Kaya SDA dan SDM, Kemnaker Bina Desa Produktif di Banten

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 03 November 2017 | 11:00 WIB
Kaya SDA dan SDM, Kemnaker Bina Desa Produktif di Banten
Masyarakat Desa Lontar, Serang, Banten, mengikuti Program Pembinaan Desa Produktif yang diselenggarakan Kemnaker, di Balai Desa Lontar, Kamis (2/11/2017). (Sumber: Kemnaker)

Suara.com - Masyarakat Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mengikuti Program Pembinaan Desa Produktif yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan produktivitas masyarakat pedesaan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, konsultasi, dan pendampingan.

"Kami memilih Desa Lontar menjadi tempat implementasi konsep pembinaan desa produktif, karena daerah ini memiliki potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM)  yang besar, namun sumber daya tersebut belum diberdayakan secara optimal," kata Kepala BBPP, Sri Indarti, saat membuka Program Pembinaan Desa Produktif, di Balai Desa Lontar, Kamis (2/11/2017).

Desa Lontar, yang secara geografis berada di pesisir pantai memiliki potensi perikanan dan kelautan yang luar biasa. Potensi tersebut, lanjut Sri, jika dikelola dengan benar akan dapat memberikan nilai tambah sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Untuk itu perlu ada pembinaan, agar masyarakat bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga dapat memanfaatkan potensi yang ada secara kreatif, inovatif, efektif, efisien, berkualitas dan ramah lingkungan," ujar Sri.



Pada kesempatan ini, Sri juga mengajak masyarakat dan para TKI purna di Desa Lontar untuk membangun desa melalui potensi alam yang ada. Apalagi, Sri menambahkan, Desa Lontar memiliki budi daya rumput laut nomor tiga nasional  dan potensi budidaya ikan yang sangat menjanjikan.

"Itu bisa dikembangkan, mengingat saat ini sudah ada one vilage one produk berupa kerupuk rumput laut dan manisan rumput laut seperti yang ada di Nusa Tenggara Barat. Dengan mengembangkan potensi lokal, maka perekonomian warga bisa berputar, sehingga tak perlu bekerja di luar negeri," tutur Indarti.

Sementara itu, Kepala Desa Lontar Aklani, mengatakan, melalui program Pembinaan Desa Produktif ini, masyarakatnya dapat meningkatkan keterampilan. Selain itu, sumber daya yang ada bisa dimanfaatkan, terutama yang terkait potensi laut dan budi daya ikan.

"Kami menyambut baik program ini dan mudah-mudahan TKI purna bisa mengembangkan perekonomiannya, sehingga bisa membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraannya," tandas Aklani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menaker: UMR Sudah Mengakomodir Kepentingan Pekerja dan Pengusaha

Menaker: UMR Sudah Mengakomodir Kepentingan Pekerja dan Pengusaha

News | Jum'at, 03 November 2017 | 09:01 WIB

240 Tenaga Desmigratif Pastikan TKI Aman Bekerja di Luar Negeri

240 Tenaga Desmigratif Pastikan TKI Aman Bekerja di Luar Negeri

News | Kamis, 02 November 2017 | 08:55 WIB

Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi

Menaker: Majukan SDM Pekerja, Jangan Nomorduakan Masalah Vokasi

News | Rabu, 01 November 2017 | 11:30 WIB

Terkini

KPK Dalami Dugaan Aspri Ridwan Kamil Jadi Penampung Aliran Uang Kasus Bank BJB

KPK Dalami Dugaan Aspri Ridwan Kamil Jadi Penampung Aliran Uang Kasus Bank BJB

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Kevin Diks Buka Suara Usai Jadi Striker Mendadak Saat Indonesia Cukur Bangladesh

Kevin Diks Buka Suara Usai Jadi Striker Mendadak Saat Indonesia Cukur Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:55 WIB

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Tak Terima, Malaysia Pertanyakan Injury Time Timnas Indonesia, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

×