan tunneling atau terowongan pada jalan tol Padang-Bukittinggi-Pekanbaru yang akan dibiayai oleh JICA, termasuk jalan penghubungnya," ujar Basuki lagi.



Ia menambahkan, pembangunan terowongan memerlukan kajian lebih dalam, sebab berada di kawasan Bukit Barisan dengan struktur batuan yang spesifik. Proyek ini ditargetkan akan dimulai pada Februari 2018, sekaligus menjadi momentum peringatan 60 tahun kerja sama Indonesia-Jepang.

"PT Hutama Karya akan segera melakukan pemetaan geologi bersama tim dari Universitas Gajah Mada (UGM), sehingga Februari 2018, kita sudah bisa melakukan groundbreaking," kata Menteri Basuki.

Jalan Akses Pelabuhan Patimban
Sementara itu, untuk pembangunan akses Pelabuhan Patimban tahap I sepanjang 8,1 km, saat ini sedang dalam tahap pelelangan. Pada akhir Februari 2018 ditargetkan selesai dan kontrak dapat ditandatangani, sekaligus dimulainya konstruksi.

"Masa konstruksi direncanakan berlangsung selama 12 bulan, dengan nilai diperkirakan sebesar Rp1,3 triliun. Pada Februari 2019, jalan akses Pelabuhan Patimban direncanakan sudah selesai, namun Kementerian PUPR akan berusaha untuk lebih mempercepat penyelesaiannya," kata Basuki lagi.

Akses Pelabuhan Patimban juga akan dikembangkan tahap 2, yang akan tersambung ke jalan tol Cikopo Palimanan sepanjang 40 km, yang akan dimulai pada 2020, dengan perkiraan biaya konstruksi sebesar Rp3,86 triliun. Proyek kerja sama lainnya adalah pembangunan Jakarta Sewerage System (JSS), dengan prioritas pada zona 1 (Pluit) dan zona 6 (Duri Kosambi), dari 15 zona yang direncanakan.

Basuki mengatakan, zona 1 dan zona 6 adalah prioritas dan lahan sudah disiapkan untuk pembangunannya, yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah DKI Jakarta. Pembangunan di zona 1 dibangun di atas lahan seluas 4,901 hektare, dengan kapasitas 198.000 m3 limbah per hari.

Zona 1 kini dalam tahap penyusunan rencana dasar dan rencana detail proyek senilai Rp115,7 miliar, yang berasal dari pinjaman pemerintah Jepang. Pembangunan fisiknya memerlukan biaya investasi sebesar Rp8,5 triliun, yang akan mulai dikerjakan pada 2019, sementara pelaksanaan zona 6 di daerah Duri Kosambi, dengan luas sekitar 5,875 ha, dengan kapasitas 282.000 m3 per hari.



Pada kesempatan yang sama, Fukuda mengatakan, ia sangat berharap semua proyek kerja sama dilakukan dengan cepat.

"Jepang akan bekerja sama untuk menyelesaikan proyek-proyek agar lebih cepat selesai," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri PUPR didampingi Sekjen Kementerian PUPR, Anita Firmanti, Irjen Kementerian PUPR, Rildo Ananda Anwar, Dirjen Cipta Karya, Sri Hartoyo, Dirjen Sumber Daya Air, Imam Santoso, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry TZ, Dirut PT. Jasa Marga, Desi Arryani, dan Dirut PT. Hutama Karya, I Gusti Ngurah Putra.

Basuki juga telah menyiapkan antisipasi dampak dari pembangunan jalan tol Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan menyiapkan rest area yang dapat menampung mereka.

"Kami akan buat rest area yang memadai untuk UMKM. Selain di jalan tol Padang-Bukit Tinggi-Pekanbaru, rest area juga  akan dibangun hal yang serupa di Pantura. Dengan adanya rest area, pelaku usaha akan bisa menjalankan usahanya di kawasan tersebut,"  ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki:  Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 20:24 WIB

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 20:59 WIB

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 09:24 WIB

Terkini

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hingga Agum Gumelar Kumpul di Kantor Menhan Sjafrie, Ada Agenda Apa?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:54 WIB

Data Tumpang Tindih, Kemenag Usul Klasifikasi Santri vs Non-Santri untuk Program MBG

Data Tumpang Tindih, Kemenag Usul Klasifikasi Santri vs Non-Santri untuk Program MBG

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:54 WIB

Apa Itu Visa Emas Trump? Izin Tinggal di AS Senilai Rp15 M yang Sepi Peminat

Apa Itu Visa Emas Trump? Izin Tinggal di AS Senilai Rp15 M yang Sepi Peminat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:39 WIB

Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia

Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:34 WIB

Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton

Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:25 WIB

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 10:21 WIB

Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein

Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:59 WIB

Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV

Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:56 WIB

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:50 WIB

Alarm Bahaya! 4700 Warga Malaysia Kehilangan Pekerjaan dalam 16 Hari, Bagaimana di Indonesia?

Alarm Bahaya! 4700 Warga Malaysia Kehilangan Pekerjaan dalam 16 Hari, Bagaimana di Indonesia?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 09:46 WIB