Cara Unik Peringati Hari Pahlawan, 400 Siswa Naik KRI dr Soeharso

Fabiola Febrinastri

Selasa, 31 Oktober 2017 | 15:36 WIB
Cara Unik Peringati Hari Pahlawan, 400 Siswa Naik KRI dr Soeharso
Sebanyak 400 siswa di Jatim naik KRI dr. Soeharso 990. (Sumber: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki cara unik untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta Tanah Air generasi muda. Sebanyak 400 pelajar SMA dan sederajat, serta para santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur diajak untuk berlayar melintasi Perairan Suramadu (Surabaya-Madura) dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso 990.

Perjalanan tersebut dilakukan sejak Senin (30/10/2017) hingga Rabu (1/11/2017) dengan menempuh rute Tanjung Perak-Pelabuhan Kamal Madura-Bhakti Sosial di Bangkalan-Tanjung Perak.  

"Mengajak generasi milenial untuk tetap tersambung dengan para pahlawan bangsa memerlukan strategi jitu. Maka untuk memberikan wawasan kebangsaan dan penanaman nilai-nilai kepahlawanan dan kejuangan, tidak cukup melalui seminar atau dialog. Berikan mereka pengalaman baru dan berbeda. Biarkan mereka meresapi makna mendalam Hari Pahlawan dengan cara kekinian," kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, Hartono Laras, di Jatim, belum lama ini.  

Salah satu upanyanya, lanjut Hartono, adalah kegiatan Jelajah Kapal Kepahlawanan yang baru tahun ini diselenggarakan. Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan TNI AL ini, Surabaya dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan karena merupakan Kota Pahlawan, lokasi di mana pertempuran 10 November terjadi.

"Mereka juga kami ajak untuk berbagi dengan masyarakat, yakni bakti sosial di Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Ada pembagian sembako, pakaian layak pakai, kaki palsu, kursi roda, pengobatan massal," kata Dirjen Dayasos.

Selama perjalanan, peserta akan mendapatkan berbagai pengetahuan, seperti wawasan kebangsaan, bela negara, sejarah KRI dr. Soeharso 990 dan renungan kebangsaan.  



Rombongan dilepas oleh Sekretaris Jenderal Kemensos, Harry Soeratin, sementara Mensos, Khofifah Indar Parawansa akan bergabung bersama anak-anak muda ini pada Selasa (31/10/017) malam.

"Penting bagi generasi milenial di zaman now memiliki kecintaan Tanah Air, memiliki etos bekerja sungguh-sungguh dan kerelaan untuk berkorban, seperti yang telah dilakukan pada para pahlawan," ujar Hartono kepada peserta, mengawali kegiatan di atas geladak kapal.

Wajib Menjaga Kekayaan Maritim dan Kedaulatan Bangsa
Lalu mengapa harus di KRI dan mengapa harus berlayar? Hartono mengatakan, Indonesia adalah negara maritim dan negara kepulauan yang terdiri dari 17 ribu pulau dan sangat kaya terhadap kekayaan laut.

"Oleh karena itu, kita wajib menjaga kekayaan maritim dan kedaulatan bangsa, sehingga dapat mengurangi terjadinya konflik seperti pencurian ikan, pelanggaran kedaulatan, sengketa wilayah, pencemaran laut, dan sebagainya. Ini juga tugas para generasi muda untuk memelihara laut beserta isinya," seperti yang pernah diungkapkan Mensos.

Selain itu, lanjutnya, rasa memiliki dan kebanggaan sebagai bangsa pelaut tidak boleh dilupakan generasi masa depan. Menurutnya, sangat penting menumbuhkan rasa kebangsaan di kalangan generasi muda agar mereka memiliki pemahaman dan lebih mengenal sejarah perjuangan bangsanya, sehingga mereka tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa dan tergerak hatinya untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

"Maka saya tekankan bahwa penanaman cinta kepada nusantara dan kebaharian harus betul-betul mereka resapi," katanya.

Sementara itu, Komandan KRI dr. Soeharso 990, Letkol Laut Alfred, mengungkapkan, kegiatan semacam ini perlu dilakukan sesering mungkin.

"Ini adalah upaya mempertebal nasionalisme. Generasi muda adalah ujung tombak. Mereka yang akan menjadi pemimpin masa depan. Saya sepakat acara semacam ini terus dilaksanakan dan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak muda," katanya.

Seorang peserta dari SMK Bahrul Ulum, Surabaya, Mohammad Erlangga mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Laki-laki yang bertugas mengibarkan bendera Merah Putih saat prosesi pelepasan peserta Jelajah Kapal Kepahlawanan ini merasa mendapatkan wawasan baru di bidang maritim dan bela negara.

"Senang pastinya. Bertemu banyak teman baru. Di sini saya juga belajar disiplin dan menghargai waktu, serta berkesempatan berlayar dengan kapal milik TNI AL. Ini sungguh pengalaman luar biasa," ujar Erlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Resmikan Desa Sejahtera Mandiri di Jombang

Mensos Resmikan Desa Sejahtera Mandiri di Jombang

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 09:24 WIB

Kemensos Usulkan 9 Nama Pahlawan Nasional Baru

Kemensos Usulkan 9 Nama Pahlawan Nasional Baru

News | Kamis, 19 Oktober 2017 | 09:10 WIB

Anggaran Naik Drastis, Kemensos Tambah Penerima Bansos

Anggaran Naik Drastis, Kemensos Tambah Penerima Bansos

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 21:58 WIB

Terkini

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

Nayeon TWICE Ungkap Judul Lagu Utama dan Jadwal Teaser Single Baru, NA-sty

Nayeon TWICE Ungkap Judul Lagu Utama dan Jadwal Teaser Single Baru, NA-sty

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP

Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:48 WIB

×