Rekan Bisnis Sandiaga uno Resmi Ditahan Polda

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Kamis, 16 November 2017 | 15:30 WIB
Rekan Bisnis Sandiaga uno Resmi Ditahan Polda
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Penyidik Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya resmi menahan Andreas Tjahjadi, rekan bisnis Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, Rabu (15/11/2017) malam.

"Namanya penahanan, biar tidak melarikan diri biar dia tidak menghilangkan barang bukti lagi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (16/11/2017).

Menurut Argo, penahanan itu dilakukan setelah Andreas menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten tahun 2012.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan (Andreas) mengaku telah menjual sebidang tanah yang bukan hak miliknya dan kemudian tersangka menjelaskan dia menikmati uang hasil penjualan," jelasnya.

Argo menuturkan, Andreas diduga telah mendapatkan keuntungan hampir belasan miliar rupiah dari tindakan penggelapan tanah tersebut.

"Ada puluhan miliar, ada pembayaran sejumlah Rp11 miliar," imbuhnya.

Polisi menahan Andreas di rumah tahanan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan.

Dalam kasus ini, polisi juga telah memeriksa sebanyak 17 saksi termasuk Badan Pertanahan Nasional dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

"Ada 17 saksi kami periksa dan terutama ada saksi dari BPN, PPAT, kecamatan, kemudian saksi-saksi yang lain," terangnya.

baca juga

Namun, Argo belum bisa menjelaskan soal dugaan keterlibatan Sandiaga yang turut dilaporkan dalam kasus itu.

Argo hanya menyampaikan, penyidik masih mendalami peran Sandiaga dalam kasus penggelapan tanah yang sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Nanti kami cek perkembangannya, kami belum dapat info, kami masih melakukan pendalaman.”

Kasus yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo yang menjadi penerima kuasa Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat. Selain Andreas, Fransiska juga melaporkan Sandiaga dalam kasus yang sama.

Andreas dan Sandiaga juga kembali dilaporkan Fransiska terkait kasus dugaan pemalsuan kuitansi. Kasus ini masih berkaitan dengan kasus yang pertama tentang dugaan penggelapan tanah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hilang Tanpa Jejak, Polda Metro Siap Bantu KPK Cari Setnov

Hilang Tanpa Jejak, Polda Metro Siap Bantu KPK Cari Setnov

News | Kamis, 16 November 2017 | 14:49 WIB

Pidato di DPRD, Anies Lontarkan Pantun soal Sandiaga Prasetio

Pidato di DPRD, Anies Lontarkan Pantun soal Sandiaga Prasetio

News | Rabu, 15 November 2017 | 15:15 WIB

Dibunuh Kekasih Sejenisnya, Ada Luka Tusuk di Dagu Imam

Dibunuh Kekasih Sejenisnya, Ada Luka Tusuk di Dagu Imam

News | Rabu, 15 November 2017 | 14:21 WIB

Sandiaga Janji Telisik Pungli PKL di Trotoar Tanah Abang

Sandiaga Janji Telisik Pungli PKL di Trotoar Tanah Abang

News | Rabu, 15 November 2017 | 14:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Stop Suntikan Modal Pada Lima BUMD

Gubernur DKI Jakarta Stop Suntikan Modal Pada Lima BUMD

News | Rabu, 15 November 2017 | 13:42 WIB

Gay Dibunuh, Badrun dan Imam Memadu Kasih di Laundry

Gay Dibunuh, Badrun dan Imam Memadu Kasih di Laundry

News | Rabu, 15 November 2017 | 13:19 WIB

Dana Operasional Ketua RT dan RW Naik, Sandiaga Ingat Ayahnya

Dana Operasional Ketua RT dan RW Naik, Sandiaga Ingat Ayahnya

News | Rabu, 15 November 2017 | 11:11 WIB

Sandiaga Ingin 'Sulap' Tanah Abang Jadi Grand Bazaar Istanbul

Sandiaga Ingin 'Sulap' Tanah Abang Jadi Grand Bazaar Istanbul

News | Rabu, 15 November 2017 | 10:52 WIB

Badrun Bunuh Kekasih Sejenisnya karena Pacaran dengan Perempuan

Badrun Bunuh Kekasih Sejenisnya karena Pacaran dengan Perempuan

News | Rabu, 15 November 2017 | 10:45 WIB

Dipecat Lurah, Megawati Mengadu ke Sandiaga Uno

Dipecat Lurah, Megawati Mengadu ke Sandiaga Uno

News | Rabu, 15 November 2017 | 10:43 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×