Mensos: Hapus Konten Porno di Whatsapp, Lindungi Anak-anak Kita

Fabiola Febrinastri

Selasa, 07 November 2017 | 13:20 WIB
Mensos: Hapus Konten Porno di Whatsapp, Lindungi Anak-anak Kita
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, rapat kerja dengan DPR RI Komisi VIII, di Jakarta, Selasa (17/10/2017). (Sumber: Kemensos)

Suara.com - Tersebarluasnya konten bernuansa  pronografi di layanan pesan instan WhatsApp berupa GIF atau Graphics Interchange Format menjadi perhatian sekaligus keprihatinan Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa. Sejak dua hari terakhir, Khofifah mengaku menerima banyak aduan dan keluhan masyarakat.

Mayoritas yang menyampaikan kegelisahan dan kekhawatiran adalah para ibu. Mensos, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama ini mencoba menelusuri konten di Whatsapp tersebut.

"Saya coba buka memang ada dan itu sangat mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Kontennya sungguh tidak pantas untuk dilihat anak-anak. Maka tepat kiranya bila konten dalam layanan pesan instan Whatsapp itu segera diblokir atau  dihapus," kata Mensos.

Ia mengatakan, upaya pemblokiran atau penghapusan konten ini sedang ditangani Kementerian Komunikasi dan Informatika dan hal ini memerlukan waktu. Saat ini, lanjutnya, yang paling bisa dilakukan adalah upaya pencegahan dari orangtua.

"Kemenkominfo sudah bergerak, dan sekarang yang dapat dilakukan adalah upaya pencegahan oleh orangtua. Caranya adalah membatasi penggunaan  aplikasi Whatsapp," katanya.

Diakui Mensos, saat ini untuk alasan kepraktisan dan kecepatan, banyak orangtua memberikan gawai kepada anak. Secara mandiri, anak-anak mempunyai kebebasan untuk menggunakan gawai berikut beragam aplikasi yang mereka unduh.

"Bila sudah demikian, maka diperlukan kebijaksanaan dari orangtua. Misalnya, boleh pegang gawai pada jam-jam tertentu saja, seperti setelah mereka belajar atau setelah berhasil melakukan pekerjaan rumah dan tugas-tugas sekolah," katanya.

Selanjutnya, kata Mensos, adalah membatasi aplikasi yang boleh diunduh dengan memanfatkan fitur pengunci aplikasi android yang ada dalam setiap gawai. Caranya cukup beragam untuk mengunci aplikasi-aplikasi tertentu yang dirasa tidak patut untuk dilihat anak-anak. Misalnya mengunci aplikasi melalui kata sandi, PIN (personal identification number), dan pemindai sidik jari.

Berikutnya, lanjut Khofifah, mengajak anak-anak bermain atau memberi kesibukan kepada anak-anak agar mereka tidak terfokus pada bermain gawai. Misalnya bermain ke taman kota, membaca buku favorit lalu mendiskusikannya bersama, atau bisa juga dengan memberikan mainan edukatif sesuai hobi masing-masing anak.

"Intinya, banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai orangtua untuk mengalihkan perhatian anak agar tidak terpusat pada gawai," tambahnya.

Belajar dari kasus merebaknya informasi tentang konten GIF porno di Whatsapp, Mensos mengaku ada hikmah yang bisa diambil. Ia mengamati, kini publik makin cepat dan tanggap terhadap upaya perlindungan anak.

"Dan yang membuat saya sangat bersyukur, para orangtua dan masyarakat sangat peduli terhadap hal ini. Sejak pesan berantai tentang konten GIF di Whatsapp ini muncul, berikutnya diikuti pula oleh gerakan publik melaporkan konten ini ke tim pengelola Whatsapp. Komisi Perlindungan Anak Indonesia juga sudah memberikan penyataannya. Artinya, gerakan perlindungan terhadap anak ini telah semakin meningkat," tutur Khofifah.

Dorongan dari publik itu juga telah menggerakan berbagai pihak untuk segera mengambil tindakan. Dalam waktu kurang dari tiga hari, pemerintah melalui Kemenkominfo telah bergerak menghubungi pihak terkait, Sementara media juga cukup masif memberitakan perkembangan terbaru mengenai upaya pemerintah dalam perlindungan terhadap anak.

"Terakhir yang ingin saya imbau kepada masyarakat adalah perkuat ketahanan keluarga. Kuatkan pendidikan agama anak-anak kita, rawat cinta dan kasih sayang dalam keluarga. Bangun kedekatan emosional yang kuat untuk membentengi anak-anak dari pengaruh pornografi, narkoba, dan juga seks bebas," ujar mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Gus Dur ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemkominfo Sudah Blokir 6 DNS Penyedia Konten Porno di WhatsApp

Kemkominfo Sudah Blokir 6 DNS Penyedia Konten Porno di WhatsApp

Tekno | Selasa, 07 November 2017 | 05:12 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB