"Padat Karya" Kementerian PUPR 2018 Akan Serap 263.646 Pekerja

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 04 November 2017 | 18:38 WIB
"Padat Karya" Kementerian PUPR 2018 Akan Serap 263.646 Pekerja
Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,2 triliun dari total Rp107,3 triliun pada 2018 untuk program padat karya cash. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,2 triliun dari total Rp107,3 triliun pada 2018 untuk program padat karya cash. Program ini untuk mendukung target pengentasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran.

Program tersebut adalah percepatan peningkatan tata guna air irigasi  (P3TGAI), operasi dan pemeliharaan (OP) irigasi, Pengembangan Infrastruktur Sosial dan Ekonomi Wilayah (PISEW), Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masayarakat ( Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), pembangunan rumah swadaya maupun rusun dan rumah tapak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan pemeliharaan rutin jalan.



“Program padat karya tahun 2018 mampu menyerap 263.646 tenaga kerja, atau sebanyak 20,5 juta hari orang kerja (HOK), dengan upah yang dibayarkan secara harian mencapai Rp2,4 triliun dari total alokasi,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Adapun upah yang diterima sekitar Rp100 ribu-Rp160 ribu per orang per hari.

Program padat karya di Kementerian PUPR antara lain terdapat P3-TGAI, dengan nilai Rp1,1 triliun, dengan belanja upah Rp379,7 miliar di 5.000 lokasi. Jumlah tenaga kerja yang terserap 62.400 orang.



Proyek OP irigasi nilainya Rp1,6 triliun, dengan belanja upah Rp664,2 miliar, dengan 4.754 kegiatan dan menyerap 53.136 tenaga kerja . Lalu pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dengan nilai Rp986,7 miliar, belanja upahnya Rp418,5 miliar, dengan target 44.366 km, 397.657 m jembatan dan mampu menyerap 26.151 pekerja.

Rumah Khusus nilai anggarannya Rp699,2 miliar, dengan belanja upah Rp157,3 miliar di 4.550 unit dan mampu menyerap 6.390  tenaga kerja. Di bidang peningkatan kualitas permukiman melalui program Kotaku, PISEW, Sanimas, Paksimas, dan TPS-3R dialokasikan Rp3,5 triliun, dengan belanja upah Rp800,6 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 115.569 orang.



Kementerian PUPR membagi program padat karya menjadi dua tipe. Padat Karya Tipe 1 dengan alokasi anggaran Rp6,8 triliun, yang terdiri dari komponen upah dan bahan, serta sedikit alat bantu. Padat Karya Tipe 2 dengan anggaran Rp4,4 trilun, yang hanya komponen bantuan bahan/ material bangunan, sedangkan tenaga kerjanya dilakukan swadaya oleh masyarakat mandiri, seperti Program Pamsimas dan Rumah Swadaya.  

Alat bantu yang digunakan juga sederhana, seperti cangkul, sekop, cetok, perkakas, tukang, dan molen. Sementara peralatan untuk Rumah Khusus dilaksanakan secara kontraktual dan umumnya berlokasi di daerah terpencil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kontraktor Indonesia Didorong Jadi Investor Proyek Infrastruktur

Kontraktor Indonesia Didorong Jadi Investor Proyek Infrastruktur

News | Sabtu, 04 November 2017 | 09:00 WIB

Kementerian PUPR Terima "Barang Mliik Negara (BMN) Awards 2016"

Kementerian PUPR Terima "Barang Mliik Negara (BMN) Awards 2016"

News | Sabtu, 04 November 2017 | 06:42 WIB

PUPR: Kunci Keberhasilan Program Satu Juta Rumah Ada di Pemda

PUPR: Kunci Keberhasilan Program Satu Juta Rumah Ada di Pemda

News | Kamis, 02 November 2017 | 11:15 WIB

Terkini

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:05 WIB

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:04 WIB

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×