Siap Diperiksa, Saut: "Paling Juga Saya Nggak Dihukum Mati"

Syaiful Rachman, Nikolaus Tolen

Jum'at, 10 November 2017 | 00:14 WIB
Siap Diperiksa, Saut: "Paling Juga Saya Nggak Dihukum Mati"
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan Misbah bersama pengurus Bawaslu menyampaikan hasil pertemuan dengan pimpinan KPK di Jakarta, Selasa (10/10).

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang, mengaku tidak takut dengan laporan terhadap dirinya dan Ketua KPK Agus Rahardjo ke Bareskrim Polri, yang dilayangkan salah satu tim kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto.

Sebagaimana diketahui, Saut dan Agus dilaporkan oleh tim kuasa hukum Setya Novanto dengan tuduhan pembuatan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang.

Saut pun mengaku tak khawatir dengan proses hukum yang sedang dilakukan Bareskrim. Ia justru sempat bergurau terkait hukuman pidana yang mungkin akan disangkakan kepada dirinya dan Ketua KPK Agus Rahardjo serta sejumlah penyidik lainnya.

"Ya kan, paling juga saya nggak dihukum mati tar juga ya? memang vonisnya berapa tahun buat saya?," kata Saut di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (9/11/2017).

Saut mengatakan pimpinan tidak takut dengan masalah yang menyerang mereka. Dia mengatakan aksi untuk menakut-nakuti pimpinan KPK tidak akan berhasil.

"Ya nggak dong, nggak lah, nggak boleh. Nanti katanya kayak tadi kita ditakut-takuti jadi takut, nggak boleh kan? Kan kita syaraf takutnya juga sudah nggak ada gitu loh," tambah Saut.

Saut mengatakan KPK sering berkoordinasi dengan kepolisian. Itu dilakukan agar saling mengingatkan dapat terus terjaga dalam memberantas korupsi.

"Kalau koordinasi dengan Polri itu kan memang ada, tidak ada masalah, kita koordinasi, jadi apa namanya, baik formal informal sudah ada. Kemudian kalaj kita bilang apa yg dilakukan seperti apa, saya katakan itu hanya check and balance," sambungnya.

"Saya mengatakan semua kita di bumi ini harus di check and balance. Artinya kalo memang ada sesuatu yang kurang, ya KPK harus dikoreksi. Mengoreksinya dengan hukum, dengan Undang-undang, dengan peraturan, ya kita nanti mengoreksi ulangnya dengan Undang-undang," sambungnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan Disidik Polisi, KPK: Belum Bisa Disebut Kriminalisasi

Pimpinan Disidik Polisi, KPK: Belum Bisa Disebut Kriminalisasi

News | Kamis, 09 November 2017 | 00:08 WIB

PB HMI Laporkan Saut Situmorang ke Bareskrim Polri

PB HMI Laporkan Saut Situmorang ke Bareskrim Polri

News | Senin, 09 Mei 2016 | 12:12 WIB

Kader HMI Tuntut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang Minta Maaf

Kader HMI Tuntut Wakil Ketua KPK Saut Situmorang Minta Maaf

News | Sabtu, 07 Mei 2016 | 06:11 WIB

Soal Iuran Caketum Partai Golkar, Sikap Pimpinan KPK Terpecah

Soal Iuran Caketum Partai Golkar, Sikap Pimpinan KPK Terpecah

News | Rabu, 04 Mei 2016 | 13:41 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

×