Muslim Ingin Rebut Kembali "Allahu Akbar" dari Ekstremis

Tomi Tresnady | Suara.com

Senin, 06 November 2017 | 10:06 WIB
Muslim Ingin Rebut Kembali "Allahu Akbar" dari Ekstremis
Kaligrafi Arab bertuliskan 'Allahu Akbar'. [shutterstock]

Suara.com - "Allahu Akbar" memiliki arti "Allah Maha Besar". Itu dikatakan oleh jutaan umat Islam setiap hari.

Frase itu juga diucapkan saat salat lima waktu setiap hari, juga sebagai ekspresi sukacita. Misalnya setelah dirasuki rasa bahagia, seperti pernikahan, kelahiran bayi.

Namun, sayangnya ekstremis telah menjadikannya sumber ketakutan. Tersangka lelaki Uzbekistan dalam serangan teror New York pada pekan lalu, misalnya, dilaporkan telah meneriakkan ungkapan itu sebelum menabrakkan truk yang dikemudikannya ke kerumunan orang sedang bersepeda.

Hal itu menjadikan beberapa orang percaya bahwa itu adalah kode untuk serangan teror, karena itu satu-satunya konteks yang mereka dengar.

Namun, banyak umat Islam telah berbicara untuk merebut kembali bagian penting dari agama Islam ini dari ekstremis yang telah membuatnya menjadi negatif.

"Sebagai catatan,"Allahu Akbar" tidak memiliki konotasi politik atau kekerasan yang melekat yang menuntut diagnosis teror instan," kata seorang Muslim bernama Rabia Chaudry. "Saya mengucapkaannya sekitar 20 kali sehari."

New York Times menulis Wajahat Ali mengatakan "Saya ingin 'Allahu Akbar' kembali".

"Saya ucapkan 'Allahu Akbar dengan suara keras lebih dari 100 kali sehari," kata dia.

"Kemarin saya mengucapkannya beberapa kali selama salat Isya di larut malam. Sebelumnya, saat makan malam, saya mengucapkannya dengan mulut penuh (makanan) setelah menggigit kebab ayam halal yang lezat.

Ungkapan itu juga dikatakan oleh sebagian orang Kristen, karena kata Arab untuk Tuhan adalah Allah.

Namun, bagi sebagian orang mendengar "Allahu Akbar" ketika dilaporkan berhubungan dengan kekejaman.

Perempuan bernama Jiva Akbor, yang merupakan bagian dari Revolusi Quran, sempat mengalami hal tak menyenangkan ketika naik di sebuah maskapai penerbangan.

Salah satu anggota kelompok mengirimkan pesan kepada Jiva Akbor bahwa mobil mereka rusak dan telah dirampok. Jiva lalu mengirimkan pesan dukungan moril, "HasbiAllahu la ilaaha illaahu alayhi tawakaltu (semoga Allah membuat hari menjadi lebih mudah bagi kalian semua)"

Perempuan yang duduk di sebelah Jiva lalu melapor ke petugas maskapai hanya karena melihat Jiva menulis pesan "Allah" karena tak mengerti dan membuat panik.

Pada akhirnya, mereka menjadi teman saat Jiva menjelaskan bahwa ia hanya seorang gadis Muslim yang biasa bepergian dan rekan-rekannya telah dirampok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Dalam Negeri Jerman Usulkan Hari Libur Bagi Muslim

Menteri Dalam Negeri Jerman Usulkan Hari Libur Bagi Muslim

News | Minggu, 15 Oktober 2017 | 03:00 WIB

Muslimah yang Sedang Hamil Diseret Keluar Pesawat AS

Muslimah yang Sedang Hamil Diseret Keluar Pesawat AS

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 07:43 WIB

Wanita Muslim di Daerah Ini Dipaksa Polisi Lepas Cadar

Wanita Muslim di Daerah Ini Dipaksa Polisi Lepas Cadar

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 15:59 WIB

Ingin Pindah Agama, Remaja Muslim Ini Jalani "Kehidupan Ganda"

Ingin Pindah Agama, Remaja Muslim Ini Jalani "Kehidupan Ganda"

News | Rabu, 20 September 2017 | 02:00 WIB

Hina Muslim Saat Salat Id, Lihat yang Terjadi pada Perempuan Ini

Hina Muslim Saat Salat Id, Lihat yang Terjadi pada Perempuan Ini

News | Minggu, 03 September 2017 | 06:59 WIB

Terkini

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB