Menaker: Perusahaan Kembang Api Bertanggung Jawab pada Korban

Fabiola Febrinastri

Senin, 30 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Menaker: Perusahaan Kembang Api Bertanggung Jawab pada Korban
Menaker, M Hanif Dhakiri, memeriksa lokasi kebakaran PT. Panca Buana Cahaya Sukses, Banten, Minggu (29/10/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhakiri, menyatakan, PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Tangerang, Banten,  harus bertanggung jawab penuh kepada semua korban kebakaran. Pemerintah, baik pusat maupun daerah akan mengawal pertanggungjawaban perusahaan tersebut.

"Perusahaan harus bertanggung jawab, baik kepada pekerja yang sudah memiliki BPJS Ketenagakerjaan, maupun yang belum," kata Menaker, usai memeriksa pabrik PT. Panca Buana Cahaya Sukses, di Banten, Minggu (29/10/2017) malam.

Selain memeriksa pabrik yang terbakar, Hanif yang juga didampingi Direktur Umum BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, dan Kapolres Tangerang, Komisaris Besar Harry Kurniawan, juga ikut mensalatkan salah satu jenazah korban dan menjenguk para korban yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

Berdasarkan data, lanjut Hanif, perusahaan tersebut mengikutsertakan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan hanya untuk 27 orang. Padahal jumlah pekerja mencapai 103 orang.

Kepada pekerja yang terdaftar sebagai  peserta BPJS Ketenagakerjaan,  BPJS Ketenagakerjaan akan menjamin penuh. Bagi korban meninggal dunia, ahli warisnya akan diberikan santunan kecelakaan kerja dan kematian antara Rp170-180 juta. Korban luka-luka yang menjalani perawatan di rumah sakit, seluruh biayanya akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh.  

Bagamana dengan korban yang bukan peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Menurut Menaker, mereka akan menerima santunan dari Kemnaker,  BPJS Ketenagakerjaan, dan dari pemerintah daerah. Namun  perusahaan wajib menanggung semua beban pekerja yang meninggal dunia maupun yang luka-luka sesuai standar BPJS Ketenagakerjaan.

"Intinya, perusahaan harus  tetap bertanggung jawab atas semua korban yang bukan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah daerah akan mengawal hingga pemenuhan hak diberikan," katanya.

Pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses terbakar pada Jumat (27/10/2017). Kebakaran yang disertai ledakan tersebut mengakibatkan ak 48 orang tewas dan  46 lainnya luka-luka. Sebagian diantaranya masih dalam kondisi kritis.  Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit,  seperti RS. Bun, RSUD Tangerang, dan  RS Ciputra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menaker Jenguk Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api di Banten

Menaker Jenguk Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api di Banten

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 11:00 WIB

Menaker: Usut Kasus Kecelakaan Kerja di Gudang Mercon

Menaker: Usut Kasus Kecelakaan Kerja di Gudang Mercon

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 12:16 WIB

Ini 7 Substansi RUU Perlindungan Pekerja Migran

Ini 7 Substansi RUU Perlindungan Pekerja Migran

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 17:00 WIB

Terkini

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:17 WIB

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Digantikan Jenderal Dudung, Ke Mana Langkah Politik Djamari Chaniago Setelah dari Kabinet?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Kulit Auto Calm! 5 Sunscreen Korea Tea Tree Penyelamat Kulit Sensitif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Gel Cleanser Cocok untuk Kulit Apa? Kenali Manfaat dan Cara Memilihnya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Chicco Jerikho Ikut Lari Bareng Hampir 3.000 Peserta di Surabaya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:46 WIB

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

Evakuasi Kebakaran Toko Bangunan di Sleman: Dua Korban Tewas Ditemukan Dekat Tangga Lantai Tiga

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

7 Serum Ekstrak Beras Terbaik untuk Samarkan Noda Hitam Wajah di Usia 35 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Jejak Karier Komjen Suyudi Ario Seto, dari Reserse Jadi Kapolri

Video | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon 20% di Tom Sushi, Ini Cara Klaimnya

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 20:41 WIB

×