Pemerintah Pulangkan TKI Penderita Virus Otak dari Taiwan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 11 November 2017 | 16:53 WIB
Pemerintah Pulangkan TKI Penderita Virus Otak dari Taiwan
Proses pemulangan TKI yang sakit, Eko Wahyu Saputra (22) dari Taiwan, di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, Jumát (10/11/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menjemput kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bernama Eko Wahyu Saputra (22) dari Taiwan, di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, Jumát (10/11/2017).

Eko, yang telah dalam kondisi stabil diizinkan pulang kembali ke Indonesia oleh pihak rumah sakit di Taiwan setelah menjalani perawatan sejak 9 Juni 2017.

 Oscar Abdurachman, perwakilan  dari Direktorat Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN), Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, menjelaskan, Eko yang bekerja di pabrik pembuatan jaring ikan di Taiwan, tiba menggunakan pesawat China Airlines C1761, yang berangkat dari Taoyuan International Airport pukul 09.05 dan tiba di Bandara Soetta pukul 13.30 WIB.

"Kita tindaklanjuti KDEI  yang memohon bantuan Kemnaker dan BNP2TKI terkait fasilitasi pemulangan TKI yang bersangkutan ke daerah asal dan mempersiapkan rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Kami siapkan Eko untuk menjalani perawatan di RS Polri, Kramat Jati, " kata Oscar, yang didampingi Kabag Pendapat Umum dan Pemberitaan (PUP) Biro Humas Kemnaker, Subhan.



Menurut Oscar, langkah penjemputan Eko tersebut menyusul penerimaan Brafax KDEI Nomor 08132/TK/KDEI/VIII/2017 pada 31 Agustus 2017, yang ditandatangani oleh Kepala KDEI Taipe, Robert J. Bintaryo, perihal fasilitasi pemulangan TKI yang sakit komplikasi, a.n. Eko Wahyu Saputra, Nomor paspor B4733845, dan menindaklanjuti surat kepala BP3TKI Lampung No.B.563/BP3TKI-Lampung/X/2017, tanggal 25 Oktober 2017.
 
Dalam kesempatan ini, Rifni Malik, ibu Eko Wahyu Saputra mengatakan bersyukur putranya telah kembali ke Indonesia.

"Alhamdulillah, anak kami, bisa pulang ke Tanah Air. Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu. Saya tak bisa membalasnya. Biarlah Allah yang membalas kebaikan semuanya," katanya.

Sebelumnya,  Suyito, selaku orangtua Eko, memohon kepada Menaker Hanif Dhakiri untuk memulangkan anaknya yang tengah bekerja di Taiwan ke Indonesia. Sejak Juni 2017, Eko terkena serangan virus otak dan hingga kini masih dalam keadaan koma.

Suyitno (45), yang bekerja sebagai buruh tani di kampung Suka Mamur, Kecamatan Penawar Aji, kabupaten Tulang Bawang, Lampung terpaksa minta bantuan Kemnaker, karena keterbatasan ekonomi maupun pengetahuan.

"Saya hanyalah buruh tani di desa. Karena itu, saya mohon bantuan Menaker dan semua pihak yang dapat membantu kepulangan anak saya ke Indonesia, " kata Suyitno.

Sementara itu, Erika Dirut PT Pandu Abdi Pertiwi, yang merupakan Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS),  menyebutkan, asuransi mitra TKI telah mencairkan dana pengobatan dan perawatan sebesar Rp39.967.532 dan digenapkan oleh PPTKIS menjadi Rp50 juta. Dana tersebut telah dikirimkan kepada agensi di Taiwan.

"Dari majikan Eko, perkumpulan gereja di Taiwan juga sudah memberikan bantuan dan diterima langsung oleh Rifni Malik (ibu Eko), " kata Erika.

Sedangkan biaya kepulangan Eko Saputra sebesar Rp199 juta, ditangani oleh PPTKIS dan agensi di Taiwan

Turut mendampingi Wahyu Eko,  Kamar Dagang Ekonomi Indonesia  (KDEI) Taipe, Ferdinan Nababan (Pelaksana Tata Usaha BNP2TKI Serang) dan Kepala Bidang Ketenagakerjaan KDEI Taipe, Devriel Sogia Raflis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menaker: Industri Rokok Jadi Tantangan Tersendiri bagi Pemerintah

Menaker: Industri Rokok Jadi Tantangan Tersendiri bagi Pemerintah

News | Selasa, 07 November 2017 | 11:00 WIB

Pengirim TKI Ilegal Diancam Penjara 10 Tahun dan Denda Rp15 M

Pengirim TKI Ilegal Diancam Penjara 10 Tahun dan Denda Rp15 M

News | Selasa, 07 November 2017 | 08:44 WIB

Kaya SDA dan SDM, Kemnaker Bina Desa Produktif di Banten

Kaya SDA dan SDM, Kemnaker Bina Desa Produktif di Banten

News | Jum'at, 03 November 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB