400 Pelajar dan Santri Jelajah Naik KRI dr. Soeharso

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 31 Oktober 2017 | 17:07 WIB
400 Pelajar dan Santri Jelajah Naik KRI dr. Soeharso
Sebanyak 400 pelajar SMA dan sederajat serta para santri berbagai pondok pesantren di Jawa Timur diajak untuk berlayar melintasi Perairan Suramadu (Surabaya-Madura) menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso 990. (dok Kemensos)

Suara.com - Sebanyak 400 pelajar SMA dan sederajat serta para santri berbagai pondok pesantren di Jawa Timur diajak untuk berlayar melintasi Perairan Suramadu (Surabaya-Madura) menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso 990. Perjalanan dilakukan sejak Senin (30/10/2017) hingga Rabu (1/11/2017.

Rute yang ditempuh sepanjang rute Tanjung Perak ke Pelabuhan Kamal Madura. Selanjutnya kembali ke Tanjung Perak Surabaya. Jelajah ini diadakan Kementerian Sosial.

"Mengajak generasi milenial untuk tetap tersambung dengan para pahlawan bangsa memerlukan strategi jitu. Maka untuk memberikan wawasan kebangsaan dan penanaman nilai-nilai kepahlawanan dan kejuangan, tidak cukup melalui seminar atau dialog. Berikan mereka pengalaman baru dan berbeda. Biarkan mereka meresapi makna mendalam Hari Pahlawan dengan cara kekinian," kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Hartono Laras. 

Salah satu upanyanya, lanjut Hartono, adalah kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan yang baru tahun ini diselenggarakan. Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan TNI AL ini, Surabaya dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan karena Surabaya merupakan Kota Pahlawan tempat di mana pertempuran 10 November terjadi.

"Mereka juga kami ajak untuk berbagi dengan masyarakat yakni bakti sosial di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Ada pembagian sembako, pakaian layak pakai, kaki palsu, kursi roda, pengobatan massal," kata Dirjen Dayasos.

Selama perjalanan, peserta akan mendapatkan berbagai pengetahuan seperti wawasan kebangsaan, bela negara, sejarah KRI dr. Soeharso 990 dan renungan kebangsaan. 

Rombongan dilepas oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Harry Soeratin. Sementara Mensos akan bergabung bersama anak-anak muda ini pada Selasa malam.

"Penting bagi generasi milenial di zaman now memiliki kecintaan tanah air, memiliki etos bekerja sungguh-sungguh dan kerelaan untuk berkorban. Seperti yang telah dilakukan pada para pahlawan," ujar Hartono kepada peserta mengawali kegiatan di atas geladak kapal.

Jaya di Laut

Lalu mengapa harus di KRI dan mengapa harus berlayar? Hartono mengatakan Indonesia adalah negara maritim dan negara kepulauan yang terdiri dari 17 ribu pulau dan sangat kaya terhadap kekayaan laut.

"Oleh karena itu kita wajib menjaga kekayaan maritim dan kedaulatan bangsa sehingga dapat mengurangi terjadinya konflik seperti pencurian ikan, pelanggaran kedaulatan, sengketa wilayah, pencemaran laut, dan sebagainya. Ini juga tugas para generasi muda untuk memelihara laut beserta isinya," kata Mensos.

Selain itu, lanjutnya, rasa memiliki dan kebanggaan sebagai bangsa pelaut tidak boleh dilupakan generasi masa depan. Maka sangat penting menumbuhkan rasa kebangsaan di kalangan generasi muda agar mereka memiliki pemahaman dan lebih mengenal sejarah perjuangan bangsanya. Dengan demikian mereka tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa, serta tergerak hatinya untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

"Maka saya tekankan bahwa penanaman cinta kepada nusantara dan kebaharian harus betul-betul mereka resapi," katanya.

Sementara itu Komandan KRI dr. Soeharso 990 Letkol Laut Alfred mengungkapkan kegiatan semacam ini perlu dilakukan sesering mungkin.

"Ini adalah upaya mempertebal nasionalisme. Generasi muda adalah ujung tombak. Mereka yg akan menjadi pemimpin masa depan. Saya sepakat acara semacam ini terus dilaksanakan dan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak muda," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Unik Peringati Hari Pahlawan, 400 Siswa Naik KRI dr Soeharso

Cara Unik Peringati Hari Pahlawan, 400 Siswa Naik KRI dr Soeharso

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:36 WIB

Wali Kota Malang: Santri Jalankan Tiga Tugas

Wali Kota Malang: Santri Jalankan Tiga Tugas

News | Senin, 23 Oktober 2017 | 16:27 WIB

Hari Santri Nasional 2017

Hari Santri Nasional 2017

Foto | Minggu, 22 Oktober 2017 | 17:06 WIB

Ini Pesan Gus Sholah di Hari Santri 2017

Ini Pesan Gus Sholah di Hari Santri 2017

News | Minggu, 22 Oktober 2017 | 11:24 WIB

Hari Santri Nasional, Lesbumi Gelar 'Nusantara Bertirakat'

Hari Santri Nasional, Lesbumi Gelar 'Nusantara Bertirakat'

News | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 17:11 WIB

Isu Agama Masih Laku, Mungkin Ada Poros Santri di Pilpres 2019

Isu Agama Masih Laku, Mungkin Ada Poros Santri di Pilpres 2019

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:58 WIB

Jokowi Ingatkan 15 Ribu Santri NU Bahaya Hoax di Media Sosial

Jokowi Ingatkan 15 Ribu Santri NU Bahaya Hoax di Media Sosial

News | Senin, 18 September 2017 | 12:46 WIB

Senegal akan Beli 10 Kapal Produksi PT PAL Indonesia

Senegal akan Beli 10 Kapal Produksi PT PAL Indonesia

Bisnis | Rabu, 06 September 2017 | 15:15 WIB

Luhut Kagum Pada Kapal Perang Produksi PT PAL, KRI Banjarmasin

Luhut Kagum Pada Kapal Perang Produksi PT PAL, KRI Banjarmasin

Bisnis | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 07:03 WIB

Terkini

Mahfud MD: Saya Kaget LSP Kok Dilepas, Apa Ada Nego?

Mahfud MD: Saya Kaget LSP Kok Dilepas, Apa Ada Nego?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:33 WIB

Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan

Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 10:30 WIB

Merenungkan Arti Cinta dan Prinsip Iman dalam Novel Imama Al-Hafidzh

Merenungkan Arti Cinta dan Prinsip Iman dalam Novel Imama Al-Hafidzh

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:30 WIB

Daftar Pasal yang Menjerat Listyo Sigit Cs Kasus Sadap Prabowo, Terancam 10 Tahun Penjara

Daftar Pasal yang Menjerat Listyo Sigit Cs Kasus Sadap Prabowo, Terancam 10 Tahun Penjara

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:24 WIB

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 10:21 WIB

Potret Kelam Perundungan dan Kejahatan Digital dalam Novel 'Mel, Melatiku'

Potret Kelam Perundungan dan Kejahatan Digital dalam Novel 'Mel, Melatiku'

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:20 WIB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB

Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:18 WIB

Gus Ipul Dukung Usulan IJTI Jadikan Udin Bernas sebagai Pahlawan Nasional

Gus Ipul Dukung Usulan IJTI Jadikan Udin Bernas sebagai Pahlawan Nasional

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:17 WIB

5 Serum Viva untuk Kulit Kering dan Kusam, Bantu Wajah Lebih Cerah sesuai Review

5 Serum Viva untuk Kulit Kering dan Kusam, Bantu Wajah Lebih Cerah sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 10:14 WIB

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

Listyo Sigit Sadap Telepon Prabowo, Jejak Senjata Intai Pegasus dari Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:13 WIB

×